Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Adharianto, meminta Dinas Kesehatan turun langsung memeriksa kondisi kesehatan warga terdampak kabut asap.

Ia menilai pemeriksaan perlu diprioritaskan bagi balita, anak-anak, dan lanjut usia (lansia). Kelompok tersebut membutuhkan perhatian lebih karena paparan asap dapat memicu gangguan pernapasan.

“Kita minta Dinas Kesehatan untuk turun langsung guna melakukan pengecekan kesehatan warga, terutama anak-anak dan lansia. Dampak kabut asap sudah masuk dalam kategori bahaya,” ujar Adharianto.

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan di puskesmas dan rumah sakit. Petugas kesehatan perlu menjangkau warga secara langsung, terutama mereka yang berisiko mengalami gangguan kesehatan.

Baca Juga :  Mutasi Besar - Besaran 384 Orang Staf ASN OPD Kota Sungai Penuh. Cek Nama ASN dan Penempatannya  

Adharianto menilai jumlah tenaga medis di puskesmas dan rumah sakit dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk memperkuat pelayanan kesehatan lapangan.

“Ya, dilihat dari jumlah personel di puskesmas dan rumah sakit, jumlah tenaga medis sudah banyak sekali. Sudah sewajarnya personel nakes ini diturunkan langsung ke tengah-tengah masyarakat, door to door ke rumah warga di seluruh desa di Kota Sungai Penuh ini,” ujarnya.

Ia berharap Dinas Kesehatan segera mengoordinasikan pemeriksaan dari rumah ke rumah. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mendeteksi lebih awal warga yang mengalami batuk, sesak napas, atau keluhan lain akibat paparan kabut asap.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Gelar RDP Bahas Perencanaan Program dan Target PAD

Pemeriksaan langsung juga diharapkan memudahkan warga rentan mendapatkan penanganan tanpa harus menunggu kondisi kesehatannya memburuk. Selain itu, masyarakat perlu mendapatkan informasi mengenai langkah perlindungan diri selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.

Adharianto berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat. Ia meminta pelayanan kesehatan bergerak aktif agar balita, anak-anak, dan lansia memperoleh pemeriksaan serta penanganan sesuai kebutuhan. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.
Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh
Tokoh Pondok Tinggi Dukung Pembangunan Sungai Penuh, Wako Alfin dan Wawako Azhar Tampung Aspirasi
Jadwal Pengaliran Air Sungai Penuh 8 Oktober 2026, Cek Wilayah dan Jam Air Mengalir
Usai Dilantik Wako Alfin, Pensiunan PNS Soroti Dana BAZNAS: “Sebaiknya Diumumkan”
Kebakaran Hanguskan Bangunan di Pasar Baru, Wako Alfin Datangi Korban dan Bawa Bantuan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:56 WIB

ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh

Berita Terbaru