Jalur Merangin ke Kerinci Terdampak Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH-Akses jalan penghubung antara Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci dilaporkan mengalami gangguan akibat adanya beberapa titik longsor yang terjadi di Desa Birun, Kecamatan Pangkalan Jambu. Informasi ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang hendak melintas di jalur tersebut, terutama menjelang arus mobilitas yang meningkat.

Berdasarkan laporan warga, kondisi jalan di sejumlah titik terlihat tertutup material longsoran berupa tanah dan bebatuan. Situasi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati karena risiko kecelakaan meningkat, terutama bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Warga Sungai Penuh, Devi Haryadi, menyampaikan bahwa pengguna jalan diimbau untuk selalu waspada saat melintas di kawasan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya mengurangi kecepatan demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Baca Juga :  Mirip Trek Crosser, Jalan Sungai Abu Kerinci Jadi Ujian Nyali Pengendara

Selain itu, kondisi jalan yang licin akibat tanah longsor juga berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir. Terlebih jika hujan kembali turun, dikhawatirkan longsor susulan bisa saja terjadi dan memperparah situasi di lapangan.

Pengendara disarankan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Hal ini penting untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi saat melintasi jalur rawan bencana tersebut.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk selalu memperhatikan informasi terbaru dari pihak berwenang terkait kondisi jalan. Jika memungkinkan, pengguna jalan dapat mencari jalur alternatif guna menghindari area yang terdampak longsor.

Baca Juga :  Bahasa Kerinci Punya Keragaman Dialek Paling Kaya di Sumatra

Peran pemerintah daerah dan instansi terkait sangat diharapkan dalam penanganan cepat terhadap titik longsor tersebut. Upaya pembersihan material serta pengamanan jalur menjadi langkah penting agar akses transportasi bisa kembali normal.

Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diharapkan lebih meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri untuk melintas jika kondisi dinilai berbahaya. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. (fyo)

Berita Terkait

Sambut Idulfitri 1447 H, Bupati dan Walikota Ikut Patroli Gabungan di Sejumlah Titik
Daftar Khatib dan Imam Salat Idul Fitri 2026 di Sungai Penuh, Digelar Pukul 07.00 WIB
Muhammadiyah Sungai Penuh Gelar Salat Id 2026, Ribuan Jamaah Padati Masjid Baiturrahman
Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Warga Jambi Ikuti Keputusan Pemerintah
Pemkot dan DPRD Sungai Penuh Gelar Buka Bersama, Perkuat Sinergi Pembangunan
Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Sholat Idul Fitri 2026, Ini Hasil Rapatnya
Aksi Sosial Tahunan, LSM Semut Merah Berbagi dengan Anak Yatim
5 Luka Ringan Akibat Tabrakan Tiga Kendaraan di Sungai Penuh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:54 WIB

Sambut Idulfitri 1447 H, Bupati dan Walikota Ikut Patroli Gabungan di Sejumlah Titik

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:00 WIB

Jalur Merangin ke Kerinci Terdampak Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:00 WIB

Daftar Khatib dan Imam Salat Idul Fitri 2026 di Sungai Penuh, Digelar Pukul 07.00 WIB

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:00 WIB

Muhammadiyah Sungai Penuh Gelar Salat Id 2026, Ribuan Jamaah Padati Masjid Baiturrahman

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:00 WIB

Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Warga Jambi Ikuti Keputusan Pemerintah

Berita Terbaru