ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA SUNGAI PENUH – Kualitas udara di Kota Sungai Penuh, Jambi, masuk kategori tidak sehat. Data sementara Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh mencatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 106,94 pada 9–10 Oktober 2026.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran warga, terutama orang tua yang memiliki bayi dan balita. Paparan asap dan partikel pencemar udara dapat mengganggu saluran pernapasan, khususnya pada anak-anak.

Salah seorang ibu rumah tangga di Kota Sungai Penuh, Kiki, mengaku anaknya yang berusia kurang dari dua tahun mengalami batuk kering selama dua hari terakhir. Ia mengaku sedih melihat kondisi anaknya setiap kali batuk.

“Sudah dua hari ini anak saya umur kurang 2 tahun mengalami batuk kering atau tidak berdahak. Kasihan sekali kita melihatnya ketika sedang batuk, dan langsung nangis,” ujar Kiki.

Baca Juga :  Sungai Penuh, Satu-satunya Kota di Jambi yang Masih Memiliki Desa

Keluhan tersebut menambah kekhawatiran masyarakat di tengah kondisi udara yang tercatat tidak sehat. Namun, penyebab batuk yang dialami anak Kiki belum dapat dipastikan. Pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan untuk mengetahui apakah keluhan tersebut berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi akibat polusi, atau penyebab lainnya.

Berdasarkan infografis pemantauan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, pengukuran selama 24 jam mencatat konsentrasi PM2,5 sebesar 61,99 mikrogram per meter kubik. Sementara itu, konsentrasi total partikel tersuspensi (TSP) tercatat 251,82 mikrogram per meter kubik.

Angka ISPU 106,94 masuk rentang 101–200 yang dikategorikan tidak sehat. Pada kondisi ini, kualitas udara berpotensi merugikan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Kelompok sensitif, termasuk anak-anak, perlu mendapat perhatian lebih.

Baca Juga :  ASN Sungai Penuh Ambil Nomor Antre Subuh di Bank Jambi demi THR dan TPP, Kerinci Justru Dibagikan di Kantor

Orang tua disarankan mengurangi aktivitas anak di luar ruangan saat udara berasap. Tutup jendela jika asap masuk ke rumah, hindari sumber pembakaran, dan upayakan anak berada di ruangan dengan udara yang lebih bersih. Masker tidak boleh dipaksakan kepada bayi atau balita yang belum mampu menggunakannya secara aman. Jika memungkinkan, gunakan ruang berpendingin dengan filtrasi udara yang baik.

Apabila balita mengalami batuk berkepanjangan, napas cepat atau sulit, tampak lemas, sulit minum, atau bibir membiru, segera cari pertolongan medis. Orang tua sebaiknya tidak memberikan obat batuk sembarangan kepada anak kecil. Dinas terkait juga diharapkan terus memantau kualitas udara dan menyampaikan pembaruan kepada masyarakat agar warga dapat mengambil langkah pencegahan. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.
Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh
Tokoh Pondok Tinggi Dukung Pembangunan Sungai Penuh, Wako Alfin dan Wawako Azhar Tampung Aspirasi
Jadwal Pengaliran Air Sungai Penuh 8 Oktober 2026, Cek Wilayah dan Jam Air Mengalir
Usai Dilantik Wako Alfin, Pensiunan PNS Soroti Dana BAZNAS: “Sebaiknya Diumumkan”
Kebakaran Hanguskan Bangunan di Pasar Baru, Wako Alfin Datangi Korban dan Bawa Bantuan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:56 WIB

ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh

Berita Terbaru