Miris! Anak SD di Kerinci Luka Parah Akibat Bullying di Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI — Kisah memilukan datang dari SDN 19 Pulau Sangkar, Kabupaten Kerinci. Seorang orang tua siswa mencurahkan isi hatinya di media sosial. Setelah anaknya menjadi korban kekerasan di sekolah. Bahkan tangannya hampir putus akibat digigit teman sekelas.

Dalam unggahannya, orang tua korban mengungkapkan rasa kecewa dan marah karena tindakan itu bukan yang pertama terjadi.

“Anak saya pulang dengan luka di tangan, digigit teman sekelas sampai berdarah dan harus dirawat,” tulisnya pilu.

Baca Juga :  Terobos Hujan, Bupati Monadi Resmikan Jalan 26 Km Pungut Mudik–Sungai Kuning

Lebih miris lagi, korban disebut sudah beberapa kali mengalami kejadian serupa, namun tidak ada tindakan tegas dari pihak sekolah.

“Apakah sekolah tidak tahu? Atau sengaja membiarkan?” tulisnya lagi.

Situasi semakin memicu emosi publik setelah muncul dugaan bahwa pelaku merupakan anak salah satu guru di sekolah itu.

Alih-alih meminta maaf, keluarga pelaku disebut menawarkan uang Rp50 ribu untuk “menyelesaikan” masalah.
“Tidak ada itikad baik, hanya ingin menutup aib,” tegas orang tua korban.

Baca Juga :  Menunggu Monadi-Murison, Isu Pelantikan Kepsek SD dan SMP Kerinci Makin Santer

Kasus ini pun menjadi sorotan luas dan memunculkan pertanyaan besar tentang tanggung jawab lembaga pendidikan dalam melindungi siswa dari kekerasan.

“Sekolah seharusnya tempat anak belajar sopan santun, bukan tempat mereka disakiti,” tulisnya dengan nada kecewa.

Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci segera turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter tidak hanya diajarkan, tapi harus dicontohkan, terutama oleh tenaga pendidik.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Mantan Wartawan dan Mantan Anggota DPRD, Calon Kuat Dirut PDAM Kerinci. Ini Profilnya
Buyer Eropa Bidik Kayu Manis Kerinci, Peluang Ekspor Langsung Terbuka
Pipa Induk Bocor, Perumda Tirta Sakti Hentikan Sementara Aliran Air di Siulak hingga Semurup
Mensediar Raih Nilai Tertinggi, Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci Masuk Wawancara Akhir
Inflasi Kerinci September 2026 Capai 0,70 Persen, Harga Cabai Merah Jadi Biang Kerok
Ketua dan Sekretaris Tim Pemenangan Monadi-Murison Masuk Bursa Dirut PDAM Kerinci
Resmi Ditutup, Festival Kopi Kerinci 2026 Sukses Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal ke Pasar Dunia
Festival Kopi Kerinci 2026 Resmi Dibuka, Bupati Monadi Dorong Kopi Lokal Naik Kelas dan Unjuk Kualitas
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Mantan Wartawan dan Mantan Anggota DPRD, Calon Kuat Dirut PDAM Kerinci. Ini Profilnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Buyer Eropa Bidik Kayu Manis Kerinci, Peluang Ekspor Langsung Terbuka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Pipa Induk Bocor, Perumda Tirta Sakti Hentikan Sementara Aliran Air di Siulak hingga Semurup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi, Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci Masuk Wawancara Akhir

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Inflasi Kerinci September 2026 Capai 0,70 Persen, Harga Cabai Merah Jadi Biang Kerok

Berita Terbaru