Ahli IT Ungkap Harga Chromebook Rp6 Juta Kelebihan di Sidang Nadiem

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook menghadirkan keterangan ahli yang menyoroti kewajaran harga perangkat tersebut. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, ahli IT menyebut harga Chromebook sebesar Rp6 juta dinilai terlalu tinggi dibanding harga pasar.

Ahli IT dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Mujiono, dihadirkan oleh jaksa penuntut umum untuk memberikan keterangan terkait spesifikasi dan harga perangkat Chromebook.

Harga Dinilai Melebihi Standar Pasar

Dalam keterangannya, Mujiono menjelaskan bahwa Chromebook pada dasarnya merupakan perangkat laptop dengan sistem operasi ringan berbasis cloud, sehingga tidak membutuhkan spesifikasi tinggi.

“Chromebook itu lebih sederhana karena sebagian besar sistem berjalan melalui cloud. Jadi kebutuhan hardware tidak terlalu besar,” ujarnya di persidangan, Senin (6/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan penelusuran harga di pasaran pada periode 2025–2026, Chromebook dengan spesifikasi umum justru dijual jauh lebih rendah.

Baca Juga :  Bos Skincare Ilegal Bermekuri di Makassar Resmi Dipenjara

Menurutnya:

Chromebook layar 11 inci dengan penyimpanan 32 GB berkisar Rp3–4 juta

Bahkan ada produk di e-commerce dengan harga mulai Rp1,7 juta hingga Rp1,8 juta

Dengan perbandingan tersebut, ia menilai harga Rp6 juta yang tercantum dalam e-katalog tergolong berlebihan.

Sistem Pengadaan Sudah Termasuk Keuntungan

Mujiono juga menyoroti mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah. Ia menyebut bahwa harga yang tercantum di toko atau penyedia sudah mencakup keuntungan.

“Dalam aturan pengadaan, harga jual di toko itu sudah termasuk margin keuntungan. Jadi tidak perlu ada tambahan lagi,” jelasnya.

Pernyataan ini memperkuat dugaan adanya ketidakwajaran dalam penentuan harga pengadaan Chromebook.

Terkait Kasus Dugaan Korupsi

Baca Juga :  BLT Kesra Rp900.000 Cair Pertengahan Juni 2026? Cek Syarat Penerima, Cara Daftar, dan Status Bansos Terbaru

Dalam perkara ini, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, didakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Proyek tersebut disebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp2,1 triliun.

Sebelumnya, Nadiem telah mengajukan nota keberatan (eksepsi), namun majelis hakim menolak permohonan tersebut dan memutuskan sidang dilanjutkan ke tahap pembuktian.

Sidang Masuk Tahap Pembuktian

Dengan ditolaknya eksepsi, proses hukum kini memasuki fase pembuktian, termasuk pemeriksaan saksi dan ahli.

Keterangan dari ahli IT menjadi salah satu poin penting dalam mengungkap apakah harga pengadaan perangkat tersebut sesuai dengan kondisi pasar atau justru terjadi mark-up.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan proyek digitalisasi pendidikan nasional yang melibatkan anggaran besar.

Berita Terkait

BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi
Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons
Film Digger Tayang di Indonesia, Tom Cruise Berusaha Selamatkan Dunia
Kapolda Metro Jaya Sebar Nomor WhatsApp Aduan 08118129494, Warga Bisa Laporkan Gangguan Kamtibmas
Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R
Kapolri Suyudi Mutasi 199 Perwira, 3 Kapolda dan Kakorlantas Diganti
Perpres Ojol Nomor 27 Tahun 2026: Ini 4 Poin yang Ditunggu Pengemudi
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Film Digger Tayang di Indonesia, Tom Cruise Berusaha Selamatkan Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kapolda Metro Jaya Sebar Nomor WhatsApp Aduan 08118129494, Warga Bisa Laporkan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru