Kayonews.co.id – Harga Bitcoin hari ini, Senin, 10 Agustus 2026, kembali menguat di tengah perdagangan aset kripto yang masih bergerak volatil. Berdasarkan data Trading Economics pada tangkapan layar yang Anda kirim, Bitcoin berada di level US$65.187 per BTC. Bitcoin naik US$278 atau 0,43 persen. Data pasar lain juga menunjukkan BTC masih berada di area US$65.000.
Penguatan tersebut membuat perhatian investor kembali tertuju pada pergerakan Bitcoin sepanjang awal pekan. Level US$65.000 menjadi area penting setelah BTC mengalami tekanan dalam beberapa bulan terakhir. Data komunitas Bitcoin mencatat harga harian pada 9 Agustus berada di sekitar US$65.000. Posisi tersebut menunjukkan BTC masih berusaha mempertahankan momentum pemulihan.
Pada perdagangan 10 Agustus, Bitcoin juga masih menghadapi tantangan dari sisi teknikal. Pergerakan menuju US$66.000 menjadi salah satu area yang perlu diperhatikan investor. Jika mampu menembus area tersebut dengan volume kuat, peluang penguatan berikutnya dapat terbuka. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$65.000 dapat meningkatkan tekanan jual.
Kondisi makroekonomi Amerika Serikat juga menjadi faktor penting bagi pasar kripto. Perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve dapat memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko. Bitcoin biasanya mendapat perhatian ketika investor mulai meningkatkan eksposur pada aset dengan volatilitas tinggi. Namun, perubahan sentimen global tetap dapat memicu pergerakan harga yang cepat.
Selain Bitcoin, sejumlah aset kripto besar dalam data yang Anda kirim juga bergerak positif. Ethereum berada di sekitar US$1.922,98, naik 0,41 persen. Solana mencatat kenaikan lebih tinggi sebesar 1,70 persen ke US$77,2453. BNB naik 1,16 persen, sedangkan XRP menguat 0,38 persen. Namun, Cardano dan Polkadot masih berada di zona merah.
Pergerakan tersebut menunjukkan pasar kripto belum sepenuhnya bergerak seragam. Investor masih melakukan seleksi terhadap aset yang dianggap memiliki peluang lebih baik. Karena itu, kenaikan Bitcoin belum otomatis menunjukkan seluruh pasar memasuki fase bullish. Volume perdagangan dan kemampuan BTC bertahan di atas support tetap menjadi indikator penting.
Dari perspektif jangka menengah, Bitcoin masih menghadapi jarak cukup besar dari rekor tertingginya. Data komunitas Bitcoin mencatat all-time high intraday berada di sekitar US$126.198 pada 6 Oktober 2025. Pada 9 Agustus 2026, BTC masih sekitar 48 persen di bawah level tersebut. Kondisi ini menunjukkan ruang pemulihan masih terbuka, tetapi risiko volatilitas juga tetap tinggi.
Bagi investor, harga Bitcoin 10 Agustus 2026 perlu dilihat bersama manajemen risiko. Investor sebaiknya tidak hanya mengejar kenaikan harian sebesar 0,43 persen. Perubahan harga kripto dapat berlangsung sangat cepat. Sebelum membeli BTC, investor perlu mempertimbangkan profil risiko, tujuan investasi, biaya transaksi, serta kemungkinan kerugian. Artikel ini bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset kripto.
Data Bitcoin 10 Agustus 2026
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Bitcoin | US$65.187 |
| Perubahan | +US$278 |
| Persentase | +0,43% |
| Kondisi | Menguat |
| Area perhatian | US$65.000 |
| Resistance terdekat | US$66.000 |
| ATH intraday sebelumnya | US$126.198 |
Catatan: harga kripto bergerak 24 jam dan dapat berbeda antarplatform karena perbedaan waktu pembaruan serta sumber likuiditas.
FAQ
Berapa harga Bitcoin hari ini 10 Agustus 2026?
Harga Bitcoin berada di sekitar US$65.187 per BTC berdasarkan data Trading Economics pada waktu pengambilan data.
Apakah Bitcoin naik hari ini?
Ya. Bitcoin tercatat naik 0,43 persen atau US$278 berdasarkan data pada tangkapan layar.
Apakah harga Bitcoin bisa kembali naik?
Peluang tetap ada, terutama jika BTC mampu mempertahankan area US$65.000 dan menembus resistance berikutnya. Namun, arah harga tidak dapat dipastikan.
Berapa harga Bitcoin dalam rupiah?
Nilai BTC dalam rupiah bergantung pada kurs dolar AS terhadap rupiah. Karena itu, harga BTC/IDR dapat berbeda dari konversi langsung US$65.187.
Apakah sekarang waktu yang tepat membeli Bitcoin?
Tidak ada waktu yang dapat dijamin paling tepat. Investor perlu mempertimbangkan risiko, target investasi, dan kemampuan menanggung kerugian sebelum melakukan transaksi.
Apa risiko investasi Bitcoin?
Risiko utamanya adalah volatilitas harga yang tinggi. Selain itu, investor menghadapi risiko keamanan akun, perubahan regulasi, likuiditas, dan potensi kerugian modal. (Tim/
Editor : Fanda Yosephta









