Sungai Penuh – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Sungai Penuh harus berjuang sejak dini hari untuk mendapatkan giliran mengambil Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Bank Jambi Cabang Sungai Penuh. Demi menghindari antrean panjang, sebagian ASN bahkan sudah datang sejak waktu subuh atau setelah sahur.
Langkah tersebut dilakukan karena tingginya jumlah ASN yang ingin mencairkan dana menjelang Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini membuat antrean di bank menjadi padat sejak pagi hari, sehingga banyak ASN memilih datang lebih awal agar mendapatkan nomor antrean lebih cepat.
Salah seorang ASN mengungkapkan bahwa beberapa rekannya rela datang sebelum matahari terbit demi mengamankan nomor antrean. Cara ini dianggap paling efektif untuk menghindari antrean yang bisa berlangsung berjam-jam.
“Ada yang sudah mengambil nomor antrean di Bank Jambi Sungai Penuh sejak subuh,” ujar seorang ASN yang enggan disebutkan namanya kepada media.
Kondisi tersebut berbeda dengan yang dialami ASN di Kabupaten Kerinci. Di daerah tersebut, proses pencairan THR dan TPP tidak mengharuskan ASN datang langsung ke bank untuk mengantre.
ASN Kerinci menerima pembayaran melalui bendahara di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Proses administrasi dilakukan terlebih dahulu oleh bendahara sebelum dana dicairkan oleh pihak bank.
Setelah proses di bank selesai, petugas Bank Jambi bersama bendahara OPD kemudian menyalurkan dana tersebut langsung kepada ASN di kantor masing-masing. Sistem ini dinilai lebih praktis dan menghindari penumpukan antrean di bank.
“Kami hanya melengkapi persyaratan dan menyerahkannya ke bendahara. Setelah selesai di bank, petugas dan bendahara langsung membagikannya kepada kami di ruangan masing-masing,” ujar Putra, salah seorang ASN Kerinci, sambil tersenyum. (fyo)









