Livin’ by Mandiri Melesat, Layani 1.700 Transaksi per Jam hingga Semester I 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan digitalnya. Aplikasi Livin’ by Mandiri kini mampu melayani rata-rata sekitar 1.700 transaksi per jam, seiring meningkatnya jumlah pengguna dan aktivitas transaksi sepanjang semester I 2026.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan hingga akhir semester pertama 2026, jumlah pengguna Livin’ by Mandiri telah melampaui 41 juta nasabah. Peningkatan tersebut diikuti oleh lonjakan frekuensi transaksi yang memperkuat posisi Livin’ sebagai salah satu aplikasi perbankan digital terbesar di Indonesia.

Menurut Novita, pertumbuhan transaksi digital memberikan dampak besar terhadap efisiensi operasional perseroan. Livin’ kini menangani rata-rata sekitar 11.500 transaksi setiap hari, atau setara sekitar 1.700 transaksi setiap jam. Jika seluruh transaksi tersebut dilakukan secara konvensional melalui kantor cabang, biaya operasional yang harus ditanggung perusahaan akan jauh lebih besar.

Tidak hanya Livin’, platform digital Kopra by Mandiri juga menunjukkan perkembangan positif. Hingga semester I 2026, platform tersebut telah melayani sekitar 354 ribu pengguna, dengan sekitar 84 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini memperlihatkan semakin luasnya pemanfaatan layanan digital Bank Mandiri oleh sektor produktif.

Baca Juga :  Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.868 per Dolar AS, Sentimen MSCI Jadi Sorotan

Untuk memperkuat ekosistem digital, Bank Mandiri juga menghadirkan sejumlah inovasi baru pada aplikasi Livin’. Beberapa fitur terbaru meliputi KSM Emas, yang memungkinkan deposito dijadikan agunan pinjaman, Fasilitas Kredit Agunan Deposito, serta Livin’ Next G, layanan yang dirancang untuk mengenalkan budaya menabung kepada anak sejak dini.

Transformasi digital tersebut turut menopang kinerja keuangan perseroan. Sepanjang semester I 2026, Bank Mandiri membukukan Return on Equity (ROE) sebesar 24,3 persen dan Return on Assets (ROA) sebesar 17,5 persen, mencerminkan profitabilitas yang tetap kuat di tengah meningkatnya investasi pada layanan digital.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri juga tumbuh 17,1 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata industri perbankan nasional dan menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bank Mandiri.

Pencapaian ini mempertegas strategi transformasi digital Bank Mandiri dalam meningkatkan pengalaman nasabah, memperluas layanan keuangan digital, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Dengan basis pengguna yang terus bertambah dan inovasi fitur yang berkelanjutan, Livin’ by Mandiri diproyeksikan akan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan bisnis perseroan pada tahun 2026.

Baca Juga :  Toyota Hadirkan Vios, Yaris Cross, dan Alphard Hybrid di IIMS 2026

FAQ

1. Berapa transaksi yang dilayani Livin’ by Mandiri saat ini?
Sekitar 1.700 transaksi per jam atau rata-rata 11.500 transaksi per hari.

2. Berapa jumlah pengguna Livin’ by Mandiri?
Hingga semester I 2026, Livin’ telah digunakan oleh lebih dari 41 juta nasabah.

3. Apa fitur terbaru Livin’ by Mandiri?
Fitur baru meliputi KSM Emas, Kredit Agunan Deposito, dan Livin’ Next G untuk edukasi menabung bagi anak.

4. Bagaimana perkembangan Kopra by Mandiri?
Platform tersebut melayani sekitar 354 ribu pengguna, dengan 84 persen merupakan pelaku UMKM.

5. Bagaimana kinerja Bank Mandiri pada semester I 2026?
Bank Mandiri mencatat ROE 24,3 persen, ROA 17,5 persen, dan pertumbuhan DPK 17,1 persen secara tahunan. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Bunga KPR BRI Mulai 0,31% Oktober 2026, Cek Promo, Syarat, dan Risiko Cicilan Naik
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Oktober 2026 Anjlok, Cek Daftar Harga 24 Karat hingga 9 Karat
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Terbaru di Pegadaian Hari Ini 24 Oktober 2026, Cek Harga 1 Gram
Harga Emas Antam Terbaru di Pegadaian Hari Ini 24 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Rp2,579 Juta
IHSG Menguat 4,9% Sepekan, Transaksi Harian Tembus Rp20,34 Triliun, Investor Asing Masih Jual Saham
KUR Paling Cepat Cair 2026: Bandingkan BRI, Mandiri, dan BNI Sebelum Mengajukan
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.078 per Dolar AS, Harga Energi Jadi Sorotan
IHSG Hari Ini 23 Oktober 2026 Menguat 0,95%, Saham BBRI, BMRI, TLKM dan ASII Naik
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Bunga KPR BRI Mulai 0,31% Oktober 2026, Cek Promo, Syarat, dan Risiko Cicilan Naik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Oktober 2026 Anjlok, Cek Daftar Harga 24 Karat hingga 9 Karat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Harga Emas Antam Terbaru di Pegadaian Hari Ini 24 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Rp2,579 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:44 WIB

IHSG Menguat 4,9% Sepekan, Transaksi Harian Tembus Rp20,34 Triliun, Investor Asing Masih Jual Saham

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:00 WIB

KUR Paling Cepat Cair 2026: Bandingkan BRI, Mandiri, dan BNI Sebelum Mengajukan

Berita Terbaru