Xiaomi Nomor Satu Wearable Dunia 2025, Apple dan Huawei Menempel Ketat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MI Smart Band 4.(Ist)

MI Smart Band 4.(Ist)

AKARTA – Produsen teknologi asal Tiongkok, Xiaomi, kembali menduduki posisi nomor satu pasar wearable global setelah lima tahun absen dari puncak. Berdasarkan laporan terbaru dari Omdia, total pengiriman perangkat wearable dunia pada 2025 mencapai lebih dari 200 juta unit, tumbuh 6% secara tahunan (year on year/yoy).

Dalam laporan tersebut, Xiaomi mencatat pangsa pasar sebesar 18% dari total pengiriman global. Capaian ini menempatkannya di atas Apple yang meraih 17% serta Huawei dengan 16%.

Meski disebut unggul, selisih pangsa pasar di antara tiga besar terbilang sangat tipis, kurang dari satu poin persentase. Hal ini mencerminkan persaingan yang kian ketat di industri perangkat wearable, terutama smartwatch dan smart band.

Sementara itu, Samsung dan Garmin melengkapi lima besar dengan masing-masing pangsa pasar 9% dan 5%.


Ekosistem Jadi Kunci Persaingan

Manajer Riset Omdia, Cynthia Chen, menyebut lanskap industri wearable kini telah berubah signifikan. Jika sebelumnya produsen bersaing melalui spesifikasi teknis seperti layar, sensor kesehatan, atau daya tahan baterai, kini faktor pembeda utama bergeser pada kekuatan ekosistem.

Baca Juga :  Hati-Hati! 4 Perangkat Rumah Ini Ternyata Bikin WiFi Makin Lemot

Integrasi perangkat wearable dengan ponsel, tablet, kendaraan pintar hingga perangkat rumah tangga menjadi penentu loyalitas pengguna. Dalam konteks ini, Xiaomi dinilai berhasil memaksimalkan strategi portofolio produknya yang luas.

Lini Mi Band tetap menjadi kontributor utama volume penjualan di segmen harga terjangkau. Sementara smartwatch entry-level membantu meningkatkan harga jual rata-rata tanpa harus bersaing langsung di kelas premium.

Strategi “Human × Car × Home” yang diusung Xiaomi juga dinilai memperkuat konektivitas antarperangkat dalam satu ekosistem terpadu, sehingga menciptakan pengalaman pengguna yang lebih menyeluruh.


Apple dan Huawei Tetap Solid

Di sisi lain, Apple masih mendominasi segmen premium wearable. Integrasi erat dengan iPhone, kualitas perangkat kelas atas, serta fitur kesehatan yang terus diperbarui menjadi kekuatan utama perusahaan tersebut.

Baca Juga :  Pemilik Akun Dana di Sungai Penuh Panik, Top Up Sesama Dana dan Transfer Melalui BRILINK Saldo Tidak Bertambah. Ini Penyebab dan Solusinya

Huawei juga menunjukkan performa stabil, khususnya di pasar domestik China. Perusahaan ini fokus pada pelacakan olahraga profesional dan teknologi kesehatan berbasis sensor canggih.


Tren Wearable Semakin Fokus ke Kesehatan

Laporan Omdia juga mencatat adanya pergeseran tren fitur wearable secara global. Jika sebelumnya perangkat hanya menawarkan penghitung langkah dan detak jantung, kini berbagai merek menghadirkan pemantauan kesehatan berkelanjutan dengan metrik yang lebih kompleks.

Beberapa produsen bahkan mengembangkan desain lebih ringan dan minimalis guna mendukung pemakaian 24 jam, termasuk untuk pemantauan tidur dan kesehatan jangka panjang.

Dengan selisih pangsa pasar yang sangat tipis di antara tiga besar, peta persaingan wearable pada 2026 diperkirakan akan semakin dinamis. Keunggulan tidak lagi semata ditentukan oleh spesifikasi hardware, melainkan oleh kemampuan membangun dan mempertahankan ekosistem digital yang solid.

Berita Terkait

Harga Laptop 2026 Diprediksi Terus Naik, MacBook Pro M5 Sudah Lebih Mahal
Apple Perkenalkan Monitor 5K Mini-LED 120Hz untuk Profesional
Cara Cek Lokasi Orang dengan Mudah Pakai WhatsApp dan Google
Emas Turun, Bitcoin Naik: Ada Pergeseran Safe Haven?
Galaxy S23 Masih Layak Dipertahankan, Ini Alasannya
iPhone 17e Resmi Dirilis, Ini Detail Spesifikasi dan Harganya
Harga BBM Terancam Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Airlangga: Pemerintah Masih Monitor Situasi
Prabowo Tawarkan Diri Jadi Mediator, Iran Beri Respons Positif
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:08 WIB

Harga Laptop 2026 Diprediksi Terus Naik, MacBook Pro M5 Sudah Lebih Mahal

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:00 WIB

Apple Perkenalkan Monitor 5K Mini-LED 120Hz untuk Profesional

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:54 WIB

Cara Cek Lokasi Orang dengan Mudah Pakai WhatsApp dan Google

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:12 WIB

Emas Turun, Bitcoin Naik: Ada Pergeseran Safe Haven?

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:00 WIB

Galaxy S23 Masih Layak Dipertahankan, Ini Alasannya

Berita Terbaru