Gen Z Mulai Tinggalkan Smartphone, Tren Pindah ke HP Jadul Makin Ramai

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Tren penggunaan smartphone di kalangan generasi muda mulai mengalami pergeseran. Sejumlah Gen Z kini justru memilih meninggalkan ponsel pintar dan beralih ke perangkat yang lebih sederhana atau dikenal sebagai dumb phone. Fenomena ini muncul seiring meningkatnya kesadaran akan dampak penggunaan layar berlebihan dalam kehidupan sehari-hari.

Perubahan perilaku ini tidak terjadi tanpa alasan. Banyak anak muda mengaku mulai merasa jenuh dengan notifikasi tanpa henti, media sosial, hingga tekanan digital yang terus menerus hadir melalui smartphone. Kondisi ini membuat sebagian dari mereka mencari alternatif yang lebih sederhana dan minim distraksi.

Influencer teknologi Jose Briones menyebutkan bahwa tren ini mulai terlihat nyata di sejumlah komunitas Gen Z, terutama di negara maju. Ia menilai, keinginan untuk “detoks digital” menjadi salah satu faktor utama di balik peralihan tersebut.

Baca Juga :  AI Militer Makin Canggih 2026, Ini Urutan Negara Paling Kuat di Dunia

“Sebagian Gen Z sudah mulai bosan dengan layar smartphone dan ingin kembali ke kehidupan yang lebih sederhana,” ungkapnya. Pernyataan ini memperkuat indikasi bahwa perubahan tren teknologi kini tidak hanya soal kecanggihan, tetapi juga soal kenyamanan mental.

Perusahaan seperti HMD Global, yang memegang lisensi merek Nokia, menjadi salah satu pihak yang diuntungkan dari tren ini. Ponsel klasik yang dulu sempat ditinggalkan kini kembali diminati, terutama oleh pengguna muda yang ingin mengurangi ketergantungan pada internet.

Baca Juga :  Perbandingan XChat Dan WhatsApp, Mana Lebih Unggul? Ini Perbandingan Lengkapnya

Data menunjukkan penjualan feature phone di Amerika Serikat sempat meningkat signifikan sejak 2022, bahkan mencapai puluhan ribu unit per bulan. Tren ini terjadi saat pasar smartphone global justru mengalami perlambatan pertumbuhan.

Sementara itu, laporan dari International Data Corporation (IDC) mencatat pasar smartphone Indonesia sempat turun 14,3 persen pada 2023. Meski begitu, kondisi mulai pulih pada 2024 dengan pertumbuhan mencapai 15,5 persen secara tahunan.

Namun, pertumbuhan tersebut didominasi oleh segmen harga murah dan menengah, sementara ponsel premium mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa selain tren digital detox, faktor ekonomi juga ikut memengaruhi perubahan pola konsumsi teknologi di masyarakat. (*/Tim)

Berita Terkait

Review Lenovo IdeaPad Slim 3 14IRH10: Intel Core i5, SSD 512GB, Harga Rp10 Jutaan
Yamaha YZF-R7 2026 Resmi Meluncur, Supersport 689 cc Kini Dibekali Teknologi Balap Modern
Nokia 210 4G hingga Nokia 235 4G Resmi Hadir, Ponsel Tombol Kini Dibekali AI
Tips Merawat Smart TV 32 Inci agar Tahan Lama dan Tetap Jernih
Huawei Pura 90 Resmi Meluncur Global 14 Juli 2026, Ini Spesifikasi dan Harganya
Redmi Note 17 Series Siap Debut, Ini Bocoran Spesifikasi dan Prediksi Harga di Indonesia
Trafik Website Mulai Sepi? AI Diam-Diam Mengubah Google dan Nasib Media Online
Cek Harga iPhone 15, iPhone 16, dan iPhone 17 Resmi di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:00 WIB

Review Lenovo IdeaPad Slim 3 14IRH10: Intel Core i5, SSD 512GB, Harga Rp10 Jutaan

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:00 WIB

Yamaha YZF-R7 2026 Resmi Meluncur, Supersport 689 cc Kini Dibekali Teknologi Balap Modern

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:00 WIB

Nokia 210 4G hingga Nokia 235 4G Resmi Hadir, Ponsel Tombol Kini Dibekali AI

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:00 WIB

Huawei Pura 90 Resmi Meluncur Global 14 Juli 2026, Ini Spesifikasi dan Harganya

Minggu, 12 Juli 2026 - 02:00 WIB

Redmi Note 17 Series Siap Debut, Ini Bocoran Spesifikasi dan Prediksi Harga di Indonesia

Berita Terbaru