Laptop RAM 8 GB Bisa Lebih Ringan? Ini Perubahan Terbaru Windows 11

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI – Microsoft melakukan sejumlah pembaruan pada Windows 11 untuk meningkatkan performa sistem operasi, terutama pada laptop dan PC dengan kapasitas RAM terbatas. Perbaikan ini mencakup pengelolaan memori, kecepatan membuka aplikasi, tampilan antarmuka, hingga kemudahan mengakses pengaturan.

Dalam laporan yang diterbitkan KompasTekno pada Rabu (21/10/2026), Microsoft dikabarkan mengklaim sejumlah bagian Windows 11 kini dapat merespons perintah hingga 20 persen lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya.

Peningkatan tersebut mencakup beberapa komponen yang sering digunakan, seperti menu Start, File Explorer, Windows Search, menu klik kanan, Settings, dan Snipping Tool.

Pembaruan ini menjadi perhatian pengguna karena Windows 11 sejak dirilis pada Oktober 2021 kerap mendapat keluhan terkait konsumsi memori dan performa pada perangkat dengan spesifikasi terbatas.

Windows 11 Berusaha Lebih Ringan di RAM 8 GB

Salah satu perubahan penting menyasar cara Windows 11 menggunakan memori komputer. Microsoft disebut melakukan optimalisasi untuk perangkat dengan RAM 8 GB atau lebih rendah agar sumber daya sistem dapat digunakan secara lebih efisien.

Papan Widgets, misalnya, tidak lagi dimuat secara otomatis di latar belakang ketika komputer dinyalakan. Komponen tersebut baru akan dimuat saat pengguna membuka atau mengekliknya.

Menurut laporan sumber, perubahan ini dapat menghemat penggunaan RAM lebih dari 200 MB sejak komputer mulai menyala. Penghematan tersebut berpotensi membantu perangkat yang sering menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.

Microsoft juga disebut meningkatkan kemampuan sistem dalam mempertahankan data aplikasi aktif di RAM hingga lebih dari 2 GB dibandingkan sebelumnya. Ketika memori mulai penuh, sistem operasi biasanya dapat memindahkan sebagian data ke penyimpanan internal. Proses tersebut berpotensi membuat aplikasi terasa lebih lambat, terutama ketika menggunakan penyimpanan yang kecepatannya lebih rendah dibandingkan RAM.

Meski demikian, dampak pembaruan tidak akan sama pada semua perangkat. Kapasitas RAM, jenis prosesor, kecepatan SSD, jumlah aplikasi yang berjalan, dan kondisi sistem tetap memengaruhi performa komputer.

Taskbar Bisa Dipindahkan ke Samping dan Atas

Microsoft juga dikabarkan mengembalikan salah satu fitur yang banyak diminta pengguna Windows 11, yakni kemampuan memindahkan taskbar dari bagian bawah layar.

Melalui pembaruan tersebut, taskbar dapat ditempatkan di sisi kiri, kanan, atau bagian atas layar. Fleksibilitas ini mengingatkan pengguna pada pilihan penempatan taskbar yang tersedia pada Windows 10.

Bagi pengguna yang terbiasa bekerja dengan banyak jendela, posisi taskbar dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan masing-masing. Pengaturan ini juga memungkinkan pengguna memanfaatkan ruang layar secara berbeda, terutama pada monitor berukuran besar atau perangkat dengan orientasi tertentu.

Selain taskbar, sejumlah elemen antarmuka lain juga disebut mendapatkan peningkatan responsivitas. Microsoft menargetkan pengalaman penggunaan yang lebih cepat ketika pengguna membuka menu, mencari berkas, atau mengakses fungsi sistem.

Windows Search dan Photos Beralih ke WinUI 3

Perubahan teknis lainnya dilakukan pada Windows Search dan aplikasi Microsoft Photos. Kedua komponen tersebut disebut dibangun ulang menggunakan WinUI 3, kerangka antarmuka asli yang digunakan dalam pengembangan aplikasi Windows modern.

Baca Juga :  Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan Anggota Lain

Sebelumnya, sejumlah bagian aplikasi memanfaatkan WebView2, teknologi yang memungkinkan konten berbasis web dijalankan dalam aplikasi desktop. Peralihan ke WinUI 3 diharapkan membuat penggunaan sumber daya lebih efisien dan meningkatkan respons aplikasi.

