JAKARTA – Emiten teknologi digital, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), resmi meluncurkan layanan bertajuk Internet Rakyat sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis broadband nasional. Layanan ini mengusung teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada spektrum 1,4 GHz dan dipasarkan dengan harga terjangkau bagi masyarakat luas.
Peluncuran ini menjadi langkah agresif perseroan dalam memperluas penetrasi internet rumah berbasis nirkabel tanpa kabel fiber optik. Dengan skema FWA, pelanggan cukup menggunakan perangkat modem khusus tanpa perlu instalasi jaringan kabel yang kompleks.
Manajemen WIFI menargetkan jutaan pelanggan baru hingga 2026. Ambisi tersebut didorong oleh masih besarnya kebutuhan akses internet cepat dan stabil di berbagai daerah, terutama wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber secara optimal.
Tarif Terjangkau Tanpa Instalasi
Salah satu daya tarik utama Internet Rakyat adalah struktur harga yang kompetitif. Paket dasar ditawarkan mulai kisaran Rp100 ribu per bulan, tanpa biaya instalasi tambahan. Skema ini dinilai dapat mempercepat adopsi, terutama bagi masyarakat kelas menengah dan pelaku UMKM yang membutuhkan konektivitas stabil untuk aktivitas digital.
Teknologi 5G FWA memungkinkan distribusi internet rumah melalui jaringan seluler generasi terbaru. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat melakukan ekspansi lebih cepat dibanding pembangunan infrastruktur kabel konvensional yang memerlukan investasi besar dan waktu panjang.
Fokus Ekspansi Nasional
Perusahaan menyatakan akan memprioritaskan wilayah dengan permintaan tinggi serta area yang selama ini belum mendapatkan layanan broadband optimal. Ekspansi dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan dan daya beli masyarakat.
Selain menyasar pengguna rumah tangga, Internet Rakyat juga ditargetkan untuk mendukung digitalisasi sektor pendidikan, UMKM, dan layanan publik di daerah. Hal ini sejalan dengan tren transformasi digital nasional yang terus meningkat.
Dampak ke Pergerakan Saham
Di sisi pasar modal, saham WIFI tercatat mengalami pergerakan fluktuatif usai pengumuman peluncuran layanan tersebut. Investor menilai langkah ekspansi ini sebagai strategi pertumbuhan jangka panjang, meski tetap mempertimbangkan tantangan kompetisi dan kebutuhan belanja modal.
Analis melihat keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi kualitas jaringan, stabilitas layanan, serta efektivitas penetrasi pasar. Jika target pelanggan tercapai sesuai rencana, Internet Rakyat berpotensi menjadi sumber pendapatan baru yang signifikan bagi perseroan.
Peluncuran Internet Rakyat menandai babak baru kompetisi broadband nasional, terutama dalam segmen internet rumah berbasis nirkabel 5G. Dengan pendekatan harga terjangkau dan model distribusi yang fleksibel, WIFI berupaya memperkuat posisinya di industri telekomunikasi digital Indonesia.









