JAKARTA- Mobil klasik antik kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai kendaraan lawas atau hobi kolektor, melainkan telah berkembang menjadi instrumen investasi yang menjanjikan. Sejumlah mobil klasik terbukti mengalami kenaikan harga signifikan dari tahun ke tahun seiring meningkatnya minat pasar dan terbatasnya unit yang masih terawat.
Berikut mobil antik yang dicari para kolektor :
1. Toyota Land Cruiser (1960–1983) – SUV legendaris yang sangat dicari karena ketangguhannya dan desain klasiknya yang tak lekang oleh waktu. Nilai jualnya terus meningkat di pasar kolektor mobil klasik Indonesia.
2. Honda Civic Estilo – Hatchback klasik yang kini jadi buruan kolektor, dengan harga yang bisa mencapai ratusan jutaan rupiah terutama untuk kondisi terbaik.
3. Morris Mini / Mini Cooper – Mobil ikonik bersejarah yang desainnya tetap digemari sampai sekarang, punya komunitas penggemar besar, dan sering jadi pilihan kolektor untuk investasi.
4. Daihatsu Taft – Model off-road klasik yang punya nilai nostalgia kuat di Indonesia, populernya membuat harga unit yang terawat terus melonjak.
5. Honda Civic Nouva – Salah satu varian klasik Civic yang juga mulai diminati untuk koleksi dan investasi karena desainnya yang timeless dan perawatan relatif mudah.
Model Lain yang Sering Dicatat Kolektor & Investor
Volkswagen Beetle (“Kodok”) – Mobil klasik dengan sejarah panjang dan permintaan yang stabil di pasar.
Mercedes-Benz klasik seperti 280SE atau Fintail – Merek ini dikenal punya nilai jual tinggi di segmen klasik dan sering jadi incaran kolektor.
Chevrolet Bel Air – Ikon Amerika dengan harga jual yang terus meningkat di kalangan penggemar antik.
Kenapa Mobil Klasik Bisa Jadi Investasi Menguntungkan Investasi mobil klasik bukan hanya soal nostalgia, tapi karena nilai unit klasik yg terawat biasanya naik karena supply terbatas, permintaan kolektor meningkat, dan status sejarah/kenangan yang melekat. Namun demikian, nilai investasi tergantung pada “rarity”, kondisi kendaraan, keaslian komponen, dan tren pasar kolektor yang berubah-ubah. (***)