Dalam laporan yang sama, aplikasi Photos diklaim dapat terbuka hingga 30 persen lebih cepat pada Windows 11 build 26200.7628. Sementara itu, rangkuman pembaruan lain menyebut peningkatan kecepatan sekitar 20 persen. Perbedaan angka tersebut perlu dipahami sesuai konteks pengujian dan versi yang dibandingkan, bukan sebagai jaminan bahwa setiap perangkat akan mengalami peningkatan yang sama.

Aplikasi Photos juga disebut mendapatkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk kemampuan menghapus objek yang tidak diinginkan dan mengatur pencahayaan gambar melalui fitur Relight.

Fitur-fitur tersebut dapat membantu pengguna melakukan penyuntingan dasar tanpa harus selalu memasang aplikasi pengedit foto tambahan.

Pengaturan Bisa Diakses Langsung dari Kolom Pencarian

Windows Search pada taskbar juga dikabarkan memperoleh kemampuan baru. Pengguna dapat mengakses sejumlah tindakan, seperti mengaktifkan mode gelap, mengatur Bluetooth, dan menata jendela aplikasi, tanpa harus membuka menu Settings terlebih dahulu.

Penyederhanaan langkah ini berpotensi menghemat waktu, terutama bagi pengguna yang sering mengubah pengaturan saat bekerja.

Microsoft turut memperbaiki proses masuk ke Windows melalui Windows Hello. Sistem autentikasi yang memanfaatkan pengenalan wajah atau sidik jari tersebut disebut mendapatkan peningkatan dari sisi kecepatan dan kestabilan.

Penyambungan perangkat audio Bluetooth juga menjadi salah satu bagian yang dioptimalkan. Laporan sumber menyebut proses memasangkan perangkat seperti Apple AirPods dapat berlangsung hingga 15 detik lebih cepat dalam kondisi pengujian tertentu.

Namun, kecepatan koneksi aktual tetap bergantung pada perangkat yang digunakan, versi Bluetooth, serta kondisi sistem.

Notifikasi HP dan Fitur untuk Gamer Ikut Ditingkatkan

Pembaruan Windows 11 juga mencakup integrasi dengan ponsel melalui Phone Link. Pengguna Android dan iPhone dapat memeriksa notifikasi serta membalas pesan melalui komputer, sesuai fitur yang didukung oleh perangkat dan versi aplikasi.

Untuk perangkat Android tertentu, fitur Resume memungkinkan pengguna melanjutkan aktivitas dari ponsel melalui PC. Ketersediaan fungsi ini dapat berbeda bergantung pada perangkat, aplikasi, dan konfigurasi yang digunakan.

Microsoft juga melakukan pembaruan untuk pengalaman bermain gim melalui aplikasi Xbox PC. Salah satu teknologi yang disebut mendapat perhatian adalah Advanced Shader Delivery (ASD), yang dirancang untuk membantu menyiapkan data shader grafis lebih awal pada gim yang mendukungnya.

Dengan persiapan tersebut, waktu yang diperlukan sebelum gim dapat dimainkan berpotensi berkurang. Namun, hasilnya bergantung pada dukungan gim, perangkat keras, dan proses pengunduhan data yang tersedia.

Kapan Pembaruan Windows 11 Tersedia untuk Semua Pengguna?

Berdasarkan laporan KompasTekno yang mengutip Windows Central, sejumlah perubahan tersebut mulai digulirkan secara bertahap atau diuji melalui program Windows Insider.

Baca Juga :  Surface Terbaru Microsoft Pakai Snapdragon X2 Plus, Harga Mulai Rp20 Jutaan

Microsoft disebut menargetkan rilis yang lebih luas kepada pengguna umum pada akhir 2026. Meski begitu, jadwal dan cakupan distribusi dapat berubah sesuai hasil pengujian serta keputusan perusahaan.

Pengguna yang ingin memperoleh pembaruan sebaiknya memeriksa Windows Update secara berkala dan memastikan data penting telah dicadangkan sebelum melakukan instalasi pembaruan besar.

Tidak semua fitur harus tersedia secara bersamaan. Sebagian mungkin hanya dapat digunakan pada versi Windows tertentu, perangkat yang kompatibel, atau aplikasi yang sudah diperbarui.

Apakah Laptop RAM 8 GB Akan Langsung Menjadi Lebih Cepat?

