Cara Investasi Emas untuk Pemula agar Untung, Simak Strategi yang Tepat di 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Investasi emas masih menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai aset dari inflasi. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, harga emas cenderung memiliki daya tahan yang kuat dibandingkan beberapa instrumen investasi lainnya. Tidak heran jika banyak pemula mulai melirik logam mulia sebagai sarana investasi jangka panjang.

Bagi investor pemula, investasi emas menawarkan berbagai keunggulan. Selain mudah dipahami, risiko fluktuasinya relatif lebih rendah dibandingkan saham atau aset kripto. Emas juga memiliki likuiditas tinggi karena dapat dijual kembali kapan saja ketika membutuhkan dana darurat atau ingin mengambil keuntungan.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan tujuan investasi. Apakah emas dibeli untuk dana pendidikan, dana pensiun, membeli rumah, atau sekadar melindungi kekayaan dari inflasi. Dengan tujuan yang jelas, investor dapat menentukan jangka waktu investasi dan jumlah dana yang harus disisihkan setiap bulan.

Pemula juga perlu memahami jenis investasi emas yang tersedia saat ini. Pilihan paling populer adalah emas batangan, tabungan emas digital, dan emas fisik bersertifikat. Emas batangan umumnya cocok untuk investasi jangka panjang karena memiliki spread harga yang lebih stabil dibandingkan perhiasan emas yang dikenakan biaya pembuatan.

Baca Juga :  Emas Antam Mengkilap! Harga Naik Tajam, Buyback Ikut Menguat

Salah satu strategi yang banyak digunakan adalah metode dollar cost averaging (DCA), yaitu membeli emas secara rutin dalam jumlah tertentu setiap bulan tanpa memperhatikan kondisi harga. Cara ini membantu mengurangi risiko membeli pada harga puncak sekaligus membangun kebiasaan investasi secara konsisten.

Selain itu, penting untuk membeli emas dari lembaga atau penjual terpercaya. Pastikan emas memiliki sertifikat resmi dan mudah dijual kembali. Investor juga harus memperhatikan biaya penyimpanan jika memilih emas fisik. Alternatifnya, tabungan emas digital dapat menjadi pilihan yang lebih praktis karena tidak memerlukan tempat penyimpanan khusus.

Kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah berharap keuntungan besar dalam waktu singkat. Padahal, emas lebih cocok dijadikan instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. Dalam periode yang lebih lama, kenaikan harga emas cenderung mampu mengimbangi inflasi dan menjaga daya beli aset yang dimiliki investor.

Di tahun 2026, investasi emas tetap menjadi salah satu pilihan menarik bagi pemula yang ingin membangun portofolio investasi yang lebih aman. Dengan strategi pembelian rutin, memilih produk resmi, serta berinvestasi secara disiplin, peluang memperoleh keuntungan jangka panjang dari emas akan semakin besar.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun Rp32.000, Peluang Cuan Investasi Emas atau Saat Tepat Diversifikasi ke Deposito dan Obligasi?

Tips Agar Investasi Emas Lebih Menguntungkan

  • Beli emas secara rutin setiap bulan.
  • Fokus pada investasi jangka panjang minimal 3–5 tahun.
  • Pilih emas batangan bersertifikat resmi.
  • Hindari membeli emas saat kebutuhan dana mendesak.
  • Simpan emas di tempat aman atau gunakan layanan penyimpanan resmi.
  • Diversifikasikan investasi dengan instrumen lain untuk mengurangi risiko.

FAQ

Apakah investasi emas cocok untuk pemula?
Ya. Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang mudah dipahami dan memiliki risiko relatif lebih rendah.

Berapa modal awal investasi emas?
Saat ini investasi emas digital bisa dimulai dari puluhan ribu rupiah, sedangkan emas batangan dapat dibeli mulai dari ukuran kecil seperti 0,5 gram atau 1 gram.

Kapan waktu terbaik membeli emas?
Strategi terbaik adalah membeli secara rutin tanpa mencoba menebak harga pasar.

Apakah harga emas selalu naik?
Tidak selalu. Harga emas bisa naik dan turun dalam jangka pendek, tetapi cenderung meningkat dalam jangka panjang.

Mana yang lebih baik, emas fisik atau digital?
Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Emas fisik cocok untuk kepemilikan langsung, sementara emas digital lebih praktis dan mudah diakses. Tim

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Menguat, Saham MEDC, AKRA, dan DEWA Melesat, Simak Rekomendasi Saham serta Prospek Investasi 2026
Harga Buyback Emas Antam Naik Hari Ini 23 Juli 2026, Saat Tepat Jual atau Masih Layak Disimpan?
Top CRM Software Compared in 2026: Best CRM Platforms for Sales, Marketing, and Business Growth
Best Car Insurance Companies in the USA (2026 Guide): Compare Rates, Coverage, Discounts & Save Up to $1,200 Per Year
Cara Mengatur Keuangan agar Bisa Menabung Rp100 Juta, Panduan Lengkap untuk Pemula
Kurs Ringgit ke Rupiah Hari Ini 22 Juli 2026, 1 MYR Berapa Rupiah? Cek Nilai Tukar Terbaru
Daftar Pinjol Legal OJK Terbaru 2026, Cek Platform Resmi agar Terhindar dari Pinjaman Ilegal
Cara Membeli UC PUBG dengan DANA, GoPay, OVO, BRImo
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:17 WIB

IHSG Hari Ini Menguat, Saham MEDC, AKRA, dan DEWA Melesat, Simak Rekomendasi Saham serta Prospek Investasi 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:00 WIB

Top CRM Software Compared in 2026: Best CRM Platforms for Sales, Marketing, and Business Growth

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:02 WIB

Best Car Insurance Companies in the USA (2026 Guide): Compare Rates, Coverage, Discounts & Save Up to $1,200 Per Year

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:42 WIB

Cara Mengatur Keuangan agar Bisa Menabung Rp100 Juta, Panduan Lengkap untuk Pemula

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:02 WIB

Kurs Ringgit ke Rupiah Hari Ini 22 Juli 2026, 1 MYR Berapa Rupiah? Cek Nilai Tukar Terbaru

Berita Terbaru