Jakarta-Harga Bitcoin (BTC) pada perdagangan Kamis, 25 Juni 2026, kembali bergerak di zona merah. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia tersebut diperdagangkan pada kisaran Rp1.066 miliar hingga Rp1.079 miliar atau sekitar 60.800 dolar AS, menandai masih kuatnya tekanan jual di pasar aset digital.
Pelemahan Bitcoin terjadi di tengah aksi investor institusi yang melakukan pengurangan kepemilikan serta sikap pelaku pasar yang memilih menunggu rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat. Data inflasi tersebut dipandang sebagai salah satu indikator utama yang menjadi acuan kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve.
Tidak hanya Bitcoin, mayoritas aset kripto utama juga bergerak melemah. Ethereum (ETH) diperdagangkan di kisaran Rp28,52 juta atau sekitar 1.627 dolar AS. Pergerakan Ethereum masih mengikuti sentimen global yang cenderung berhati-hati menjelang publikasi data ekonomi penting.
Sementara itu, Binance Coin (BNB) berada pada kisaran 561 hingga 572 dolar AS. Di sisi lain, stablecoin seperti USDT diperdagangkan sekitar Rp18.062, sedangkan USDC berada di kisaran Rp18.012. Harga kedua aset tersebut relatif stabil karena memang dirancang mengikuti nilai dolar Amerika Serikat.
Untuk aset kripto Solana (SOL), harga berada di kisaran Rp1,18 juta atau sekitar 69 dolar AS. Meski mengalami pelemahan, Solana masih menjadi salah satu aset digital yang banyak dipantau investor karena perkembangan ekosistem aplikasinya yang terus bertumbuh.
Analis menilai tekanan terhadap pasar kripto masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek apabila data inflasi Amerika Serikat lebih tinggi dari ekspektasi. Kondisi tersebut dapat memperkuat peluang suku bunga tetap tinggi sehingga mengurangi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang kripto.
Sebaliknya, apabila data ekonomi menunjukkan inflasi mulai melandai, pasar kripto berpeluang memperoleh sentimen positif. Investor biasanya akan kembali masuk ke aset berisiko ketika ekspektasi penurunan suku bunga meningkat.
Meski demikian, para pelaku pasar diingatkan agar tetap memperhatikan manajemen risiko. Harga aset kripto dikenal memiliki volatilitas tinggi sehingga dapat berubah signifikan dalam waktu singkat akibat sentimen ekonomi global, kebijakan moneter, maupun arus dana dari investor besar.
Daftar Harga Kripto Hari Ini 25 Juni 2026
Bitcoin (BTC): sekitar Rp1.066 miliar–Rp1.079 miliar
Ethereum (ETH): sekitar Rp28,52 juta
Binance Coin (BNB): 561–572 dolar AS
Tether (USDT): sekitar Rp18.062
USD Coin (USDC): sekitar Rp18.012
Solana (SOL): sekitar Rp1,18 juta
FAQ
1. Berapa harga Bitcoin hari ini, 25 Juni 2026?
Bitcoin diperdagangkan pada kisaran Rp1,066 miliar hingga Rp1,079 miliar per BTC.
2. Mengapa harga Bitcoin turun hari ini?
Pelemahan dipicu aksi jual investor besar dan sikap pasar yang menunggu rilis data inflasi PCE Amerika Serikat.
3. Bagaimana harga Ethereum hari ini?
Ethereum berada di kisaran Rp28,52 juta per koin.
4. Apakah pasar kripto sedang bearish?
Ya. Mayoritas aset kripto utama bergerak melemah sehingga pasar masih berada dalam tren bearish jangka pendek.
5. Apakah harga kripto bisa kembali naik?
Potensi kenaikan tetap ada apabila data ekonomi AS mendukung ekspektasi penurunan suku bunga dan minat investor terhadap aset berisiko kembali meningkat. Tim









