Kemenkes Resmi Gelar Tender Pembangunan RSUD Tipe C Kerinci Tahun 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KAYONEWS– Upaya Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk menghadirkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C akhirnya mulai terwujud pada tahun 2026. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi telah menggelar proses tender sebagai langkah awal pembangunan fasilitas kesehatan yang dinantikan masyarakat Bumi Sakti Alam Kerinci.

Pantauan Kayonews.co.id melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini Kemenkes tengah melaksanakan tender jasa konsultan. Paket yang dilelang adalah Manajemen Konstruksi Pelaksanaan Pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Untuk kegiatan tersebut, pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp3,4 miliar. Tercatat sebanyak tujuh peserta dinyatakan lulus dan mengikuti proses tender, menandakan keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan pembangunan rumah sakit tersebut secara profesional dan terencana.

Baca Juga :  Pejabat Dinkes Kerinci Dilantik, Sosok Berprestasi Justru Tersisih

Dimulainya tahapan tender ini menjadi bukti nyata kerja keras tim yang selama ini aktif membuka komunikasi dan melobi pemerintah pusat. Perjuangan yang dilakukan sejak awal bersama Bupati Kerinci kini mulai membuahkan hasil yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kerinci.

Kinerja Pemerintah Kabupaten Kerinci juga dinilai telah menunjukkan hasil positif, salah satunya melalui perubahan signifikan wajah puskesmas di berbagai wilayah. Selain itu, dorongan kuat dari Bupati Kerinci Monadi menjadi faktor penting dalam mempercepat terwujudnya RSUD Tipe C di daerah tersebut.

Pimpinan Redaksi Kayonews.co.id, Dedi Dora, menyebut bahwa pembangunan daerah saat ini menuntut aparatur sipil negara yang memiliki ketulusan dan kemampuan membangun jejaring dengan pemerintah pusat. Menurutnya, sumber anggaran besar saat ini memang lebih banyak berada di tingkat pusat.

Baca Juga :  Ini Harga dan Spesifikasi Toyota Hiace 2025, Armada Unggulan Angkutan Jarak Jauh di Kerinci dan Sungai Penuh

“Kalau tidak memiliki link dan lobi yang bagus, maka akan sulit daerah kita memperoleh anggaran besar,” ujar Dedi Dora. Ia menilai keberhasilan masuknya proyek RSUD Kerinci menjadi contoh pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik antara daerah dan pusat.

Lebih lanjut, Dedi Dora berharap pembangunan RSUD Kerinci dengan nilai mencapai sekitar Rp150 miliar nantinya mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Selain meningkatkan pelayanan kesehatan, keberadaan rumah sakit tersebut diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kerinci ke depan. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Top Cancer Treatment Centers in the U.S. for 2026: Best Hospitals Ranked
Hadiri Forum Strategis, Wako Alfin Bawa Aspirasi Sungai Penuh
HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan
Wako Alfin Temui Wamenkes, Usulkan Tambahan Dokter Spesialis
Gubernur Al Haris Targetkan HKTI Jadi Penggerak Ekonomi Pertanian
Program Kampung Bahagia Jambi Dapat Apresiasi Wamendagri
Buku “Babad Alas” Dibedah di UNJA, Bima Arya Ungkap Realita Kepemimpinan
Gubernur Al Haris Tegaskan RKPD Jambi Harus Selaras dengan Program Nasional
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

Top Cancer Treatment Centers in the U.S. for 2026: Best Hospitals Ranked

Kamis, 16 April 2026 - 12:30 WIB

Hadiri Forum Strategis, Wako Alfin Bawa Aspirasi Sungai Penuh

Kamis, 16 April 2026 - 10:01 WIB

HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 16 April 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Temui Wamenkes, Usulkan Tambahan Dokter Spesialis

Kamis, 16 April 2026 - 06:00 WIB

Gubernur Al Haris Targetkan HKTI Jadi Penggerak Ekonomi Pertanian

Berita Terbaru