Dari Tesla Hingga SpaceX: Bagaimana Elon Musk Raih Kekayaan Rp12 Kuadriliun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI-Elon Musk kembali mencatatkan rekor baru sebagai orang terkaya di dunia, dengan total kekayaan bersih diperkirakan telah menembus 850 miliar dollar AS (sekitar Rp 12 kuadriliun). Meski demikian, Musk mengejutkan publik dengan pernyataan bahwa kekayaan sedemikian besar tidak menjamin kebahagiaan pribadi.

Angka tersebut menjadikannya satu-satunya individu di planet ini yang mencapai level kekayaan lebih dari 850 miliar dollar AS, berdasarkan laporan terbaru dari Forbes yang dirangkum oleh Dân trí. Dominasi Musk di puncak daftar kekayaan global mencerminkan pengaruh luar biasa sektor teknologi, eksplorasi ruang angkasa, serta kecerdasan buatan dalam perekonomian modern.

Sumber Utama Kekayaan

Kenaikan kekayaan Musk didorong oleh beberapa aset besar, terutama:

Tesla — Perusahaan kendaraan listrik ini kembali menarik minat investor, di tengah harapan pemulihan penjualan dan inovasi di teknologi pengemudian otonom serta penyimpanan energi.

SpaceX — Perusahaan roket milik Musk dianggap salah satu unicorn paling bernilai di dunia, dengan valuasi mendekati angka triliunan dollar berkat layanan peluncuran satelit dan layanan internet Starlink.

Baca Juga :  Apakah Starlink Bagus untuk Main Game Online? Simak Kelebihan, Kekurangan, dan Performa Terbarunya

xAI — Startup kecerdasan buatan yang digabung dengan SpaceX kini diperkirakan bernilai sekitar 1,25 triliun dollar AS, menunjukkan apresiasi luar biasa terhadap potensi AI generatif dalam kompetisi global.

Meskipun angka kekayaan semacam ini masih bersifat on paper dan bisa berubah mengikuti fluktuasi pasar, tidak ada tokoh teknologi lain yang mendekati posisi Musk saat ini.

“Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan”

Di tengah sorotan dunia atas angka kekayaannya, Musk membuat pernyataan yang memicu perdebatan: “Siapa pun yang mengatakan uang tidak bisa membeli kebahagiaan benar-benar tahu apa yang mereka bicarakan.”

Unggahan tersebut disertai emoji wajah sedih dan langsung menjadi viral, memicu komentar dari berbagai kalangan.

Beberapa warganet bercanda, menyarankan agar mereka diberi bukan satu miliar, tetapi kesempatan untuk “menguji” pernyataan Musk sendiri.

Perspektif Psikologi tentang Kebahagiaan dan Uang

Pernyataan Musk bukan sekadar hiperbola. Studi akademis menunjukkan hubungan antara uang dan kebahagiaan bersifat tidak linear. Menurut Profesor Madya David Bartram dari Universitas Leicester, setelah kebutuhan dasar dan rasa aman terpenuhi, tambahan kekayaan besar cenderung tidak menaikkan tingkat kebahagiaan secara signifikan karena ambang kepuasan terus naik mengikuti kebutuhan emosional yang berubah.

Baca Juga :  Promo Transfer DANA ke E-Wallet Lain Gratis Admin hingga 10 Kali

Saran Bijak dari Rekan Sejawat

Bill Ackman, seorang manajer hedge fund terkemuka, ikut memberi tanggapan. Ia menyarankan agar Musk — yang sudah menciptakan banyak inovasi berdampak global — memfokuskan diri pada hal yang lebih bermakna: membangun hubungan yang dalam dan membantu kemanusiaan.

Menurut Ackman, kebahagiaan yang sejati seringkali berasal dari kontribusi terhadap orang lain serta keterhubungan manusia, bukan sekadar akumulasi aset.

Pelajaran dari Kisah Musk

Kisah Musk menggambarkan paradoks modern: uang bisa membuka akses dan peluang, namun tidak otomatis menciptakan rasa puas atau damai batin. Pernyataan Musk mengingatkan bahwa meskipun ia telah mencapai puncak kekayaan, pencarian makna yang lebih dalam tetap menjadi tantangan universal yang dihadapi banyak orang — bahkan mereka yang memiliki sumber daya berlimpah.

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Aturan Data Center, Investor Asing Diminta Gandeng Pengusaha Lokal
Elon Musk Siapkan Saham SpaceX untuk Anak-Anak Amerika, Ini Rencananya
Gaji PNS Tetap Ditransfer ke Rekening, Ini Penjelasan Menkeu Suahasil
BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Rupiah Masih Jadi Perhatian Investor
ITS Kembangkan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Berbasis AI
Kargo Nvidia RTX 5090 Senilai Rp 7,8 Miliar Hilang di Bandara Brasil
Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian
iPhone Duo Layar Lipat Apple Diburu Pembeli, Harga Reseller Melonjak
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pemerintah Siapkan Aturan Data Center, Investor Asing Diminta Gandeng Pengusaha Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Gaji PNS Tetap Ditransfer ke Rekening, Ini Penjelasan Menkeu Suahasil

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:54 WIB

BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Rupiah Masih Jadi Perhatian Investor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Berbasis AI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Kargo Nvidia RTX 5090 Senilai Rp 7,8 Miliar Hilang di Bandara Brasil

Berita Terbaru