SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh, Jambi, segera mengaspal Jalan M. Yamin di kawasan Pasar Tanjung Bajure. Proyek dengan anggaran Rp1,2 miliar tersebut saat ini masih dalam proses tender melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Sungai Penuh.
Sebelum pengaspalan dimulai, pemerintah daerah kembali menertibkan aktivitas perdagangan di kawasan pasar. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) mengarahkan pedagang yang masih berjualan di badan jalan untuk kembali menempati lantai dua Pasar Tanjung Bajure.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan pasar tradisional. Pemerintah ingin memastikan badan jalan kembali berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga aktivitas perdagangan tidak menghambat arus lalu lintas maupun proses perbaikan jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi Jalan M. Yamin mengalami kerusakan yang cukup parah. Permukaan jalan yang rusak membuat perbaikan infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dan pengguna jalan di pusat perdagangan Kota Sungai Penuh.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, membenarkan rencana pengaspalan jalan tersebut. Ia menyebut pemerintah masih menjalankan tahapan pengadaan sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Iya, Jalan M. Yamin segera diaspal. Saat ini masih proses tender,” ujar Azhar Hamzah.
Pemerintah Kota Sungai Penuh juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penataan Pasar Tanjung Bajure. Penertiban pedagang menjadi salah satu langkah untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih teratur, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pemkot akan terus melakukan penataan kawasan pasar. Sehingga ke depan, Pasar Tanjung Bajure ini bisa tertib dan tertata dengan baik,” kata Azhar.
Wakil wali kota yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD selama dua periode tersebut juga disebut terus memantau kondisi Pasar Tanjung Bajure. Pengawasan ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penataan pasar agar berjalan sesuai rencana.
Meski demikian, masyarakat masih perlu menunggu hasil tender dan jadwal resmi pelaksanaan pekerjaan. Keberhasilan proyek ini nantinya tidak hanya bergantung pada pengaspalan, tetapi juga pada konsistensi penertiban pedagang agar badan jalan tetap tertata dan tidak kembali digunakan untuk berjualan. (Tyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : FANDA YOSEPHTA