Optimalisasi memori dan aplikasi bawaan berpotensi membantu laptop dengan RAM 8 GB, terutama jika sebelumnya sering mengalami perlambatan akibat banyaknya proses latar belakang.

Namun, pembaruan perangkat lunak tidak otomatis mengatasi semua penyebab komputer lemot. Laptop dengan penyimpanan hampir penuh, SSD bermasalah, suhu prosesor terlalu tinggi, atau terlalu banyak aplikasi berjalan saat startup tetap dapat mengalami penurunan performa.

Karena itu, pengguna sebaiknya menilai hasil pembaruan berdasarkan penggunaan sehari-hari. Menonaktifkan aplikasi startup yang tidak diperlukan, menjaga ruang penyimpanan, dan memperbarui driver yang sesuai juga dapat membantu menjaga performa perangkat.

Jika klaim peningkatan Microsoft sesuai dengan hasil penggunaan nyata, pembaruan ini dapat menjadi langkah penting untuk membuat Windows 11 lebih nyaman digunakan pada komputer dengan spesifikasi menengah maupun terbatas.

FAQ Windows 11 Terbaru

1. Benarkah Windows 11 kini lebih cepat hingga 20 persen?

Microsoft dikabarkan mengklaim sejumlah komponen Windows 11 dapat merespons hingga 20 persen lebih cepat. Hasil aktual dapat berbeda bergantung pada perangkat, versi sistem operasi, dan jenis pengujian.

2. Apakah pembaruan ini cocok untuk laptop RAM 8 GB?

Optimalisasi yang dilaporkan memang menyasar perangkat dengan RAM 8 GB atau lebih rendah. Namun, peningkatan performa tidak dijamin sama pada semua laptop.

3. Berapa banyak RAM yang dapat dihemat?

Pemuatan Widgets secara manual dilaporkan dapat menghemat lebih dari 200 MB RAM saat komputer dinyalakan. Besarnya penghematan aktual dapat berbeda sesuai konfigurasi perangkat.

4. Apakah taskbar Windows 11 bisa dipindahkan ke atas atau samping?

Menurut laporan sumber, Microsoft mengembalikan kemampuan memindahkan taskbar ke sisi kiri, kanan, atau bagian atas layar melalui pembaruan yang sedang digulirkan atau diuji.

5. Kapan pembaruan Windows 11 dirilis untuk publik?

Microsoft disebut menargetkan distribusi lebih luas pada akhir 2026. Jadwal pasti dan ketersediaan setiap fitur perlu dikonfirmasi melalui pengumuman resmi Microsoft.

6. Bagaimana cara mendapatkan pembaruan Windows 11?

Pengguna dapat membuka Settings, memilih Windows Update, lalu memeriksa pembaruan yang tersedia. Jika fitur belum muncul, kemungkinan distribusinya belum menjangkau perangkat tersebut atau perangkat belum memenuhi persyaratan terkait.

Berita Terkait

Samsung Galaxy Tab S12 Ultra: Spesifikasi, Fitur AI, dan Harga Terbaru
Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai EV, Investasi Tembus Rp21 Triliun
POCO X8s Punya Baterai 6.330 mAh dan Kamera 50 MP, Kapan Masuk Indonesia?
5 Alasan Mac mini Lebih Menarik daripada MacBook, Harga Mulai Rp16 Jutaan
Tablet untuk Editing Foto Profesional, Ini 5 Pilihan pada 2026
Vivo V80 Lite 5G Tahan Banting, Baterai 10.000 mAh dan Garansi 7 Tahun
ASUS ProArt P14 dan P16 Resmi Hadir di Indonesia, Laptop AI Lokal Dibanderol hingga Rp113 Juta
Pemerintah Siapkan Aturan Data Center, Investor Asing Diminta Gandeng Pengusaha Lokal
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Samsung Galaxy Tab S12 Ultra: Spesifikasi, Fitur AI, dan Harga Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Laptop RAM 8 GB Bisa Lebih Ringan? Ini Perubahan Terbaru Windows 11

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai EV, Investasi Tembus Rp21 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:00 WIB

POCO X8s Punya Baterai 6.330 mAh dan Kamera 50 MP, Kapan Masuk Indonesia?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:00 WIB

5 Alasan Mac mini Lebih Menarik daripada MacBook, Harga Mulai Rp16 Jutaan

Berita Terbaru