PSSI Disebut Incar Pelatih Bertipe Builder, Nama John Herdman Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Nama John Herdman kian menguat dalam bursa calon pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut dinilai memiliki karakter dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan Skuad Garuda, khususnya dalam membangun tim nasional yang kompetitif dalam jangka menengah dan panjang.

Hingga kini, PSSI belum mengumumkan secara resmi pengganti Patrick Kluivert. Namun, minimnya agenda pertandingan Timnas Indonesia usai kekalahan 0-1 dari Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia memunculkan spekulasi bahwa federasi tengah mempersiapkan era kepelatihan baru.

John Herdman dikenal sebagai pelatih yang fokus pada pembangunan sistem, bukan sekadar hasil instan. Kariernya dimulai dari level pembinaan usia muda, saat menangani tim junior Selandia Baru sejak 2003. Jalur ini membuat Herdman terbiasa bekerja dengan pemain yang sedang berkembang, situasi yang mirip dengan kondisi Timnas Indonesia saat ini.

Baca Juga :  Timnas U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Akhiri Kerja Sama Indra Sjafri

Nama Herdman mulai diperhitungkan di level dunia ketika menangani Timnas Putri Selandia Baru dan kemudian Timnas Putri Kanada. Bersama Kanada, ia mencatat sejarah dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016, prestasi yang mengangkat reputasinya sebagai pelatih bertangan dingin.

Keputusan Herdman melatih Timnas Putra Kanada pada 2018 menjadi titik penting dalam kariernya. Ia berhasil membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti kemampuannya membangun tim nasional dari fondasi yang kuat.

Meski Kanada tampil kurang meyakinkan di putaran final Piala Dunia 2022, pencapaian lolos ke turnamen tersebut tetap dianggap sebagai prestasi besar. Herdman tercatat sebagai salah satu dari sedikit pelatih yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara tampil di Piala Dunia.

Baca Juga :  Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran

Dalam aspek taktik, Herdman dikenal fleksibel namun kerap mengandalkan formasi 3-4-1-2. Pola ini menekankan disiplin lini belakang, kerja kolektif di lini tengah, serta efektivitas serangan balik—pendekatan yang dinilai relevan dengan karakter mayoritas pemain Timnas Indonesia saat ini.

Usai meninggalkan Timnas Kanada, Herdman sempat menangani klub Toronto FC, meski hanya bertahan hingga 2024. Laporan media Honduras, Diez, menyebut Herdman lebih tertarik menjajal tantangan baru di Asia, termasuk melatih Timnas Indonesia, dibanding kembali berkarier di kawasan CONCACAF.

Jika rumor ini menjadi kenyataan, Herdman akan dihadapkan pada tantangan besar: menjaga peluang Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sekaligus membangun fondasi tim yang berkelanjutan.

Berita Terkait

MA Putuskan Surat Penyetaraan Gibran Tidak Sah, Ini Perkara dan Duduk Persoalannya
Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar, Atlet Indonesia Dapat Apresiasi
Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima
700 Ribu Badan Usaha Diblokir Kemenkum karena Belum Lapor Beneficial Owner
Dedi Mulyadi Pertimbangkan Tunda Bayar Proyek Jabar
Rumah Tasya Farasya Retak Setelah Dibangun 6 Tahun, Ini Temuan Awal Kontraktor
Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa
KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Usai Dua Kali Absen Pemeriksaan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:00 WIB

MA Putuskan Surat Penyetaraan Gibran Tidak Sah, Ini Perkara dan Duduk Persoalannya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar, Atlet Indonesia Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

700 Ribu Badan Usaha Diblokir Kemenkum karena Belum Lapor Beneficial Owner

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Dedi Mulyadi Pertimbangkan Tunda Bayar Proyek Jabar

Berita Terbaru