Jakarta-Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Senin, 28 September 2026. Rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Pada pukul 09.05 WIB, rupiah tercatat berada di level Rp17.968 per dolar AS. Angka tersebut melemah 65 poin atau sekitar 0,36 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Tekanan terhadap rupiah terjadi ketika dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang Asia. Investor juga mencermati perkembangan ekonomi AS dan situasi geopolitik global.
Data ekonomi AS menjadi salah satu perhatian utama pasar. Penjualan barang tahan lama tercatat lebih baik dibandingkan perkiraan pasar.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Imbal hasil obligasi AS juga kembali meningkat dan memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang.
Pada perdagangan pagi, sejumlah mata uang Asia ikut melemah. Won Korea Selatan turun 0,56 persen, baht Thailand melemah 0,39 persen, sedangkan yen Jepang turun 0,29 persen terhadap dolar AS.
Ringgit Malaysia melemah 0,15 persen. Dolar Singapura turun 0,09 persen, peso Filipina melemah 0,05 persen, dan yuan China turun 0,03 persen. Rupee India menjadi salah satu mata uang yang menguat.
Selain faktor dolar AS, pergerakan harga minyak dunia turut menjadi perhatian pasar. Harga WTI berada di sekitar US$94,15 per barel, sedangkan Brent menembus US$103,20 per barel.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah masih berpotensi bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari ini.
Menurut proyeksinya, rupiah berpeluang bergerak pada kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.
Pergerakan rupiah penting diperhatikan karena berdampak pada harga barang impor, biaya perjalanan ke luar negeri, pembayaran utang valuta asing, hingga harga sejumlah komoditas.
Bagi masyarakat yang membutuhkan dolar AS, perubahan kurs juga dapat memengaruhi biaya transaksi. Karena itu, informasi kurs dolar AS hari ini menjadi salah satu data yang banyak dicari ketika rupiah bergerak volatil.
Data Kurs Rupiah Hari Ini
- USD/IDR: Rp17.968 per dolar AS
- Perubahan: melemah 0,36 persen
- Penurunan: 65 poin
- Perkiraan perdagangan: Rp17.900-Rp18.000 per dolar AS
- WTI: sekitar US$94,15 per barel
- Brent: sekitar US$103,20 per barel
Pergerakan rupiah sepanjang hari masih dapat berubah mengikuti perkembangan dolar AS, data ekonomi global, harga minyak, yield obligasi AS, serta sentimen geopolitik.
Karena itu, angka Rp17.968 merupakan posisi pembukaan, bukan kurs penutupan perdagangan hari ini. (*)
Editor : Fanda Yosephta









