BRI Tawarkan Take Over KPR Bunga Mulai 3 Persen, Kesempatan Ringankan Cicilan Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Kabar baik bagi masyarakat yang masih memiliki Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di bank lain. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menghadirkan program Take Over KPR dengan penawaran suku bunga promosi mulai 3 persen efektif per tahun fixed selama satu tahun. Program ini berlaku hingga 31 Juli 2026 dan menjadi peluang bagi debitur untuk menekan beban cicilan sekaligus mengatur ulang pembiayaan rumah.

Program tersebut ditujukan bagi nasabah Layanan Nasabah Prima (LNP), nasabah payroll perusahaan yang bekerja sama dengan BRI, serta nasabah BRI Group. Selain bunga promosi, BRI juga menyediakan berbagai pilihan skema pembiayaan, mulai dari fixed rate, bunga berjenjang, hingga fixed all tenor sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial setiap debitur.

Tak hanya menawarkan bunga kompetitif, BRI juga memberikan fleksibilitas tenor hingga 25 tahun bagi nasabah berpenghasilan tetap. Dengan pilihan tenor yang lebih panjang, masyarakat memiliki kesempatan memperoleh cicilan bulanan yang lebih ringan sehingga arus kas keluarga dapat dikelola dengan lebih baik.

Keunggulan lain dari program ini adalah adanya fasilitas take over top up. Melalui fasilitas tersebut, debitur berpeluang memperoleh tambahan pembiayaan berdasarkan hasil penilaian agunan dan kemampuan membayar. Dana tambahan itu dapat dimanfaatkan untuk renovasi rumah, biaya pendidikan, modal usaha, maupun kebutuhan produktif lainnya.

Baca Juga :  Tabungan Haji Terbaik 2026: Perbandingan BCA, BSI, BRI, dan Mandiri, Mana yang Paling Cocok?

BRI juga memberikan keuntungan khusus bagi nasabah BRI Prioritas dan BRI Private berupa pembebasan biaya provisi serta biaya administrasi. Insentif ini membuat biaya pengalihan kredit menjadi lebih ringan dibandingkan skema pembiayaan pada umumnya.

Program Take Over KPR BRI tidak hanya berlaku untuk rumah tapak. Debitur yang memiliki apartemen, rumah susun, rumah toko (ruko), maupun rumah kantor (rukan) juga dapat memanfaatkan fasilitas ini selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan bank.

Adapun syarat utama untuk mengikuti program ini adalah kredit KPR di bank asal telah berjalan minimal satu tahun. Selain itu, calon debitur wajib memiliki riwayat pembayaran yang lancar tanpa tunggakan. Rekam jejak kredit yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam proses persetujuan pengalihan KPR.

Melalui program ini, BRI berharap masyarakat dapat memperoleh solusi pembiayaan rumah yang lebih efisien. Dengan bunga lebih rendah, pilihan tenor yang fleksibel, hingga peluang memperoleh tambahan dana, program Take Over KPR BRI dapat menjadi alternatif bagi nasabah yang ingin mengoptimalkan pengelolaan keuangan sekaligus menjaga kenyamanan memiliki hunian impian. Promo ini berlangsung hingga 31 Juli 2026.

Baca Juga :  Diskon Rp2,5 Juta Huawei Pura 90s Pro Max dengan BRI, Ini Syaratnya

FAQ

Apa itu Take Over KPR BRI?
Take Over KPR adalah fasilitas pemindahan kredit rumah dari bank lain ke BRI agar nasabah memperoleh skema pembiayaan yang lebih kompetitif.

Berapa bunga promo yang ditawarkan?
Mulai 3 persen efektif per tahun fixed selama satu tahun untuk nasabah yang memenuhi ketentuan program.

Siapa yang bisa mendapatkan bunga promo?
Nasabah Layanan Nasabah Prima (LNP), nasabah payroll perusahaan mitra BRI, dan nasabah BRI Group.

Berapa tenor maksimal KPR di BRI?
Hingga 25 tahun bagi nasabah berpenghasilan tetap.

Apakah tersedia tambahan pinjaman?
Ya. BRI menyediakan fasilitas take over top up sesuai hasil analisis agunan dan kemampuan finansial debitur.

Sampai kapan promo berlaku?
Program berlangsung hingga 31 Juli 2026. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini di Pegadaian 20 Oktober 2026: Cek Harga 1 Gram dan Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 20 Oktober 2026, 1 Gram Rp2.613.000
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Oktober 2026: 24 Karat Rp2,191 Juta per Gram
Cara Cetak Emas Fisik di ATM Pegadaian, Saldo Minimal 1,1 Gram dan Lokasinya
IHSG Berpotensi Naik 18,6% Jika Saham HSC Dikeluarkan, Ini Penjelasan BEI
Pasar Global Bergejolak, Minyak di Atas US$100 dan Rupiah Tertekan Isu MSCI
BPR Terancam Kalah dari Pinjol? OJK Siapkan Strategi Baru, Kredit UMKM Jadi Kunci
Kurs Dolar AS Tembus Rp18.142, Euro Rp20.391, Ini Daftar Kurs BI Terbaru
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini di Pegadaian 20 Oktober 2026: Cek Harga 1 Gram dan Buyback

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 20 Oktober 2026, 1 Gram Rp2.613.000

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Oktober 2026: 24 Karat Rp2,191 Juta per Gram

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Cara Cetak Emas Fisik di ATM Pegadaian, Saldo Minimal 1,1 Gram dan Lokasinya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:03 WIB

IHSG Berpotensi Naik 18,6% Jika Saham HSC Dikeluarkan, Ini Penjelasan BEI

Berita Terbaru