Cara Menghitung Keuntungan dan Kerugian Investasi Kripto, Lengkap dengan Contoh Rupiah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Investasi kripto berpotensi memberikan keuntungan, tetapi pergerakan harga yang tajam juga dapat menggerus modal. Karena itu, investor perlu mengetahui cara menghitung keuntungan dan kerugian sebelum membeli atau menjual Bitcoin maupun aset kripto lainnya.

Cara paling sederhana adalah membandingkan harga beli dengan harga jual. Namun, perhitungan yang lebih akurat harus memasukkan biaya transaksi dan biaya lain yang berlaku di platform. Rumus ini membantu investor mengetahui hasil bersih, bukan sekadar kenaikan harga aset.

Sebagai contoh, seorang investor membeli Bitcoin senilai Rp10 juta. Beberapa waktu kemudian, nilai aset tersebut naik menjadi Rp12 juta. Selisih Rp2 juta menunjukkan keuntungan kotor sebesar 20 persen sebelum memperhitungkan biaya transaksi. Angka tersebut belum tentu sama dengan keuntungan bersih yang diterima investor.

Untuk menghitung hasil bersih, investor perlu mengurangi keuntungan kotor dengan seluruh biaya pembelian dan penjualan yang relevan. Misalnya, total biaya kedua transaksi mencapai Rp100.000. Dengan demikian, keuntungan bersih menjadi Rp1,9 juta, atau sekitar 19 persen dari modal awal Rp10 juta. Contoh ini mengasumsikan tidak ada biaya lain yang belum dihitung.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Hari Ini Rp1,46 Miliar, Turun 0,45% pada 24 Oktober 2026

Sebaliknya, kerugian terjadi ketika nilai penjualan lebih rendah daripada total modal dan biaya terkait. Jika investasi Rp10 juta turun menjadi Rp8 juta, kerugian kotor mencapai Rp2 juta atau 20 persen. Setelah biaya transaksi diperhitungkan, kerugian bersih dapat menjadi lebih besar.

Investor juga perlu membedakan kerugian yang belum terealisasi dengan kerugian yang sudah terealisasi. Kerugian belum terealisasi muncul ketika harga pasar berada di bawah harga perolehan, tetapi aset belum dijual. Sementara itu, kerugian terealisasi tercatat setelah penjualan menghasilkan nilai bersih di bawah modal terkait. Meski belum dijual, penurunan nilai tetap perlu diperhatikan dalam pengelolaan risiko.

Apabila investor membeli aset yang sama secara bertahap, harga perolehan rata-rata juga perlu dihitung. Caranya, jumlahkan seluruh biaya pembelian lalu bagi dengan total aset yang diperoleh. Metode ini membantu investor membandingkan harga pasar dengan biaya perolehan, meskipun pencatatan biaya dan metode akuntansi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan pelaporan.

Baca Juga :  Investor Kripto Indonesia Tembus 21,37 Juta! Bittime Buka Akses Saham Global, Peluang Cuan Makin Lebar

Selain menghitung keuntungan, investor perlu memperhatikan volatilitas, likuiditas, keamanan platform, serta risiko kehilangan modal. Otoritas Jasa Keuangan juga mengingatkan pentingnya memahami risiko aset keuangan digital dan kripto. Karena itu, gunakan dana sesuai kemampuan menanggung kerugian dan hindari mengambil keputusan hanya berdasarkan kenaikan harga dalam waktu singkat.

Pada akhirnya, memahami cara menghitung keuntungan dan kerugian kripto membantu investor membuat keputusan yang lebih terukur. Catat harga beli, jumlah aset, biaya transaksi, serta hasil penjualan secara rutin. Perhitungan tersebut bukan jaminan keuntungan, tetapi menjadi dasar penting untuk mengevaluasi kinerja investasi dan mengendalikan risiko. (*)

Editor : FANDA YOSEPHTA

Berita Terkait

Harga Bitcoin Hari Ini Rp1,46 Miliar, Turun 0,45% pada 24 Oktober 2026
Apa Itu Kripto? Mengenal Bitcoin, Blockchain, Cara Kerja, dan Risikonya
Bitcoin Hari Ini Turun ke US$ 81.705, Kapan Bisa Kembali ke US$ 85.000?
Apa Itu Cryptocurrency? Kenali Blockchain, Bitcoin, dan Risiko Investasi Kripto
Harga Bitcoin Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun ke Rp1,47 Miliar, Investor Waspada
Bitcoin Tembus US$82.987, Zcash Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi
Harga Bitcoin Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun ke Rp1,47 Miliar, Simak Pergerakannya
Harga Bitcoin Hari Ini: BTC Bertahan di Atas US$80.000, Ini Katalis yang Wajib Dipantau Pekan Ini
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Cara Menghitung Keuntungan dan Kerugian Investasi Kripto, Lengkap dengan Contoh Rupiah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini Rp1,46 Miliar, Turun 0,45% pada 24 Oktober 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Apa Itu Kripto? Mengenal Bitcoin, Blockchain, Cara Kerja, dan Risikonya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Bitcoin Hari Ini Turun ke US$ 81.705, Kapan Bisa Kembali ke US$ 85.000?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Apa Itu Cryptocurrency? Kenali Blockchain, Bitcoin, dan Risiko Investasi Kripto

Berita Terbaru