Wali Kota Alfin: Penertiban Pasar Bajure Demi Kenyamanan Bersama untuk Ekonomi Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa penertiban dan penataan Pasar Tanjung Bajure dilakukan semata-mata untuk kepentingan bersama, baik pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin SH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya menciptakan suasana pasar yang lebih aman, nyaman, dan tertib.

“Penataan ini bukan untuk merugikan pedagang, justru sebaliknya. Kita ingin menghadirkan pasar yang lebih layak, bersih, dan nyaman sehingga aktivitas jual beli bisa berjalan lebih baik,” ujar Alfin.

Kondisi Pasar yang Perlu Pembenahan

Selama puluhan tahun, aktivitas di Pasar Tanjung Bajure berlangsung tanpa perubahan signifikan. Banyak pedagang yang berjualan di badan jalan, menyebabkan akses menjadi sempit dan kurang nyaman bagi pembeli.

Selain itu, kondisi jalan yang becek saat hujan serta tumpukan sampah yang menimbulkan bau tidak sedap turut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Baca Juga :  17 Kadis dan Puluhan Kabid di Kota Sungai Penuh Dipastikan Non-Job

Situasi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menghambat pertumbuhan aktivitas ekonomi di pasar tradisional tersebut.

Penataan untuk Kenyamanan dan Keamanan Bersama

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menegaskan bahwa penertiban dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan persuasif.

“Kami memahami ada kekhawatiran dari sebagian pedagang. Namun, perlu dipahami bahwa tujuan utama penataan ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak, baik pedagang maupun pembeli,” kata Azhar.

Ia menambahkan, pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menyiapkan solusi dengan memanfaatkan bangunan pasar yang sudah tersedia agar pedagang tetap bisa berjualan dengan lebih tertib.

Dorong Peningkatan Transaksi dan Kunjungan

Penataan pasar diyakini akan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan kondisi pasar yang lebih rapi, bersih, dan mudah diakses, minat masyarakat untuk berbelanja diperkirakan akan meningkat.

“Kalau pasar tertata dengan baik, pengunjung akan lebih nyaman datang. Akses jalan lancar, parkir tertib, tidak berdesakan. Ini tentu akan berdampak pada meningkatnya transaksi pedagang,” lanjut Azhar.

Baca Juga :  Longsor KM 13 Dibersihkan, Pasokan Kelapa dan BBM Untuk Kerinci dan Sungai Penuh Tetap Normal

Butuh Dukungan Semua Pihak

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pedagang, untuk bersama-sama mendukung program penataan ini.

Alfin menekankan bahwa keberhasilan penataan pasar sangat bergantung pada kerja sama semua pihak.

“Kami berharap dukungan dari seluruh pedagang dan masyarakat. Ini adalah langkah besar untuk keberlanjutan aktivitas ekonomi yang lebih baik di Kota Sungai Penuh,” tegasnya.

Meski diakui masih ada penolakan dari sebagian pedagang, pemerintah mengajak semua pihak untuk melihat manfaat jangka panjang dari kebijakan tersebut.

“Pada akhirnya, penataan ini murni untuk kepentingan bersama. Kita ingin pasar yang lebih baik, yang bisa dinikmati oleh pedagang dan masyarakat secara luas,” tutup Alfin.

Penulis : Dedi Dora

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan
DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta
Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah
Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan
Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak
Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:02 WIB

DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan

Berita Terbaru