Indonesia Buka Peluang Investasi Jepang di Sektor Mineral Kritis dan Energi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang, Ryosei Akazawa. (Ist)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang, Ryosei Akazawa. (Ist)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus memperluas kerja sama internasional di sektor energi dan mineral strategis. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui kemitraan dengan Jepang yang mencakup pengembangan mineral kritis serta teknologi energi masa depan.

Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Ryosei Akazawa dalam agenda Indo Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo.

Pertemuan itu menghasilkan penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) yang mencakup dua bidang strategis, yakni pengembangan mineral kritis dan kerja sama di sektor energi, termasuk potensi pemanfaatan energi nuklir.

Indonesia Tawarkan Kekayaan Mineral Strategis

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah Indonesia membuka peluang bagi investor Jepang untuk terlibat dalam pengelolaan mineral kritis di dalam negeri.

Baca Juga :  Core Tax Berlaku, Ini yang Harus Disiapkan Wajib Pajak Jelang SPT 2025

Menurut Bahlil, Indonesia memiliki cadangan sumber daya mineral yang sangat besar dan berperan penting dalam industri energi global.

Beberapa komoditas yang menjadi perhatian antara lain nikel, bauksit, tembaga, timah, hingga logam tanah jarang yang banyak digunakan dalam teknologi energi bersih.

Ia menyebut Indonesia menguasai sekitar 43 persen cadangan nikel dunia, sehingga memiliki peran penting dalam rantai pasok global, terutama untuk industri baterai kendaraan listrik.

Perkuat Ketahanan Energi Kawasan

Sementara itu, Menteri METI Jepang Ryosei Akazawa menilai kerja sama energi antarnegara semakin penting di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik global.

Menurutnya, penguatan kolaborasi akan membantu memastikan ketersediaan energi tetap stabil sekaligus mendukung upaya transisi menuju energi yang lebih bersih.

Baca Juga :  Jadwal Game of Future MLBB 2025 dan Daftar Tim Peserta Resmi

Jepang juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung berbagai proyek energi di Indonesia, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi serta proyek energi berbasis pengolahan sampah.

Dorong Proyek Energi Rendah Emisi

Selain mineral kritis, kedua negara juga membahas kelanjutan kerja sama dalam penguatan rantai pasok energi seperti gas alam cair (LNG) serta batu bara.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari inisiatif Asia Zero Emission Community yang bertujuan mempercepat pengembangan energi rendah emisi di kawasan Asia.

Dengan dukungan teknologi dan investasi Jepang serta potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia, kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong perkembangan industri energi bersih di masa depan.

Berita Terkait

Harga BBM Pertamina 16 Maret 2026 di Sumut, Sumbar dan Jambi: Pertamax hingga Dexlite Naik
Investor Asing Berbalik Jual, IHSG Ditutup Melemah Pekan Ini
Jelang Lebaran, Uang Rp5 Ribu hingga Rp20 Ribu Mendadak Hilang di Sungai Penuh dan Kerinci, Pedagang Panik Cari Kembalian
Fitur Baru Google Maps 2026: Ask Maps hingga Navigasi 3D Canggih
Kasus Dugaan Emas Ilegal, Juragan Toko Emas Semar Nganjuk Ternyata Sosok Dermawan
Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun Terungkap, Pemilik Toko Emas Semar Jadi Tersangka
Pensiunan PNS Bersiap Terima Gaji April dan Gaji ke-13
Warga RI Ramai Gadaikan Emas Jelang Lebaran 2026, Antam & UBS Paling Diminati!
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 10:17 WIB

Harga BBM Pertamina 16 Maret 2026 di Sumut, Sumbar dan Jambi: Pertamax hingga Dexlite Naik

Senin, 16 Maret 2026 - 10:00 WIB

Investor Asing Berbalik Jual, IHSG Ditutup Melemah Pekan Ini

Senin, 16 Maret 2026 - 08:00 WIB

Indonesia Buka Peluang Investasi Jepang di Sektor Mineral Kritis dan Energi

Senin, 16 Maret 2026 - 07:00 WIB

Jelang Lebaran, Uang Rp5 Ribu hingga Rp20 Ribu Mendadak Hilang di Sungai Penuh dan Kerinci, Pedagang Panik Cari Kembalian

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:04 WIB

Fitur Baru Google Maps 2026: Ask Maps hingga Navigasi 3D Canggih

Berita Terbaru