Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp29,29 Triliun, Begini Strategi Pramono Jaga Ekonomi dan Inflasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar Rp29,29 triliun hingga 30 Juni 2026. Nilai tersebut setara sekitar 41 persen dari target pendapatan tahun ini sebesar Rp71,45 triliun. Capaian ini menunjukkan kondisi fiskal Jakarta masih terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp81,32 triliun. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah mencapai Rp24,73 triliun atau sekitar 33 persen dari pagu belanja Rp74,28 triliun. Pemerintah juga mencatat penerimaan pembiayaan sebesar Rp5,82 triliun atau 58,92 persen dari target.

Selain pendapatan, Pemprov DKI Jakarta telah menyelesaikan 118.161 paket pengadaan barang dan jasa. Pemerintah berkomitmen mempercepat penyelesaian proyek yang masih berjalan agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat dan tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran.

Kondisi ekonomi Jakarta juga menunjukkan sinyal positif. Inflasi pada Juni 2026 tercatat 2,78 persen secara tahunan atau masih berada dalam rentang sasaran nasional. Stabilitas harga dijaga melalui pasar murah, program pangan bersubsidi, bazar murah, kerja sama antar daerah, hingga penguatan distribusi pangan.

Baca Juga :  Aturan Baru OJK: Pengguna Tak Bisa Lagi Punya Banyak PayLater

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan I 2026 mencapai 5,59 persen. Kinerja tersebut ditopang sektor perdagangan, jasa keuangan, industri pengolahan, transportasi, pergudangan, serta akomodasi dan makanan-minuman yang terus berkembang.

Bagi pelaku usaha dan investor, capaian ini menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi ibu kota masih kuat. Stabilitas inflasi, percepatan belanja pemerintah, dan peningkatan pendapatan daerah dinilai mampu menjaga iklim investasi sekaligus mendorong konsumsi masyarakat sepanjang 2026.

Pramono menegaskan optimisme harus terus dijaga meski ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian. Menurutnya, sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi Jakarta hingga akhir tahun.

Dengan realisasi pendapatan yang telah menembus Rp29,29 triliun pada semester pertama, Pemprov DKI Jakarta optimistis target APBD 2026 dapat tercapai. Pemerintah juga akan terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mempercepat belanja, serta menjaga stabilitas harga demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Blibli Buka Bisnis Baru untuk Pedagang, Jualan Online hingga Offline Jadi Lebih Simpel

FAQ

1. Berapa pendapatan DKI Jakarta hingga Juni 2026?
Pendapatan daerah mencapai Rp29,29 triliun atau sekitar 41 persen dari target tahunan.

2. Berapa target pendapatan DKI Jakarta pada 2026?
Target pendapatan daerah tahun 2026 sebesar Rp71,45 triliun.

3. Berapa nilai APBD DKI Jakarta 2026?
Total APBD DKI Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp81,32 triliun.

4. Berapa realisasi belanja daerah hingga semester I 2026?
Belanja daerah mencapai Rp24,73 triliun atau sekitar 33 persen dari pagu anggaran.

5. Berapa inflasi DKI Jakarta pada Juni 2026?
Inflasi tercatat 2,78 persen (year on year) dan masih berada dalam sasaran nasional.

6. Berapa pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan I 2026?
Ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen, didukung perdagangan, jasa keuangan, industri pengolahan, transportasi, dan sektor akomodasi. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Aturan Data Center, Investor Asing Diminta Gandeng Pengusaha Lokal
Elon Musk Siapkan Saham SpaceX untuk Anak-Anak Amerika, Ini Rencananya
Gaji PNS Tetap Ditransfer ke Rekening, Ini Penjelasan Menkeu Suahasil
BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Rupiah Masih Jadi Perhatian Investor
ITS Kembangkan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Berbasis AI
iPhone Duo Layar Lipat Apple Diburu Pembeli, Harga Reseller Melonjak
BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Karyawan, Apakah Sudah Cair? Ini Penjelasannya
Telkomsel Bagi-Bagi 151 Hadiah Mobil dan Motor, Ini Cara Ikut Undiannya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pemerintah Siapkan Aturan Data Center, Investor Asing Diminta Gandeng Pengusaha Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Gaji PNS Tetap Ditransfer ke Rekening, Ini Penjelasan Menkeu Suahasil

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:54 WIB

BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Rupiah Masih Jadi Perhatian Investor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Berbasis AI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

iPhone Duo Layar Lipat Apple Diburu Pembeli, Harga Reseller Melonjak

Berita Terbaru