SUNGAIPENUH — Arus lalu lintas di jalur Sungai Penuh–Tapan, Sumatera Barat, belum bisa kembali normal pada Senin pagi, 12 Oktober 2026. Sejumlah kendaraan dilaporkan menumpuk di kawasan Jangki Ayam dan Puncak akibat longsor yang terjadi di jalur tersebut.
Seorang pengguna jalan mengatakan dirinya bersama keluarga masih tertahan di Jangki Ayam. Mereka belum dapat melanjutkan perjalanan karena kondisi jalan belum memungkinkan untuk dilewati.
“Kami sekarang sudah di Jangki Ayam. Di sini sudah empat titik longsor dibersihkan,” ujar Hendri
Meski empat titik longsor telah dibersihkan, perjalanan belum dapat dilanjutkan. Kondisi tersebut mengindikasikan masih ada kendala yang menghambat kelancaran arus kendaraan di jalur Sungai Penuh–Tapan.
Akibatnya, sejumlah pengendara harus menunggu pembersihan longsor yang terus dilakukan oleh pemerintah yang terus dilakukan. Baik itu di wilayah Provinsi Jambi dan Sumatera Barat. Sejumlah alat berat pun terus bekerja siang dan malam.
Jalur Sungai Penuh–Tapan merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh dengan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Gangguan di jalur ini dapat berdampak pada mobilitas warga serta distribusi barang.
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









