ATM dan M-Banking Terancam Ditutup? Ancaman AI Baru Bikin Bank Dunia Siaga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Perbankan global menghadapi tantangan baru yang dinilai jauh lebih serius dibandingkan ancaman siber sebelumnya. Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) generasi terbaru membuat regulator keuangan di berbagai negara meningkatkan status kewaspadaan demi melindungi sistem perbankan dan dana nasabah.

Pemicu kekhawatiran tersebut adalah model AI bernama Claude Mythos yang dikembangkan Anthropic. Teknologi ini memiliki kemampuan mendeteksi celah keamanan pada perangkat lunak, sistem operasi, hingga browser dalam waktu sangat singkat. Para ahli menilai kemampuan itu dapat membantu memperkuat keamanan, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk menemukan titik lemah sistem perbankan lebih cepat.

Otoritas Pengawas Lembaga Keuangan Kanada (OSFI) telah mengirimkan peringatan kepada pimpinan bank, kepala teknologi, kepala keamanan informasi, hingga manajer risiko. Dalam peringatannya, regulator menilai AI canggih mampu memperpendek waktu yang tersedia bagi bank untuk menemukan dan menutup celah keamanan sebelum dieksploitasi.

Kekhawatiran serupa juga muncul di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Hong Kong, hingga Jerman. Regulator di berbagai negara mulai meminta industri keuangan mempercepat investasi keamanan siber, memperbarui sistem lama, dan memperketat penggunaan aplikasi AI pihak ketiga di lingkungan internal bank.

Baca Juga :  Daftar HP yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp September 2026, Cek Ponselmu Sekarang

Di Jepang, Asosiasi Perbankan Jepang bahkan telah menyiapkan skenario darurat apabila terjadi serangan siber berskala besar. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah menghentikan sementara layanan ATM maupun mobile banking demi mencegah kerugian lebih besar bagi nasabah. Namun, langkah tersebut hanya akan dilakukan apabila ancaman benar-benar membahayakan stabilitas sistem keuangan.

Meski demikian, masyarakat tidak perlu panik. Hingga kini belum ada keputusan penutupan ATM atau mobile banking secara massal. Seluruh layanan perbankan di berbagai negara masih berjalan normal, sementara regulator dan bank fokus memperkuat sistem pertahanan digital untuk menghadapi potensi serangan di masa depan.

Bagi nasabah, menjaga keamanan akun tetap menjadi langkah paling penting. Gunakan autentikasi dua faktor (2FA), jangan pernah membagikan kode OTP, rutin memperbarui aplikasi mobile banking, serta hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik saat melakukan transaksi keuangan. Langkah sederhana tersebut dapat mengurangi risiko pencurian data maupun pembobolan rekening.

Baca Juga :  KUR Terbaru 2026 Bisa Cair hingga Rp500 Juta, Cek Syarat, Bunga, Plafon dan Cara Mengajukannya

Perkembangan AI diperkirakan akan terus mengubah lanskap keamanan siber global. Di satu sisi, teknologi ini membantu bank menemukan kelemahan sistem lebih cepat. Namun di sisi lain, AI juga meningkatkan kemampuan pelaku kejahatan siber. Karena itu, investasi pada keamanan digital diprediksi menjadi salah satu prioritas terbesar industri perbankan dalam beberapa tahun ke depan.

FAQ

Apakah ATM benar-benar akan ditutup?
Belum. Penutupan hanya menjadi opsi darurat jika terjadi ancaman siber yang sangat besar.

Apakah mobile banking masih aman digunakan?
Ya. Hingga saat ini layanan tetap beroperasi normal dan bank terus meningkatkan sistem keamanan.

Apa itu Claude Mythos?
Claude Mythos merupakan model AI canggih yang mampu menemukan kerentanan sistem dengan sangat cepat sehingga menjadi perhatian regulator dunia.

Bagaimana cara melindungi rekening bank?
Aktifkan 2FA, jangan memberikan OTP kepada siapa pun, gunakan aplikasi resmi, dan rutin memperbarui sistem keamanan perangkat. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

BI Ungkap Modal Asing Kabur dari Saham, SBN dan SRBI Ikut Terdampak, Rupiah Tembus Rp18.078
Bunga KPR BRI Mulai 0,31% Oktober 2026, Cek Promo, Syarat, dan Risiko Cicilan Naik
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Oktober 2026 Anjlok, Cek Daftar Harga 24 Karat hingga 9 Karat
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Terbaru di Pegadaian Hari Ini 24 Oktober 2026, Cek Harga 1 Gram
Harga Emas Antam Terbaru di Pegadaian Hari Ini 24 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Rp2,579 Juta
IHSG Menguat 4,9% Sepekan, Transaksi Harian Tembus Rp20,34 Triliun, Investor Asing Masih Jual Saham
KUR Paling Cepat Cair 2026: Bandingkan BRI, Mandiri, dan BNI Sebelum Mengajukan
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.078 per Dolar AS, Harga Energi Jadi Sorotan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

BI Ungkap Modal Asing Kabur dari Saham, SBN dan SRBI Ikut Terdampak, Rupiah Tembus Rp18.078

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Bunga KPR BRI Mulai 0,31% Oktober 2026, Cek Promo, Syarat, dan Risiko Cicilan Naik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Oktober 2026 Anjlok, Cek Daftar Harga 24 Karat hingga 9 Karat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Terbaru di Pegadaian Hari Ini 24 Oktober 2026, Cek Harga 1 Gram

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Harga Emas Antam Terbaru di Pegadaian Hari Ini 24 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Rp2,579 Juta

Berita Terbaru