Samsung Hentikan Penjualan TV dan Elektronik di China

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, dikabarkan resmi menghentikan penjualan sejumlah produk elektronik rumah tangga di pasar China. Kebijakan tersebut mulai berlaku dalam beberapa waktu terakhir dan menjadi sorotan industri teknologi global.

Langkah ini dilakukan di tengah ketatnya persaingan dengan merek lokal China serta meningkatnya tekanan biaya akibat kebijakan tarif perdagangan internasional.

Produk yang terdampak penghentian penjualan meliputi televisi (TV), monitor, pendingin ruangan (AC), lemari es, mesin cuci, sistem audio, proyektor, hingga penyedot debu.

Persaingan Ketat dengan Merek Lokal China

Pasar elektronik China dalam beberapa tahun terakhir memang mengalami persaingan yang semakin agresif. Merek lokal seperti TCL dan sejumlah produsen domestik lainnya terus memperluas dominasi mereka di sektor televisi dan perangkat rumah tangga.

Samsung disebut mengalami tekanan besar terutama pada lini bisnis TV dan elektronik konsumen yang mengalami penurunan performa serta kerugian berkelanjutan.

Baca Juga :  Samsung One UI 8.5 Resmi Dirilis, Fitur Galaxy AI Baru Jadi Senjata HP Premium 2026

Padahal, Samsung masih tercatat sebagai salah satu produsen TV terbesar di dunia. Namun posisi tersebut mulai mendapat tantangan serius dari perusahaan teknologi asal China yang menawarkan harga kompetitif dan inovasi produk yang cepat.

Dampak Kebijakan Tarif Perdagangan

Selain faktor persaingan, ketidakpastian kebijakan perdagangan global juga disebut menjadi salah satu alasan utama langkah Samsung.

Kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat di era Presiden Donald Trump dinilai ikut memberi tekanan pada rantai pasok dan biaya operasional industri elektronik global.

Situasi tersebut membuat sejumlah perusahaan teknologi melakukan evaluasi ulang terhadap strategi bisnis di beberapa negara, termasuk China.

Smartphone Samsung Tetap Dijual di China

Meski menghentikan penjualan sejumlah perangkat elektronik rumah tangga, Samsung dikabarkan masih akan mempertahankan bisnis smartphone di pasar China.

Namun demikian, sektor ponsel pintar juga menghadapi persaingan ketat dari produsen lokal seperti Xiaomi, Huawei, Oppo, dan Vivo yang memiliki pangsa pasar besar di negara tersebut.

Baca Juga :  Google Pakai AI Gemini untuk Blokir Iklan Berbahaya, 99% Disaring Sebelum Tayang!

Bisnis Chip AI Jadi Penopang Samsung

Di tengah tekanan pada sektor elektronik konsumen, Samsung justru mencatat pertumbuhan kuat di bisnis semikonduktor dan chip memori.

Permintaan tinggi terhadap teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) disebut menjadi faktor utama peningkatan laba perusahaan.

Kebutuhan global terhadap chip AI, server, dan memori berkapasitas tinggi terus meningkat seiring perkembangan industri teknologi dan pusat data dunia.

Samsung Siapkan Dukungan untuk Mitra dan Konsumen

Samsung menyatakan akan mengambil langkah untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan dan mitra bisnis yang terdampak kebijakan tersebut.

Perusahaan juga disebut sedang mengevaluasi bentuk dukungan yang tepat bagi jaringan distribusi dan partner bisnis di pasar China.

Keputusan ini menjadi sinyal perubahan strategi Samsung dalam menghadapi dinamika industri elektronik global yang semakin kompetitif.

Berita Terkait

Canggih! Hongqi EHS7 Pakai Sunroof Tenaga Surya Berbasis Perovskit
5 Laptop Ringan untuk Kuliah 2026, Harga Mulai Rp5 Jutaan
BYD Siapkan MPV Listrik Ocean V, Bawa Konsep Camping dan Teknologi Canggih
Diskon Rp2,5 Juta Huawei Pura 90s Pro Max dengan BRI, Ini Syaratnya
Samsung P9 dan P7 Hadir dengan USB4, Kapasitas hingga 8TB
Harga dan Spesifikasi Redmi Note 17 Pro Max 5G, Baterai Jumbo 10.000 mAh
Garmin Fenix 9 Pro Resmi Meluncur, Punya Komunikasi Satelit dan Baterai hingga 57 Hari
Galaxy S26 Ultra Jadi HP Android Terlaris Dunia, Ini Daftar Lengkapnya
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Canggih! Hongqi EHS7 Pakai Sunroof Tenaga Surya Berbasis Perovskit

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:07 WIB

5 Laptop Ringan untuk Kuliah 2026, Harga Mulai Rp5 Jutaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:00 WIB

BYD Siapkan MPV Listrik Ocean V, Bawa Konsep Camping dan Teknologi Canggih

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Diskon Rp2,5 Juta Huawei Pura 90s Pro Max dengan BRI, Ini Syaratnya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Samsung P9 dan P7 Hadir dengan USB4, Kapasitas hingga 8TB

Berita Terbaru

Teknologi

5 Laptop Ringan untuk Kuliah 2026, Harga Mulai Rp5 Jutaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 11:07 WIB