Jakarta – Peta persaingan menuju gelar juara dunia akhirnya mulai terlihat setelah FIFA resmi mengumumkan hasil pembagian grup Piala Dunia 2026. Turnamen sepak bola terbesar di dunia yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu akan menjadi edisi paling bersejarah karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara peserta.
Format baru tersebut membuat persaingan semakin sengit. Jika sebelumnya hanya diikuti 32 tim, kini sebanyak 48 negara terbaik dari berbagai benua akan bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola. Hasil undian grup pun langsung menjadi perhatian jutaan penggemar karena menghadirkan sejumlah duel menarik sejak fase awal kompetisi.
Piala Dunia 2026 akan menggunakan 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Nantinya juara grup, runner-up grup, serta delapan tim peringkat ketiga terbaik berhak melaju ke babak 32 besar. Sistem ini membuat peluang lolos lebih terbuka, namun di sisi lain setiap pertandingan tetap memiliki arti penting karena selisih poin yang tipis bisa menentukan nasib sebuah negara.
Salah satu grup yang langsung mencuri perhatian adalah Grup L yang dihuni Inggris, Kroasia, Ghana, dan Panama. Banyak pengamat menyebut grup ini sebagai kandidat kuat “grup neraka” karena mempertemukan sejumlah tim yang memiliki kualitas kompetitif. Inggris datang sebagai salah satu favorit juara dengan skuad bertabur bintang yang bermain di liga-liga top Eropa. Namun Kroasia memiliki pengalaman luar biasa di turnamen besar, termasuk menjadi finalis Piala Dunia 2018 dan semifinalis pada edisi 2022.
Ghana juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Wakil Afrika tersebut dikenal sering menghadirkan kejutan saat tampil di Piala Dunia. Sementara Panama yang berstatus underdog berpotensi menjadi pengganggu yang bisa mengubah peta persaingan grup. Situasi ini membuat Grup L diprediksi menjadi salah satu grup paling menarik untuk disaksikan sepanjang fase penyisihan.
Di sisi lain, Brasil yang selalu menjadi kandidat juara tergabung dalam Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Sekilas Brasil tampak menjadi unggulan mutlak. Namun keberadaan Maroko membuat grup ini tidak bisa dianggap mudah. Tim asal Afrika tersebut berhasil menciptakan sejarah saat mencapai semifinal Piala Dunia 2022 dan membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan tim-tim elite Eropa.
Pertandingan Brasil melawan Maroko diperkirakan menjadi laga penentuan juara grup sekaligus salah satu duel paling menarik di fase penyisihan. Sementara Skotlandia yang kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia juga memiliki potensi memberikan kejutan. Haiti yang berstatus nonunggulan akan mencoba mencuri poin dan menciptakan kisah sensasional.
Juara bertahan Argentina mendapat undian yang relatif lebih bersahabat di Grup J. Tim asuhan Lionel Scaloni akan menghadapi Aljazair, Austria, dan Yordania. Meski di atas kertas Albiceleste lebih unggul, Argentina tetap harus berhati-hati karena turnamen besar sering menghadirkan kejutan yang sulit diprediksi.
Austria merupakan salah satu tim Eropa yang mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Aljazair juga memiliki kualitas individu yang mampu merepotkan lawan mana pun. Sementara Yordania yang menjadi salah satu wakil Asia akan berusaha membuat sejarah dengan tampil maksimal di setiap pertandingan. Jika mampu mempertahankan konsistensi, Argentina diprediksi tetap menjadi favorit utama untuk mengamankan posisi juara grup.
Sorotan berikutnya tertuju kepada tuan rumah Amerika Serikat yang tergabung di Grup D bersama Paraguay, Australia, dan Turki. Bermain di hadapan pendukung sendiri tentu menjadi keuntungan besar bagi Amerika Serikat. Namun Paraguay dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan, sedangkan Australia dan Turki memiliki karakter permainan yang disiplin serta agresif.
Kanada yang juga berstatus tuan rumah berada di Grup B bersama Bosnia dan Herzegovina, Qatar, serta Swiss. Swiss diprediksi menjadi pesaing utama Kanada dalam perebutan posisi puncak klasemen. Sementara Qatar dan Bosnia berpotensi memberikan perlawanan sengit untuk memperebutkan tiket ke fase gugur.
