BI Rate Tetap 5,75%, IHSG Hari Ini Naik 1,56%: Dampaknya ke Sah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – IHSG hari ini, Rabu 23 September 2026, menguat 1,56 persen ke level 6.374,91. Penguatan terjadi setelah Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen.

Keputusan suku bunga menjadi perhatian pelaku pasar karena memengaruhi berbagai instrumen keuangan. Investor mencermati dampaknya terhadap saham, obligasi, reksa dana, deposito, kredit perbankan, hingga pergerakan rupiah.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan 464 saham ditutup menguat. Sebanyak 200 saham melemah, sementara 299 saham lainnya bergerak stagnan.

Sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan. Indika Energy atau INDY naik 10,04 persen menjadi Rp2.850. Darma Henwa atau DEWA menguat 9,20 persen ke Rp380, sedangkan Merdeka Copper Gold atau MDKA naik 8,83 persen menjadi Rp3.080.

Baca Juga :  Bisnis-27 Ditutup Turun 0,12% Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Menguat

Hartadinata Abadi atau HRTA juga menguat 5,99 persen menjadi Rp2.300. Bumi Resources atau BUMI naik 4,89 persen ke Rp193, sedangkan Merdeka Battery Materials atau MBMA meningkat 3,96 persen menjadi Rp525.

Di sisi lain, beberapa saham justru berakhir melemah. Charoen Pokphand Indonesia atau CPIN turun 1,91 persen menjadi Rp3.080. Telkom Indonesia atau TLKM melemah 1,21 persen ke Rp2.440, sedangkan Perusahaan Gas Negara atau PGAS turun 1,03 persen menjadi Rp1.440.

BI Rate 5,75 persen juga menjadi perhatian bagi masyarakat yang sedang mencari informasi investasi dan produk keuangan. Perubahan suku bunga dapat menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan ketika membandingkan deposito, obligasi, reksa dana pasar uang, maupun instrumen investasi lainnya.

Baca Juga :  Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.511 per Dolar AS, IKK Naik Jadi 118,5

Bagi pasar saham, investor masih menghadapi sejumlah faktor eksternal. Pergerakan rupiah, yield obligasi global, harga minyak, perkembangan geopolitik Timur Tengah, kebijakan China, dan hubungan perdagangan global dapat memengaruhi sentimen pasar.

Karena itu, kenaikan IHSG hari ini tidak otomatis berarti seluruh saham akan terus naik. Investor perlu melihat kinerja perusahaan, valuasi, risiko, kondisi ekonomi, serta tujuan dan jangka waktu investasinya sebelum mengambil keputusan.

Catatan: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham maupun produk investasi tertentu. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.818 per Dolar AS, BI Rate Tetap 5,75%
Syarat dan Cara Pinjam Uang di DANA Cicil 2026, Cek Limit, Aktivasi dan Cara Bayarnya
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 23 September 2026 Turun, Cek Harga Jual dan Buyback Terbaru
Harga Buyback Emas Pegadaian 23 September 2026 Turun, Cek Harga Antam, UBS dan Galeri 24
Harga BBM 23 September 2026 Jambi, Sumbar, Sumut: Pertamax, Pertalite, Dexlite Terbaru
KUR Mandiri 2026 Terbaru: Tabel Angsuran Rp10 Juta-Rp500 Juta, Bunga dan Syarat
Harga Bitcoin Hari Ini 22 September 2026 Turun 0,59 Persen, BTC di Rp1,53 Miliar
Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif 22 September 2026, Cek Jam Layanan dan Fitur Terbarunya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:02 WIB

BI Rate Tetap 5,75%, IHSG Hari Ini Naik 1,56%: Dampaknya ke Sah

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.818 per Dolar AS, BI Rate Tetap 5,75%

Rabu, 23 September 2026 - 13:02 WIB

Syarat dan Cara Pinjam Uang di DANA Cicil 2026, Cek Limit, Aktivasi dan Cara Bayarnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:11 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 23 September 2026 Turun, Cek Harga Jual dan Buyback Terbaru

Rabu, 23 September 2026 - 07:39 WIB

Harga Buyback Emas Pegadaian 23 September 2026 Turun, Cek Harga Antam, UBS dan Galeri 24

Berita Terbaru