TikTok Shop dan Shopee Wajib Ikuti Aturan Baru E-Commerce, Simak 5 Ketentuan Terbarunya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – Pemerintah resmi menerapkan dua regulasi baru yang mengatur aktivitas perdagangan melalui platform e-commerce mulai 1 Juli 2026. Aturan tersebut berlaku bagi seluruh marketplace yang beroperasi di Indonesia, termasuk TikTok Shop, Shopee, Tokopedia, Lazada, dan platform digital lainnya.

Kebijakan ini mencakup ketentuan mengenai pemungutan pajak pedagang online serta pengaturan operasional platform digital. Pemerintah menyatakan regulasi tersebut bertujuan menciptakan ekosistem perdagangan elektronik yang lebih sehat, adil, dan memberikan perlindungan bagi pelaku usaha maupun konsumen.

Dua regulasi yang menjadi dasar penerapan kebijakan ini adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026.

Berikut sejumlah ketentuan penting yang mulai diberlakukan.

1. Marketplace Wajib Memungut Pajak Pedagang Online

Berdasarkan PMK Nomor 37 Tahun 2025, platform e-commerce diwajibkan memungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,5 persen dari peredaran bruto pedagang dalam negeri yang berjualan di platform.

Namun, ketentuan tersebut tidak berlaku bagi pelaku usaha dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

2. Pedagang Wajib Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)

Permendag Nomor 19 Tahun 2026 mengatur bahwa setiap pedagang yang ingin berjualan di marketplace wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau dokumen legalitas usaha lainnya.

Baca Juga :  Review AC Portable GREE GPC-09P2, Solusi Pendingin Ruangan Praktis

Platform e-commerce berhak menolak pendaftaran merchant yang belum memiliki legalitas usaha. Meski demikian, pedagang masih dapat mendaftar apabila status perizinannya tercatat sebagai “Dalam Proses Legalisasi”.

3. Perlindungan Produk Lokal

Pemerintah juga memperkuat perlindungan terhadap produk dalam negeri melalui kewajiban platform memberikan ruang promosi yang lebih besar bagi produk lokal.

Marketplace diminta memberikan prioritas dalam algoritma pencarian, penempatan etalase, hingga program promosi agar produk buatan Indonesia lebih mudah ditemukan konsumen.

Selain itu, regulasi juga membatasi peredaran barang impor berharga murah yang tidak memenuhi persyaratan dokumen dan standar yang berlaku.

4. Larangan Perang Harga

Regulasi baru melarang praktik perang harga yang dinilai dapat menciptakan persaingan usaha tidak sehat.

Marketplace juga diwajibkan menerapkan transparansi terhadap seluruh biaya yang dikenakan kepada penjual, termasuk biaya administrasi, komisi platform, hingga potongan atas layanan tertentu.

Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnis di platform digital.

5. Media Sosial Tidak Boleh Berfungsi Sebagai E-Commerce

Aturan terbaru juga menegaskan bahwa platform media sosial tidak diperbolehkan menjalankan fungsi transaksi e-commerce secara langsung.

Media sosial tidak boleh memfasilitasi pembayaran dalam satu aplikasi, kecuali memiliki izin dan aplikasi yang terpisah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Bansos Tahap 3 Juli 2026 Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima Lewat HP

Ketentuan ini bertujuan memberikan batas yang jelas antara fungsi media sosial dan platform perdagangan elektronik.

Pemerintah Dorong Persaingan yang Sehat

Pemerintah berharap penerapan regulasi baru ini mampu menciptakan persaingan usaha yang lebih adil, meningkatkan kepatuhan perpajakan, melindungi produk lokal, serta memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha digital di Indonesia.

Dengan aturan yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2026 tersebut, seluruh marketplace dan pedagang online diharapkan segera menyesuaikan operasional mereka agar tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.


FAQ

Kapan aturan baru e-commerce mulai berlaku?
Regulasi mulai diterapkan secara resmi pada 1 Juli 2026.

Apa saja aturan baru yang diterapkan?
Meliputi pemungutan pajak pedagang online, kewajiban memiliki NIB, perlindungan produk lokal, larangan perang harga, dan pembatasan fungsi social commerce.

Apakah semua pedagang dikenai pajak?
Tidak. Pedagang dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun tidak dikenakan PPh final sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah pedagang wajib memiliki NIB?
Ya. Merchant wajib memiliki NIB atau legalitas usaha, meskipun masih dapat mendaftar apabila status perizinannya sedang dalam proses.

Apakah media sosial masih bisa menjadi tempat jual beli?
Media sosial tidak diperbolehkan memfasilitasi transaksi pembayaran langsung, kecuali memiliki izin dan aplikasi terpisah sesuai regulasi.

 

Berita Terkait

REDMI 17 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp2,899 Juta
Lenovo Legion Y700 Infinite: Tablet Gaming 8,4 Inci dengan OLED 165Hz
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Kategori, Bansos, dan Cara Mengetahui Statusnya
Apple Rilis Mac Mini M6 dan Mac Studio M5 Ultra, Ini Spesifikasinya
Suzuki e Sky Resmi Debut, Mobil Listrik Mungil Ini Punya Jarak Tempuh 310 Km
Xiaomi Rilis Mijia Smart Fish Tank 2 Pro, Akuarium Pintar Serba Otomatis
Daftar Motor Listrik yang Dapat Insentif 2026, Cek Merek dan Syaratnya
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:00 WIB

REDMI 17 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp2,899 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Lenovo Legion Y700 Infinite: Tablet Gaming 8,4 Inci dengan OLED 165Hz

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Kategori, Bansos, dan Cara Mengetahui Statusnya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Apple Rilis Mac Mini M6 dan Mac Studio M5 Ultra, Ini Spesifikasinya

Berita Terbaru

Teknologi

REDMI 17 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp2,899 Juta

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:00 WIB