Meksiko yang akan memainkan laga pembuka turnamen tergabung di Grup A bersama Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Republik Ceko. Dukungan publik tuan rumah diperkirakan menjadi modal penting bagi El Tri untuk melangkah jauh. Namun Korea Selatan yang memiliki pengalaman besar di ajang internasional dipastikan tidak akan menyerah begitu saja. Republik Ceko dan Afrika Selatan juga memiliki peluang menciptakan kejutan.
Grup lain yang tak kalah menarik adalah Grup I yang mempertemukan Prancis, Senegal, Irak, dan Norwegia. Prancis datang sebagai salah satu favorit juara berkat kedalaman skuad yang luar biasa. Namun Senegal merupakan salah satu kekuatan terbaik Afrika yang memiliki pemain-pemain berpengalaman di kompetisi Eropa. Norwegia dengan generasi emasnya juga berpotensi menjadi ancaman serius bagi Les Bleus.
Sementara itu Spanyol berada di Grup H bersama Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde. Pertemuan Spanyol melawan Uruguay diprediksi menjadi salah satu laga terbaik fase grup. Kedua negara memiliki tradisi kuat di sepak bola dunia dan sama-sama mengincar posisi juara grup. Arab Saudi dan Tanjung Verde juga berpeluang membuat kejutan apabila mampu tampil disiplin dan memanfaatkan setiap peluang.
Portugal tergabung di Grup K bersama Kolombia, Uzbekistan, dan Republik Demokratik Kongo. Di atas kertas Portugal dan Kolombia menjadi dua tim yang paling difavoritkan lolos. Namun Uzbekistan yang terus menunjukkan perkembangan pesat di Asia serta RD Kongo yang memiliki banyak pemain berbakat bisa menjadi ancaman serius.
Belanda yang berada di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia juga menghadapi tantangan berat. Jepang yang tampil impresif dalam beberapa turnamen terakhir diperkirakan mampu bersaing memperebutkan posisi puncak grup. Swedia dan Tunisia juga bukan lawan yang mudah dikalahkan. Situasi serupa terjadi di Grup G yang dihuni Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru.
Dengan total 104 pertandingan yang akan berlangsung selama lebih dari satu bulan, Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi turnamen terbesar sepanjang sejarah FIFA. Selain menghadirkan lebih banyak negara peserta, kompetisi ini juga akan menyajikan lebih banyak pertandingan, lebih banyak drama, dan lebih banyak peluang terciptanya kejutan.
Para penggemar sepak bola di seluruh dunia kini mulai menghitung hari menuju kick-off turnamen yang akan berlangsung pada 11 Juni 2026. Pertanyaan besar pun mulai bermunculan. Apakah Argentina mampu mempertahankan gelar juara dunia? Bisakah Brasil kembali mengangkat trofi setelah penantian panjang? Mampukah Inggris mengakhiri puasa gelar sejak 1966? Atau justru akan lahir juara baru yang mengejutkan dunia?
Satu hal yang pasti, hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 telah membuka jalan menuju salah satu turnamen sepak bola paling menarik dan paling dinantikan dalam sejarah.
FAQ
Kapan Piala Dunia 2026 dimulai?
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Berapa jumlah peserta Piala Dunia 2026?
Sebanyak 48 negara akan berpartisipasi, meningkat dari 32 tim pada edisi sebelumnya.
Apa yang disebut grup neraka di Piala Dunia 2026?
Grup L yang berisi Inggris, Kroasia, Ghana, dan Panama banyak disebut sebagai kandidat grup neraka.
Berapa tim yang lolos dari fase grup?
Sebanyak 32 tim akan lolos ke fase gugur, terdiri dari juara grup, runner-up grup, dan delapan peringkat ketiga terbaik.
Siapa favorit juara Piala Dunia 2026?
Argentina, Brasil, Prancis, Inggris, Spanyol, Portugal, dan Jerman menjadi beberapa negara yang masuk daftar favorit juara. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









