JAKARTA – Penyakit kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Selain faktor genetik, pola hidup dan kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu juga dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit tersebut.
Kasus kanker kembali menjadi perhatian publik setelah kabar meninggalnya penyanyi Indonesia Vidi Aldiano pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis makanan yang diolah dengan suhu tinggi dapat menghasilkan zat kimia bernama akrilamida. Zat ini muncul saat makanan yang mengandung pati dimasak dengan cara digoreng, dipanggang, atau disangrai pada suhu tinggi.
Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat, Food and Drug Administration, menyebut akrilamida sebagai senyawa yang berpotensi bersifat karsinogenik atau dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Berikut beberapa jenis makanan yang diketahui dapat menghasilkan akrilamida.
1. Gorengan
Makanan yang digoreng seperti kentang goreng, keripik kentang, hingga berbagai camilan gorengan berpotensi mengandung kadar akrilamida tinggi.
Zat ini terbentuk ketika gula alami pada bahan makanan bereaksi dengan asam amino saat dimasak pada suhu tinggi. Semakin lama proses penggorengan dan semakin gelap warna makanan, maka kandungan akrilamida biasanya semakin tinggi.
2. Camilan kemasan dan kue kering
Berbagai makanan ringan seperti biskuit, ciki, hingga kue kering kemasan juga berpotensi mengandung akrilamida.
Selain melalui proses pemanggangan suhu tinggi, produk ini sering mengandung tambahan gula rafinasi serta bahan pengawet yang jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
3. Roti panggang yang terlalu cokelat
Roti yang dipanggang hingga berwarna cokelat tua atau bahkan agak gosong juga berpotensi menghasilkan akrilamida.
Para ahli menyarankan memanggang roti hingga warna keemasan saja, bukan sampai terlalu gelap, untuk mengurangi risiko pembentukan zat tersebut.
4. Kopi
Akrilamida juga dapat terbentuk selama proses pemanggangan biji kopi. Kandungan zat ini biasanya muncul pada tahap awal proses sangrai.
Beberapa penelitian menunjukkan kopi sangrai ringan hingga sedang cenderung memiliki kadar akrilamida lebih rendah dibandingkan kopi dengan tingkat sangrai yang sangat gelap.
5. Sereal sarapan kemasan
Produk sereal seperti cornflakes dan sereal berbahan gandum sering diproses dengan pemanggangan atau pemanasan tinggi.
Proses tersebut dapat memicu terbentuknya akrilamida, terutama pada produk yang mengandung gula tinggi dan dipanggang hingga berwarna kecokelatan.
Para ahli menyarankan masyarakat untuk membatasi konsumsi makanan olahan berlebihan serta memperbanyak makanan segar seperti sayur, buah, dan biji-bijian alami guna menjaga kesehatan tubuh.









