Udara Jakarta Hari Ini Sehat, Kalahkan Seoul dan London, Ini Data Terbarunya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Kualitas udara di Jakarta pada Minggu, 22 Maret 2026 menunjukkan perbaikan signifikan. Berdasarkan data terbaru, indeks kualitas udara atau AQI berada di angka 50 yang masuk kategori sehat, membuat ibu kota Indonesia unggul dibanding sejumlah kota besar dunia.

Data dari IQAir mencatat kondisi udara Jakarta saat ini tergolong baik dan aman untuk aktivitas luar ruangan. Bahkan, kualitas udara Jakarta tercatat lebih bersih dibanding Seoul, Vienna, hingga London yang sebelumnya dikenal memiliki udara relatif stabil.

Konsentrasi partikel polusi PM2.5 di Jakarta hanya berada di angka 9 mikrogram per meter kubik. Angka ini masih dalam batas aman menurut standar kesehatan global, sehingga tidak memberikan dampak berarti bagi kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  5 Luka Ringan Akibat Tabrakan Tiga Kendaraan di Sungai Penuh

Sejumlah wilayah seperti Bundaran HI, Cipete Selatan, dan Kemayoran dilaporkan memiliki kualitas udara yang baik. Kondisi ini menjadi momentum positif, terutama saat periode libur Lebaran 2026 di mana aktivitas masyarakat cenderung meningkat.

Dalam kategori kualitas udara, AQI 0–50 menunjukkan kondisi sehat tanpa risiko signifikan bagi manusia, hewan, maupun lingkungan. Situasi ini juga berdampak positif pada kenyamanan aktivitas sehari-hari, termasuk olahraga, wisata, hingga mobilitas kerja.

Sebaliknya, kota dengan kualitas udara terburuk hari ini ditempati oleh Delhi dengan AQI 190, diikuti Beijing di angka 175, serta Kuwait City di angka 158.

Baca Juga :  Kebakaran SMP Negeri 2 Sungai Penuh, Api Melalap Sejumlah Ruang Kelas Bertingkat

Masyarakat pun dianjurkan untuk memanfaatkan kondisi ini dengan lebih banyak beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, membuka ventilasi atau jendela rumah juga disarankan guna meningkatkan sirkulasi udara bersih di dalam ruangan.

Perbaikan kualitas udara Jakarta ini menjadi sinyal positif bagi upaya pengendalian polusi di Indonesia. Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Jakarta bisa keluar dari daftar kota dengan polusi udara tinggi di dunia. (*/Tim)

Berita Terkait

Mengenal Haerul Saleh, Pimpinan BPK RI yang Wafat dalam Insiden Kebakaran Rumah
Jadwal Libur Nasional Mei 2026 Dan Cuti Bersama, Siap-Siap Long Weekend!
KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, 240 Penumpang Selamat – 4 Korban Tewas, Ini Fakta Lengkapnya
Tabrakan KA Argo Bromo Dan KRL di Bekasi Timur, Masinis Selamat, Korban Jiwa Bertambah
KRL Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Evakuasi Darurat & Perjalanan Terganggu
Innalillahi, H. Liberty Mantan Ketua DPRD Kerinci Tutup Usia, Tokoh PAN Berpulang
Fenomena Langka 2030: Ramadan Terjadi Dua Kali dalam Setahun, Ini Penjelasannya
Kabar Duka! Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:00 WIB

Mengenal Haerul Saleh, Pimpinan BPK RI yang Wafat dalam Insiden Kebakaran Rumah

Kamis, 30 April 2026 - 03:05 WIB

Jadwal Libur Nasional Mei 2026 Dan Cuti Bersama, Siap-Siap Long Weekend!

Selasa, 28 April 2026 - 02:11 WIB

KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, 240 Penumpang Selamat – 4 Korban Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Selasa, 28 April 2026 - 02:09 WIB

Tabrakan KA Argo Bromo Dan KRL di Bekasi Timur, Masinis Selamat, Korban Jiwa Bertambah

Selasa, 28 April 2026 - 02:00 WIB

KRL Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Evakuasi Darurat & Perjalanan Terganggu

Berita Terbaru