Donald Trump Gugat IRS AS Rp160 Triliun Terkait Kebocoran Pajak

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggugat Internal Revenue Service (IRS) dan Departemen Keuangan Amerika Serikat dengan nilai tuntutan mencapai setidaknya 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp160 triliun.
Gugatan tersebut diajukan ke pengadilan federal dengan tudingan adanya kebocoran ilegal data laporan pajak pribadi Trump saat ia masih menjabat sebagai presiden pada periode pertama pemerintahannya.Dalam dokumen gugatan, Trump menyebut IRS dan Departemen Keuangan gagal menjalankan kewajiban hukum untuk menjaga kerahasiaan informasi pajak wajib pajak, termasuk miliknya dan keluarganya. Kebocoran tersebut diduga terjadi tanpa izin dan melanggar undang-undang federal yang mengatur perlindungan data pajak di Amerika Serikat.

Dikutip dari CNNbusiness, Jumat (30/12026),  Trump menilai bocornya laporan pajak itu telah menimbulkan dampak serius, mulai dari kerusakan reputasi pribadi dan bisnis hingga kerugian finansial dalam skala besar. Informasi pajak tersebut sebelumnya diketahui dipublikasikan oleh sejumlah media besar Amerika Serikat dan menjadi konsumsi publik luas.

Baca Juga :  7 Negara yang Dulu Pernah Kaya, Kini Terpuruk dalam Kemiskinan, Irak Salah Satunya
Kasus ini berkaitan dengan mantan kontraktor IRS bernama Charles Littlejohn yang telah mengaku bersalah karena mencuri dan menyebarkan data pajak Trump serta sejumlah tokoh kaya lainnya. Littlejohn telah dijatuhi hukuman penjara, namun Trump menilai hukuman tersebut tidak menghapus tanggung jawab institusi negara yang dinilai lalai.Dalam gugatan tersebut, Trump menegaskan bahwa kebocoran data sensitif tidak mungkin terjadi tanpa adanya kegagalan sistem pengamanan internal di IRS dan Departemen Keuangan.
Ia menyebut kedua lembaga itu seharusnya bertanggung jawab penuh atas pelanggaran yang terjadi.Tim hukum Trump juga menyatakan bahwa gugatan ini bertujuan memberi efek jera dan menegakkan prinsip perlindungan privasi bagi seluruh warga negara Amerika. Menurut mereka, jika kebocoran data pajak presiden saja bisa terjadi, maka warga biasa berada dalam posisi yang jauh lebih rentan.
Pihak IRS dan Departemen Keuangan AS hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut. Namun, kasus ini diperkirakan akan menjadi sorotan publik dan politik nasional Amerika Serikat karena menyangkut mantan presiden serta lembaga pemerintah federal.Gugatan ini menambah daftar panjang konflik hukum yang melibatkan Donald Trump, baik dengan lembaga negara maupun pihak lain.
Proses persidangan diperkirakan akan berlangsung panjang dan berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap kebijakan perlindungan data dan transparansi lembaga pemerintah di Amerika Serikat. (***)

Baca Juga :  Harga BBM Amerika Melonjak Tajam Akibat Konflik Iran, Tembus Level Tertinggi

Berita Terkait

Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Tampil Spektakuler dan Penuh Nostalgia
Empat Astronaut Artemis II Kembali ke Bumi, Pecahkan Rekor Jarak Terjauh
Arab Saudi Beri Diskon Haji 2026 Lewat Kartu Nusuk, Ini Keuntungannya
China Tutup Wilayah Udara 40 Hari, Ada Apa?
Astronaut NASA Foto Bulan Pakai iPhone 17 Pro Max, Ini Faktanya
Cara Warren Buffett Lawan Inflasi: Fokus pada 3 Aset Ini
PHK Massal Oracle Capai 30 Ribu Karyawan, Ini Penyebabnya
Wilder Tumbangkan Chisora Lewat Split Decision di Duel Sengit London
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 02:00 WIB

Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Tampil Spektakuler dan Penuh Nostalgia

Minggu, 12 April 2026 - 02:00 WIB

Empat Astronaut Artemis II Kembali ke Bumi, Pecahkan Rekor Jarak Terjauh

Jumat, 10 April 2026 - 12:00 WIB

Arab Saudi Beri Diskon Haji 2026 Lewat Kartu Nusuk, Ini Keuntungannya

Jumat, 10 April 2026 - 06:00 WIB

China Tutup Wilayah Udara 40 Hari, Ada Apa?

Rabu, 8 April 2026 - 12:00 WIB

Astronaut NASA Foto Bulan Pakai iPhone 17 Pro Max, Ini Faktanya

Berita Terbaru