MERANGIN – Nurul Anggraini Pratiwi, putri dari almarhum Budi Vrihaspati Jauhari, menerima penghargaan dari Bupati Merangin, H. M. Syukur, atas perannya dalam proses pembebasan dan penjemputan Bilqis dari kawasan Suku Anak Dalam (SAD).
Upacara penyerahan penghargaan tersebut berlangsung pada Rapat Koordinasi Pembentukan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) atau Ruang Bersama Indonesia (RBI), Kamis (20/11/2025).
Selain Nurul, dua rekannya—Azrul Affandi dan Husnul Hotim—juga mendapatkan penghargaan serupa.
Mereka merupakan tim dari Sub Bidang Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (SAD) yang bekerja langsung di lapangan saat proses evakuasi Bilqis di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam.
Bupati Syukur menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi ketiga staf tersebut.
“Penghargaan ini bentuk terima kasih saya sebagai bupati. Saya melihat mereka bekerja dengan dedikasi luar biasa,” ujar Syukur.
Menurutnya, keberhasilan penjemputan Bilqis tidak lepas dari kemampuan komunikasi tim saat berinteraksi dengan masyarakat SAD sehingga proses berlangsung damai tanpa memicu konflik.
“Mereka menyelamatkan Bilqis dengan penuh kedamaian dan tanggung jawab,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Syukur juga mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Merangin pada tahun 2026.
Sekolah berkonsep asrama gratis tersebut akan memprioritaskan penerimaan anak-anak Suku Anak Dalam.
Pemerintah daerah menargetkan pendidikan yang setara bagi seluruh anak di Kabupaten Merangin.
“Mereka harus punya kesempatan yang sama untuk sukses, agar Indonesia menjadi negara yang maju dan makmur,” tegas Syukur.(fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Dedi Dora








