Jakarta-Harga emas hari ini Jumat, 20 Maret 2026, mengalami penurunan setelah sempat menyentuh level tinggi di awal bulan. Tiga produk logam mulia populer di Indonesia, yakni Antam, Galeri 24, dan UBS kompak terkoreksi ke kisaran Rp2,9 jutaan per gram.
Penurunan harga emas ini terjadi di tengah fluktuasi pasar global yang masih berlangsung. Setelah sempat stagnan dalam beberapa hari terakhir, kini harga emas kembali melemah menjelang akhir pekan ketiga Maret 2026.
Harga Emas Galeri 24 Hari Ini
Produk emas Galeri 24 tercatat mengalami penurunan dan berada di bawah Rp3 juta per gram:
0,5 gram: Rp1.551.000
1 gram: Rp2.958.000
2 gram: Rp5.843.000
5 gram: Rp14.501.000
10 gram: Rp28.925.000
25 gram: Rp71.924.000
50 gram: Rp143.734.000
100 gram: Rp287.325.000
250 gram: Rp716.549.000
500 gram: Rp1.433.097.000
1.000 gram: Rp2.866.194.000
Harga Emas Antam Terbaru
Sementara itu, harga emas Antam masih bertahan di atas Rp3 juta per gram:
0,5 gram: Rp1.576.000
1 gram: Rp3.047.000
2 gram: Rp6.030.000
3 gram: Rp9.019.000
5 gram: Rp14.998.000
10 gram: Rp29.938.000
25 gram: Rp74.714.000
50 gram: Rp149.346.000
100 gram: Rp298.610.000
250 gram: Rp746.251.000
500 gram: Rp1.492.284.000
1.000 gram: Rp2.984.526.000
Harga Emas UBS Hari Ini
Harga emas UBS juga mengalami koreksi dan turun ke level Rp2,9 jutaan:
0,5 gram: Rp1.607.000
1 gram: Rp2.972.000
2 gram: Rp5.897.000
5 gram: Rp14.572.000
10 gram: Rp28.991.000
25 gram: Rp72.333.000
50 gram: Rp144.369.000
100 gram: Rp288.623.000
250 gram: Rp721.345.000
500 gram: Rp1.440.997.000
Tren Emas Jelang Lebaran 2026
Menjelang Lebaran, tren kebutuhan dana masyarakat meningkat signifikan. Kondisi ini mendorong lonjakan transaksi gadai di Pegadaian, terutama dengan jaminan emas.
Di sisi lain, emas tetap menjadi instrumen investasi yang diminati karena nilainya cenderung stabil dalam jangka panjang. Banyak investor memanfaatkan penurunan harga saat ini sebagai momentum untuk membeli.
Fluktuasi harga emas dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah, hingga kondisi ekonomi global. Karena itu, masyarakat disarankan terus memantau harga sebelum melakukan transaksi. (*/Tim)









