Jerman dan Jepang Tersingkir Bersamaan di Piala Dunia 2026, Media Sosial Ramai Bahas “Rasa 1945”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OLAHRAGA – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan besar. Dua tim kuat, Jerman dan Jepang, harus mengakhiri perjalanan mereka pada hari yang sama setelah mengalami kekalahan dari lawan masing-masing.

Hasil tersebut langsung menjadi perbincangan luas di media sosial. Banyak warganet membuat berbagai meme dan candaan dengan menyebut momen itu sebagai “Piala Dunia rasa 1945”, mengacu pada sejarah kedua negara yang pernah menjadi sekutu dalam Perang Dunia II.

Meski demikian, istilah tersebut lebih banyak digunakan sebagai humor di media sosial dan tidak berkaitan dengan jalannya pertandingan.

Jerman Tersingkir Lewat Adu Penalti

Jerman menjadi tim pertama yang harus angkat koper dari turnamen setelah dikalahkan Paraguay melalui drama adu penalti.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim bermain imbang hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir tanpa pemenang sehingga laga ditentukan melalui adu penalti.

Paraguay akhirnya memastikan kemenangan sekaligus mencatatkan salah satu hasil mengejutkan pada Piala Dunia 2026.

Kekalahan tersebut juga menjadi catatan tersendiri bagi Der Panzer karena untuk pertama kalinya mereka kalah dalam adu penalti di ajang Piala Dunia.

Hasil ini memperpanjang performa kurang memuaskan Jerman dalam beberapa edisi terakhir. Setelah gagal lolos dari fase grup pada Piala Dunia 2018 dan 2022, kini mereka kembali gagal memenuhi target meski datang sebagai salah satu kandidat juara.

Baca Juga :  Juara Dunia Terima 50 Juta Dolar, Runner-up 33 Juta Dolar, Ini Total Dana yang Dikeluarkan FIFA untuk Piala Dunia 2026

Jepang Gagal Pertahankan Keunggulan atas Brasil

Tak lama setelah Jerman tersingkir, Jepang juga harus mengakhiri kiprahnya usai kalah dari Brasil.

Tim Samurai Biru sempat unggul lebih dahulu dan tampil percaya diri. Namun Brasil mampu bangkit pada babak berikutnya dengan membalikkan keadaan hingga memastikan kemenangan.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi sepak bola Asia mengingat Jepang selama beberapa tahun terakhir dikenal sebagai salah satu negara dengan perkembangan sepak bola paling konsisten.

Keberhasilan pembinaan usia muda, kualitas kompetisi domestik, hingga banyaknya pemain Jepang yang berkarier di kompetisi Eropa membuat mereka selalu diperhitungkan dalam turnamen internasional.

Ramai Candaan “Piala Dunia Rasa 1945”

Tersingkirnya Jerman dan Jepang pada hari yang sama memicu berbagai komentar kreatif dari warganet.

Sejumlah unggahan di media sosial mengaitkan momen tersebut dengan sejarah hubungan kedua negara pada masa Perang Dunia II. Meski demikian, sebagian besar unggahan tersebut berupa humor, meme, maupun candaan yang berkembang di kalangan penggemar sepak bola.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pertandingan sepak bola kerap memunculkan berbagai narasi budaya dan sejarah di luar aspek olahraga itu sendiri.

Piala Dunia 2026 Sarat Kejutan

Piala Dunia 2026 yang menggunakan format baru dengan melibatkan 48 negara menghadirkan persaingan yang semakin kompetitif.

Banyak tim nonunggulan mampu memberikan perlawanan sengit bahkan menyingkirkan negara-negara yang sebelumnya difavoritkan.

Baca Juga :  Pelatih Portugal Angkat Bicara Usai Disingkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026

Keberhasilan Paraguay mengalahkan Jerman menjadi salah satu bukti bahwa kualitas peserta semakin merata. Sementara Brasil kembali menunjukkan pengalaman dan mental juara saat mampu membalikkan keadaan menghadapi Jepang.

Bagi Jerman, hasil ini diperkirakan akan menjadi bahan evaluasi besar setelah turnamen usai. Sementara Jepang masih memiliki prospek cerah karena sebagian besar pemain intinya masih berada dalam usia produktif sehingga berpeluang tampil lebih kuat pada turnamen mendatang.

Piala Dunia 2026 kembali membuktikan bahwa sejarah besar sebuah tim tidak selalu menjadi jaminan untuk melaju jauh apabila gagal memanfaatkan peluang di lapangan.


FAQ

Mengapa Jerman tersingkir?
Jerman kalah dari Paraguay melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang hingga babak tambahan.

Mengapa Jepang gagal lolos?
Jepang sempat unggul, tetapi Brasil berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan.

Apa maksud istilah “Piala Dunia rasa 1945”?
Istilah tersebut merupakan candaan yang ramai di media sosial karena Jerman dan Jepang sama-sama tersingkir pada hari yang sama. Istilah itu merujuk pada sejarah kedua negara sebagai sekutu pada Perang Dunia II dan bukan istilah resmi FIFA.

Apakah format baru Piala Dunia memengaruhi persaingan?
Format 48 peserta membuat persaingan semakin ketat dan membuka peluang lebih besar bagi tim nonunggulan menciptakan kejutan.

Berita Terkait

Guardiola Ungkap Masa Sulit di Man City
Esports Nations Cup Riyadh Officially Postponed to November 2027: Reasons, Impact and What Comes Next
ASUS Oxiis E250G1: Kit Konversi Sepeda Jadi E-Bike, Ini Spesifikasi dan Harganya
Raja Salman Terbitkan 3 Dekrit, Arab Saudi Rombak Sejumlah Posisi Strategis
PM Anwar Ibrahim Dirawat, Kondisi Kesehatan Jadi Sorotan
Kekayaan Elon Musk Melonjak Lagi, Tembus Rp14.276 Triliun Berkat Saham SpaceX
Man City Comeback, Kalahkan Atletico Madrid 3-1 di Laga Pramusim Asia Tour 2026
Meta Didenda Rp10,12 Triliun, Instagram dan Facebook Wajib Batasi Remaja
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Guardiola Ungkap Masa Sulit di Man City

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Esports Nations Cup Riyadh Officially Postponed to November 2027: Reasons, Impact and What Comes Next

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:00 WIB

ASUS Oxiis E250G1: Kit Konversi Sepeda Jadi E-Bike, Ini Spesifikasi dan Harganya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Raja Salman Terbitkan 3 Dekrit, Arab Saudi Rombak Sejumlah Posisi Strategis

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:03 WIB

PM Anwar Ibrahim Dirawat, Kondisi Kesehatan Jadi Sorotan

Berita Terbaru