IHSG Anjlok ke Bawah 5.000, 10 Saham Ini Justru Cuan Besar pada 19 Oktober 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan hingga meninggalkan level psikologis 5.000 pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Di tengah aksi jual besar-besaran, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan dan menjadi top gainers di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data RTI yang dikutip Bisnis.com, IHSG ditutup melemah 3,64% ke level 4.996,60. Indeks sempat bergerak dalam rentang 4.907 hingga 5.012 sepanjang perdagangan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8.863 triliun, mencerminkan tekanan besar terhadap pasar saham domestik.

Meski mayoritas saham melemah, PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO) justru memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi. Harga TMPO melonjak 28,03% menjadi Rp169 per saham. Posisi berikutnya ditempati PT KDB Tifa Finance Tbk. (TIFA), yang naik 25% ke level Rp360 per saham.

Saham PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK) juga mencuri perhatian dengan penguatan 24,84% menjadi Rp4.020 per saham. Sementara itu, BSIM naik 24,83% ke Rp930 dan BIKE menguat 22,62% menjadi Rp5.150 per saham.

Baca Juga :  Baterai Magnetik Pertama untuk Galaxy S26, Desain dan Fitur AI Ikut Terkuak

Berikutnya, GRIA naik 14,29% ke Rp160, GOLD menguat 10,26% ke Rp258, dan NAYZ bertambah 9,33% ke Rp82 per saham. BKDP juga naik 8,72% menjadi Rp162, sedangkan MSIE menguat 8,25% ke Rp92 per saham. Data tersebut menunjukkan bahwa sejumlah saham masih mampu menguat ketika tekanan pasar meluas.

Namun, penguatan saham-saham tersebut tidak mencerminkan kondisi pasar secara keseluruhan. BEI mencatat hanya 100 saham menguat, sedangkan 656 saham melemah dan 43 saham stagnan. Saham berkapitalisasi besar turut mengalami tekanan, termasuk BBRI yang turun 3,79% menjadi Rp2.540 per saham.

Tekanan juga terlihat pada saham TLKM yang melemah 6,84% ke Rp1.770 per saham. Sementara itu, BMRI terkoreksi 0,88% menjadi Rp3.360 per saham. Sentimen negatif muncul di tengah kekhawatiran investor terhadap rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia.

Baca Juga :  Emas Antam Sempat Anjlok, Akhir Pekan Ditutup Menguat Rp 2,95 Juta

Menghadapi kondisi tersebut, BEI mulai menerapkan penyesuaian batas Auto Rejection Bawah (ARB) menjadi 7% dari sebelumnya 15%, mulai 19 Oktober hingga akhir tahun. BEI juga menggelar pertemuan dengan MSCI untuk meminta klarifikasi mengenai latar belakang rencana perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.

Pelemahan IHSG dan kenaikan sejumlah saham menjadi pengingat bahwa pergerakan setiap emiten dapat berbeda di tengah gejolak pasar. Investor perlu memperhatikan fundamental perusahaan, likuiditas, volatilitas, dan risiko sebelum mengambil keputusan. Kenaikan harga dalam satu sesi tidak menjamin keuntungan berkelanjutan, sementara saham yang melemah belum tentu otomatis murah secara fundamental. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kurs Dolar AS Tembus Rp18.142, Euro Rp20.391, Ini Daftar Kurs BI Terbaru
Saham BBRI Makin Murah Dihantam Tekanan MSCI, Yield Dividen Tembus 12,26%?
IHSG Anjlok 5,05 Persen ke Bawah 5.000, Saham BBCA hingga BBRI Berguguran
IHSG Anjlok ke 4.919, Saham BBCA Turun 6,86 Persen, BCA Gelar Buyback
Harga Emas Antam Hari Ini 19 Oktober 2026 Tembus Rp2,58 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Hari Ini 19 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,611 Juta, Cek Buyback!
Harga BBM Sumbar, Jambi, dan Sumut Terbaru: Pertalite Rp10.000, Pertamax Mulai Rp16.300 per Liter
The Fed Interest Rate Decision October 2026: What Investors Need to Know
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurs Dolar AS Tembus Rp18.142, Euro Rp20.391, Ini Daftar Kurs BI Terbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:07 WIB

IHSG Anjlok ke Bawah 5.000, 10 Saham Ini Justru Cuan Besar pada 19 Oktober 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Saham BBRI Makin Murah Dihantam Tekanan MSCI, Yield Dividen Tembus 12,26%?

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:33 WIB

IHSG Anjlok 5,05 Persen ke Bawah 5.000, Saham BBCA hingga BBRI Berguguran

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:19 WIB

IHSG Anjlok ke 4.919, Saham BBCA Turun 6,86 Persen, BCA Gelar Buyback

Berita Terbaru

Teknologi

Rekomendasi Pocket Action Camera untuk Vlogging dan Traveling

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB