KPK Tetapkan Bupati Cilacap Syamsul Rachman & Sekda Jadi Tersangka Pemerasan THR

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sadmoko Danardono sebagai tersangka dalam kasus pemerasan tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 2026. Penetapan ini diumumkan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu (14/3/2026).

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa Syamsul meminta jajarannya mengumpulkan uang THR dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten Cilacap. Total target penarikan THR yang ditetapkan mencapai Rp 750 juta, jauh di atas perhitungan awal sebesar Rp 515 juta untuk kebutuhan eksternal.

Operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan setelah uang THR yang dikumpulkan dari 47 SKPD mencapai Rp 610 juta. Uang tersebut dikumpulkan untuk kepentingan pribadi Bupati dan jajarannya, termasuk kebutuhan Forkopimda di lingkungan Pemkab Cilacap. KPK langsung menahan kedua tersangka di Rutan KPK selama 20 hari ke depan.

Baca Juga :  Top Mesothelioma Lawyers in 2026: Firms Winning $1M+ Settlements for Victims

Kasus ini mengungkap modus pemerasan yang melibatkan pejabat tinggi daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setiap SKPD diwajibkan menyerahkan uang THR, yang kemudian dikumpulkan secara sistematis oleh jajaran Pemkab Cilacap. Tindakan ini menimbulkan keprihatinan publik terkait praktik korupsi yang masih terjadi di level daerah.

Syamsul dan Sadmoko disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah UU No. 20 Tahun 2001, serta Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP. KPK menegaskan penegakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pejabat publik tinggi.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Al Haris Dilaporkan ke KPK, Terkait Proyek Stadion Rp. 250 Milyar

OTT di Cilacap juga menyita ratusan juta rupiah uang tunai yang dikumpulkan dari SKPD. Penyitaan ini menjadi bukti kuat adanya pemerasan THR di jajaran pemerintah daerah. KPK menegaskan bahwa kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh pejabat daerah untuk tidak menyalahgunakan wewenang.

Publik menanggapi kasus ini dengan sorotan tajam, karena pemerasan THR melibatkan pejabat tinggi yang seharusnya menjadi teladan. Langkah KPK melalui OTT dan penahanan diharapkan memberi efek jera serta memperkuat budaya anti-korupsi di level daerah.

KPK menekankan bahwa proses hukum akan terus berjalan secara transparan. Masyarakat diminta turut mengawasi perkembangan kasus agar tindakan korupsi di lingkungan pemerintahan tidak terulang, khususnya menjelang momentum penting seperti Lebaran. (Tim)

Berita Terkait

Gugatan PPPK Kandas di MK, Ini Pernyataan Tegas DPR RI
Cara Mengurus Harta Warisan Resmi 2026: Panduan Lengkap SKAW, Balik Nama Sertifikat, hingga Pajak
Aturan Baru 2026! Negara Kini Bisa Ambil Aset Debitur Tanpa Izin, Ini Dampaknya
Motorcycle Injury Lawyer: The Hidden Advantage That Helps Crash Victims Win Bigger Settlements
Top Mesothelioma Lawyers in 2026: Firms Winning $1M+ Settlements for Victims
Anggota DPRD Tidak Berwenang Membongkar Aset Pemerintah, Ini Penjelasan Hukumnya
Dana Gereja Rp28 M Digelapkan, BNI Pastikan Bukan Produk Resmi
DUI Lawyer Costs in the U.S. Can Reach $25,000 — Full Breakdown, Key Factors, and What Drivers Must Know
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:11 WIB

Gugatan PPPK Kandas di MK, Ini Pernyataan Tegas DPR RI

Selasa, 28 April 2026 - 06:00 WIB

Cara Mengurus Harta Warisan Resmi 2026: Panduan Lengkap SKAW, Balik Nama Sertifikat, hingga Pajak

Senin, 27 April 2026 - 12:02 WIB

Aturan Baru 2026! Negara Kini Bisa Ambil Aset Debitur Tanpa Izin, Ini Dampaknya

Senin, 27 April 2026 - 03:00 WIB

Motorcycle Injury Lawyer: The Hidden Advantage That Helps Crash Victims Win Bigger Settlements

Minggu, 26 April 2026 - 05:09 WIB

Top Mesothelioma Lawyers in 2026: Firms Winning $1M+ Settlements for Victims

Berita Terbaru

Otomotif

Rekomendasi Aksesoris Mobil Murah dan Fungsional

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:06 WIB

Ilustrasi ASN terdiri dari PPPK dan PNS yang masih menunggu kepastian status hukum dan kesetaraan hak di Indonesia.

Hukum

Gugatan PPPK Kandas di MK, Ini Pernyataan Tegas DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:11 WIB