Palembang-Babak Play-Ins Grup C turnamen Free Fire Nusantara Series 2026 Spring resmi berakhir. Tiga tim memastikan langkah ke Grand Finals usai tampil konsisten dan mengamankan poin krusial di setiap ronde. Mereka adalah PSSJ, Sriwijaya, dan Phoenix HC, yang kini bersiap tampil di panggung puncak FFNS di Palembang pada 5 April mendatang.
Pertarungan di Grup C berlangsung sengit sejak game pertama. Format enam map—Nexterra, Solara, Alpine, Kalahari, Purgatory, dan Bermuda—memaksa setiap tim tampil disiplin dari early hingga late game. Momentum “Booyah” dan akumulasi eliminasi menjadi penentu tipisnya selisih poin di papan klasemen.
Sriwijaya tampil agresif di awal seri. Mereka mengamankan Booyah pada Game 1 (Nexterra) dengan 14 eliminasi, lalu menggila di Game 2 (Solara) lewat 24 eliminasi—salah satu catatan tertinggi di Grup C. Performa ini memberi bantalan poin penting sebelum memasuki map-map penentuan.
PSSJ tak kalah solid. Selain meraih Booyah di Alpine (19 eliminasi), mereka kembali menunjukkan konsistensi pada Purgatory dengan tambahan 14 eliminasi. Rotasi rapi dan penguasaan high ground membuat PSSJ jarang kehilangan pemain di fase mid-game, faktor yang krusial dalam perebutan tiket final.
Phoenix HC memastikan tempatnya lewat kemenangan di Kalahari (17 eliminasi). Keberanian mengambil duel terbuka dan timing push yang presisi membuat mereka efektif memaksimalkan zona terakhir. Sementara itu, Game 6 (Bermuda) menjadi milik tim lain dengan 12 eliminasi, namun tak mengubah komposisi tiga besar yang sudah kokoh di klasemen akhir.
Secara keseluruhan, Grup C memperlihatkan pergeseran meta yang lebih dinamis di skena Free Fire. Pemilihan drop zone aman, manajemen utilitas, dan kontrol informasi menjadi kunci. Tim yang terlalu cepat terpancing fight justru kehilangan momentum di fase krusial.
Dengan hasil ini, PSSJ, Sriwijaya, dan Phoenix HC resmi menyusul tim-tim unggulan lainnya ke Grand Finals. Dukungan suporter dipastikan memanas di Palembang, mengingat FFNS selalu menghadirkan atmosfer offline yang kompetitif dan penuh kejutan.
Grand Finals FFNS 2026 Spring pada 5 April nanti diprediksi menghadirkan pertarungan lebih ketat. Konsistensi, mental tanding, dan eksekusi strategi akan menjadi pembeda. Survivors, catat tanggalnya—siapa yang akan mengangkat trofi musim ini? ( fyo)
Editor : Fanda Yosephta









