Cadangan Emas Dunia 2026: Indonesia Punya 87 Ton, Peringkat Berapa?

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Cadangan emas Indonesia tercatat mencapai 87,09 ton pada kuartal II 2026. Jumlah tersebut meningkat tipis dibandingkan kuartal sebelumnya, ketika cadangan emas Indonesia tercatat sebesar 87,04 ton.

Data Trading Economics menunjukkan cadangan emas moneter Indonesia bertambah 0,05 ton atau sekitar 50 kilogram. Meski mengalami kenaikan, jumlah tersebut masih jauh di bawah negara-negara pemilik cadangan emas terbesar dunia. Amerika Serikat memimpin dengan cadangan sekitar 8.133 ton. .

Lantas, Indonesia berada di peringkat berapa dalam daftar cadangan emas dunia? Berdasarkan daftar 128 negara yang dipublikasikan Orbis dan diperbarui pada September 2026, Indonesia menempati peringkat ke-39 dengan cadangan sekitar 87 ton. Peringkat tersebut mengacu pada sumber dan periode data yang digunakan Orbis, sehingga dapat berbeda dari daftar dengan cakupan atau tanggal pembaruan lain. .

Amerika Serikat masih menjadi pemilik cadangan emas terbesar dunia. Negara tersebut memiliki sekitar 8.133 ton emas, jauh di atas Jerman yang mencatat sekitar 3.349 ton. Italia menyusul dengan 2.452 ton, sedangkan Prancis memiliki sekitar 2.437 ton. China melengkapi lima besar dengan cadangan sekitar 2.346 ton berdasarkan data Juni 2026. .

Besarnya cadangan emas Amerika Serikat memperlihatkan kesenjangan yang signifikan dibandingkan Indonesia. Cadangan emas moneter AS mencapai sekitar 93 kali jumlah yang dimiliki Indonesia. Perbandingan tersebut menggambarkan perbedaan kepemilikan emas resmi, tetapi tidak secara langsung menentukan kekuatan ekonomi setiap negara.

Baca Juga :  Waspada Hantavirus! Penyakit dari Tikus yang Bisa Sebabkan Gagal Ginjal

Di kawasan Asia, China, India, dan Jepang memiliki cadangan emas moneter jauh lebih besar daripada Indonesia. India tercatat memiliki sekitar 881 ton, sedangkan Jepang memiliki sekitar 846 ton. Singapura juga mencatat cadangan sekitar 204 ton pada Juni 2026, lebih dari dua kali lipat cadangan emas moneter Indonesia yang mencapai 87,09 ton. .

Kenaikan cadangan emas tidak selalu mencerminkan peningkatan produksi tambang. Cadangan emas moneter merupakan emas yang dimiliki atau dikuasai bank sentral sebagai bagian dari aset cadangan resmi. Sementara itu, cadangan tambang menunjukkan perkiraan emas dalam endapan mineral yang dinilai dapat ditambang secara ekonomis. Kedua indikator tersebut memiliki pengertian dan metode penghitungan berbeda.

World Gold Council menjelaskan bahwa emas menjadi salah satu komponen cadangan bank sentral karena karakteristik keamanan, likuiditas, dan potensi imbal hasilnya. Kepemilikan emas dapat membantu diversifikasi aset cadangan, tetapi pengelolaan ekonomi suatu negara tetap bergantung pada berbagai faktor lain, termasuk cadangan devisa, inflasi, utang pemerintah, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nilai tukar. .

Dengan cadangan emas sekitar 87 ton, Indonesia masih berada di bawah sejumlah negara besar dan beberapa negara Asia. Data tersebut menjadi gambaran posisi emas moneter Indonesia dalam sistem keuangan internasional. Namun, jumlah emas bukan satu-satunya ukuran ketahanan ekonomi, sehingga penilaiannya perlu mempertimbangkan keseluruhan komposisi cadangan dan kondisi makroekonomi nasional.

FAQ untuk SEO
1. Berapa cadangan emas Indonesia pada 2026?
Trading Economics mencatat cadangan emas Indonesia sebesar 87,09 ton pada kuartal II 2026, meningkat dari 87,04 ton pada kuartal I.
2. Indonesia peringkat berapa dalam cadangan emas dunia?
Indonesia berada di peringkat ke-39 dalam daftar 128 negara versi Orbis yang diperbarui September 2026. Peringkat bisa berbeda menurut cakupan negara dan periode data.
3. Negara mana yang memiliki cadangan emas terbesar di dunia?
Amerika Serikat berada di posisi teratas dengan sekitar 8.133 ton, disusul Jerman, Italia, Prancis, dan China berdasarkan data Juni 2026.
4. Berapa cadangan emas Singapura?
Singapura tercatat memiliki sekitar 204 ton pada Juni 2026, sedangkan Indonesia memiliki 87,09 ton.
5. Mengapa bank sentral menyimpan emas?
Emas dapat membantu diversifikasi aset cadangan dan memiliki karakteristik likuiditas serta keamanan. Namun, kebijakan cadangan setiap negara berbeda.
6. Apakah cadangan emas negara sama dengan emas tambang?
Tidak. Cadangan emas negara merujuk pada emas moneter yang dimiliki atau dikuasai otoritas terkait. Cadangan tambang mengacu pada emas dalam endapan mineral yang dapat ditambang secara ekonomis.
7. Apakah cadangan emas yang besar berarti ekonomi negara lebih kuat?
Tidak selalu. Kondisi ekonomi juga dipengaruhi cadangan devisa, utang, inflasi, pertumbuhan ekonomi, produktivitas, dan stabilitas keuangan.(Tim)

Editor : FANDA YOSEPHTA

Berita Terkait

C.L.A.Y. Angkat Kisah Peretas, Agnez Mo Satu Film dengan Nicolas Cage
Agnez Mo Resmi Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood, Ini Maknanya
5 Pebalap Senior Tinggalkan MotoGP 2027
Elon Musk Siapkan Saham SpaceX untuk Anak-Anak Amerika, Ini Rencananya
Kargo Nvidia RTX 5090 Senilai Rp 7,8 Miliar Hilang di Bandara Brasil
Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian
Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons
Trump Anugerahkan Penghargaan Sains dan Teknologi kepada 6 Bos Teknologi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Cadangan Emas Dunia 2026: Indonesia Punya 87 Ton, Peringkat Berapa?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

C.L.A.Y. Angkat Kisah Peretas, Agnez Mo Satu Film dengan Nicolas Cage

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Agnez Mo Resmi Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood, Ini Maknanya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:00 WIB

5 Pebalap Senior Tinggalkan MotoGP 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Elon Musk Siapkan Saham SpaceX untuk Anak-Anak Amerika, Ini Rencananya

Berita Terbaru

Internasional

Cadangan Emas Dunia 2026: Indonesia Punya 87 Ton, Peringkat Berapa?

Senin, 26 Okt 2026 - 01:02 WIB