Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami tekanan sepanjang perdagangan 21–25 September 2026. Beberapa saham yang terafiliasi dengan Hary Tanoesoedibjo bahkan masuk daftar top losers.

Tekanan tersebut terjadi ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 3,09 persen dalam sepekan. IHSG ditutup pada level 6.241,89 pada Jumat, 25 September 2026.

Saham PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) menjadi salah satu saham dengan penurunan terbesar. Harga MSIN turun 31,03 persen menjadi Rp200 per saham dari Rp290 pada pekan sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN). Saham perusahaan tersebut melemah 27,66 persen menjadi Rp136 per saham dari posisi sebelumnya Rp188.

Baca Juga :  JP Morgan Proyeksikan IHSG 2026 Capai 7.000 pada Akhir 2026, Investor Perlu Cermati Sektor Ini

Sementara itu, PT MNC Tourism Indonesia Tbk. (KPIG) turun 26,47 persen. Harga saham KPIG berakhir di Rp50 per saham, dibandingkan Rp68 pada pekan sebelumnya.

PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) juga masuk daftar saham dengan penurunan terbesar. Saham BMTR melemah 25,22 persen menjadi Rp86 dari sebelumnya Rp115 per saham.

Di luar kelompok saham tersebut, PT Steady Safe Tbk. (SAFE) menjadi top loser terbesar selama periode tersebut. Saham SAFE anjlok 40,19 persen dari Rp1.045 menjadi Rp625 per saham.

Saham lain yang masuk daftar top losers antara lain SDMU yang turun 26,09 persen menjadi Rp68, JGLE melemah 25 persen menjadi Rp54, COCO turun 23,31 persen menjadi Rp102, YPAS turun 22,39 persen menjadi Rp1.040, serta TRIN turun 22,35 persen menjadi Rp278 per saham.

Baca Juga :  Promo BRI untuk Galaxy S26 Series, Diskon Hingga Rp2 Juta dan Cicilan 0 Persen

Tekanan pasar juga terlihat dari kapitalisasi pasar BEI yang menyusut 3,20 persen menjadi Rp10.905 triliun. Rata-rata nilai transaksi harian turun 21,32 persen menjadi Rp11,98 triliun, sedangkan volume transaksi harian naik 2,04 persen menjadi 29,20 miliar saham.

Pada perdagangan Jumat, investor asing mencatatkan net sell Rp559,16 miliar. Secara akumulatif, penjualan bersih investor asing sepanjang 2026 mencapai Rp77,52 triliun.

Pergerakan saham pada pekan terakhir menunjukkan tekanan cukup luas di pasar saham. Investor dapat mencermati kinerja emiten, kondisi pasar, serta keterbukaan informasi sebelum mengambil keputusan investasi. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul
Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24, Cek Harga Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 26 September 2026 Turun Rp16.000
AI Automation for Australian Small Businesses: Where to Start
Cyber Insurance for Small Business: What Does It Cover in 2026?
Rupiah Menguat ke Rp17.903 per Dolar AS, Ini Dampaknya bagi Investasi dan Transaksi Valuta Asing
Bunga Deposito Allo Bank Terbaru Naik hingga 9 Persen, Cek Tenor, Keuntungan, dan Pajaknya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:27 WIB

Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen

Sabtu, 26 September 2026 - 13:02 WIB

Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees

Sabtu, 26 September 2026 - 10:27 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24, Cek Harga Buyback

Sabtu, 26 September 2026 - 10:21 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 26 September 2026 Turun Rp16.000

Berita Terbaru