Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik antara Indonesia dan Amerika Serikat di Washington, D.C., Kamis (19/02/2026). Kesepakatan ini disebut sebagai langkah strategis yang menandai babak baru hubungan ekonomi kedua negara.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas progres cepat yang dicapai tim negosiasi. Mereka menegaskan komitmen kuat untuk segera mengimplementasikan poin-poin utama dalam perjanjian, yang dirancang untuk memperkuat keamanan ekonomi dan memperluas peluang perdagangan.

Perjanjian ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional masing-masing negara melalui peningkatan akses pasar, penguatan investasi, serta stabilitas rantai pasok. Selain itu, kesepakatan tersebut dinilai berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas dan kemakmuran ekonomi global.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Bersihkan Danau Sipin, Dukung Arahan Presiden Prabowo

Kedua Kepala Negara juga menginstruksikan para menteri dan pejabat terkait untuk mengambil langkah lanjutan guna memastikan implementasi berjalan efektif dan tepat waktu. Koordinasi lintas sektor akan difokuskan pada aspek teknis, regulasi, dan pengawasan pelaksanaan.

Penandatanganan perjanjian ini menjadi simbol meningkatnya kepercayaan strategis Indonesia–AS. Momentum tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra penting Amerika Serikat, khususnya dalam kerja sama ekonomi di kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga :  WHO Tanggapi AS Keluar dari Organisasi

Pengamat menilai, kesepakatan perdagangan timbal balik ini dapat membuka ruang kolaborasi baru di sektor industri, teknologi, energi, dan pertanian. Dunia usaha di kedua negara pun diharapkan merespons positif peluang yang tercipta.

Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, Indonesia dan Amerika Serikat menegaskan arah kemitraan yang lebih erat, stabil, dan berorientasi jangka panjang. Implementasi konkret akan menjadi kunci keberhasilan manfaat ekonomi yang dijanjikan. (***)

Sumber Berita: Setpres

Berita Terkait

Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran
Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung AS, Ini Sikap Pemerintah Indonesia
Trump Umumkan Tarif Global 10% Setelah Kalah di Mahkamah Agung AS
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Trump
Rumah Penuh Sampah Jadi Rebutan dan Laku Rp 21,5 Miliar
Gaji dan Fasilitas Presiden Amerika Serikat: Angka Fantastis, Apa Saja yang Didapat?
Trump Puji Prabowo di Board of Peace: “Saya Tak Ingin Melawannya”
Pola Tidur Warga di Negara Tanpa Malam: Norwegia, Finlandia, dan Islandia
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:32 WIB

Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:07 WIB

Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung AS, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:53 WIB

Trump Umumkan Tarif Global 10% Setelah Kalah di Mahkamah Agung AS

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:43 WIB

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Trump

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:58 WIB

Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS

Berita Terbaru