Gojek Resmi Hentikan Skema Langganan GoRide Hemat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – PT GoTo Gojek Tokopedia (GoTo) melalui layanan Gojek resmi menghentikan skema langganan untuk layanan GoRide Hemat yang sebelumnya diterapkan kepada mitra pengemudi. Kebijakan baru ini akan mengubah sistem operasional menjadi skema bagi hasil sebesar 8 persen, serupa dengan layanan GoRide reguler.

Keputusan tersebut disampaikan Direktur Utama atau CEO GoTo, Hans Patuwo, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Hans menjelaskan, skema langganan GoRide Hemat pertama kali diuji coba secara terbatas pada November 2025. Setelah mendapatkan respons awal, program tersebut kemudian diperluas ke seluruh wilayah Indonesia pada Februari 2026.

“Pada November 2025, Gojek memulai uji coba terbatas skema langganan GoRide Hemat bagi mitra pengemudi, lalu diperluas secara nasional pada Februari 2026,” ujar Hans.

Baca Juga :  Skema Bagi Hasil Ojol Berubah, GoTo Mulai Kurangi Ketergantungan pada Gojek

Namun setelah berjalan selama kurang lebih tiga bulan, perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program tersebut, khususnya terkait dampaknya terhadap kesejahteraan mitra pengemudi.

Dari hasil evaluasi itu, GoTo menilai skema langganan memerlukan keseimbangan yang lebih baik agar pendapatan mitra pengemudi tetap terjaga.

Karena itu, perusahaan memutuskan untuk menghentikan program tersebut dalam waktu dekat dan menggantinya dengan mekanisme pembagian pendapatan yang lebih sederhana.

Ke depan, layanan GoRide Hemat akan mengikuti sistem bagi hasil sebesar 8 persen, sama seperti skema yang diterapkan pada layanan GoRide reguler.

Perubahan ini juga diperkirakan membawa dampak terhadap tarif pengguna. Meski demikian, perusahaan menegaskan penyesuaian harga hanya akan dilakukan secara terbatas.

Hans menegaskan bahwa perusahaan tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan layanan transportasi daring.

Baca Juga :  Aturan Baru Marketplace Segera Terbit, Toko Online Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Admin Sembarangan

“Khusus layanan GoRide Hemat akan ada penyesuaian harga secara sangat terbatas. Penyesuaian dilakukan secara terukur dan tetap mengutamakan keterjangkauan masyarakat,” jelasnya.

Pihak perusahaan juga meminta pengguna memahami bahwa perubahan tersebut bertujuan mendukung peningkatan kesejahteraan para mitra pengemudi.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama GoTo, Chaterine Hindra Sutjahyo, mengatakan implementasi sistem baru masih menunggu detail aturan dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026.

Menurutnya, perusahaan masih terus berkoordinasi dan berdialog dengan berbagai pihak agar pelaksanaan kebijakan dapat dilakukan secara menyeluruh dan tidak bertahap.

Kebijakan ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi keseimbangan antara tarif pengguna, pendapatan pengemudi, dan strategi bisnis layanan transportasi online di Indonesia.

Berita Terkait

38.796 Rekening Judol Diblokir, OJK Minta Bank Telusuri NIK Pemilik
17 Pejabat Kemenkeu Dilantik Suahasil, Ini Daftar Lengkap dan Jabatannya
Google Mulai Bayar Penerbit Konten, Nilainya Bisa Capai Rp17 Miliar
Diskon Motor Listrik Honda Oktober 2026, CUV e: Dapat Potongan hingga Rp24 Juta
BSU 2026 Rp900.000: Ini Link Resmi dan Cara Cek Penerima Pakai NIK
Lelang Properti BRI 2026 Dibuka, Ada Rumah hingga Apartemen di 74 Lokasi
Cara Melunasi Pinjol dengan Cepat: 8 Langkah agar Utang Tidak Makin Berat
Noah Shinn, Drop Out 23 Tahun yang Bikin Startup AI Bernilai Rp179 Triliun
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:06 WIB

38.796 Rekening Judol Diblokir, OJK Minta Bank Telusuri NIK Pemilik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00 WIB

17 Pejabat Kemenkeu Dilantik Suahasil, Ini Daftar Lengkap dan Jabatannya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Google Mulai Bayar Penerbit Konten, Nilainya Bisa Capai Rp17 Miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Diskon Motor Listrik Honda Oktober 2026, CUV e: Dapat Potongan hingga Rp24 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BSU 2026 Rp900.000: Ini Link Resmi dan Cara Cek Penerima Pakai NIK

Berita Terbaru