SUNGAIPENUH – Sejumlah peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kota Sungai Penuh mengaku heran setelah mengikuti kegiatan yang digelar di Kota Jambi baru-baru ini.
Informasi yang dihimpun dari salah seorang peserta menyebutkan, setiap peserta dikenakan biaya sebesar Rp2,5 juta.
“Kami bayar per peserta Rp2,5 juta, cuma kami disediakan satu kamar untuk tiga orang,” ujar sumber tersebut.
Menurutnya, peserta menginap di Hotel Grand Jambi. Ia menyebut, satu kamar ditempati tiga orang dengan total sekitar 50 kamar yang digunakan.
“Tempat menginapnya di Hotel Grand, satu kamar tiga orang. Total kamar yang digunakan 50 kamar. Selebihnya ada yang ditempatkan di Ratu. Di Hotel Ratu ada satu kamar ditempati dua dan tiga orang,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat sejumlah peserta mempertanyakan fasilitas yang mereka terima dengan biaya Rp2,5 juta per orang. Menurut sumber tersebut, dengan biaya sebesar itu, semestinya masing-masing peserta mendapatkan fasilitas kamar secara individual.
Dia juga menjelaskan, hingga sejauh ini undangan yang disampaikan kepada BPD tidak secara detail menjabarkan fasilitas apa saja yang diberikan penyelenggara kepada peserta.
“Di undangan tidak mendetail. Pikiran kami, dengan biaya sebesar itu, acara yang digelar tiga hari harusnya kami diberikan satu kamar satu orang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum BPD Kota Sungai Penuh, Dedi Gusrizal, memberikan keterangan berbeda terkait jumlah peserta dalam satu kamar. Menurut dia, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut menempati satu kamar untuk dua orang.
“Tidak ada, satu kamar itu bukan tiga orang yang menempati. Tapi dua orang satu kamar,” ujar Dedi saat dikonfirmasi.
Dedi menjelaskan, Bimtek BPD yang digelar di Kota Jambi tersebut merupakan usulan dari Ketua Forum BPD.
“Itu usulan dari Ketua Forum BPD, Bimtek digelar di Kota Jambi,” ujar Dedi Gusrizal yang juga merupakan Kabid Pemdes pada Dinas Pemdes Kota Sungai Penuh.
Terkait pelaksanaan kegiatan, Dedi mengatakan tidak terdapat masalah. Bahkan, menurut dia, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merasa puas.
“Tidak ada masalah sebenarnya, peserta sendiri puas acara digelar di Jambi,” terangnya. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









