Nomor HP 10 Tahun Bisa Bantu Penilaian Pinjaman, Begini Penjelasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – Riwayat penggunaan nomor telepon seluler kini dapat menjadi salah satu data alternatif yang dipertimbangkan dalam proses penilaian calon penerima pembiayaan melalui perusahaan fintech pendanaan.

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Kuseryansyah, menjelaskan bahwa perusahaan pendanaan daring atau pindar dapat memanfaatkan berbagai sumber data alternatif untuk menilai kelayakan calon peminjam.

Hal tersebut berbeda dengan lembaga pembiayaan konvensional yang umumnya menggunakan informasi skor kredit sebagai salah satu pertimbangan dalam mengevaluasi calon nasabah.

Nomor HP Lama Bisa Menjadi Indikator Riwayat Pengguna

Menurut Kuseryansyah, salah satu data alternatif yang dapat digunakan berasal dari sektor telekomunikasi. Lama penggunaan sebuah nomor HP dapat memberikan gambaran tertentu mengenai keberlangsungan penggunaan nomor tersebut.

Ia mencontohkan nomor yang telah digunakan selama sekitar 10 tahun. Lamanya penggunaan tersebut dapat menjadi salah satu indikator dalam sistem penilaian minimum.

“Data telko, kami lihat satu nomor saja, nomor HP sudah 10 tahun. Dari sana sudah punya scoring minimum.”

Sebaliknya, nomor yang baru aktif dalam waktu sangat singkat dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan lebih lanjut dalam proses penilaian.

Dengan pendekatan tersebut, penilaian calon peminjam tidak semata-mata bergantung pada informasi seperti tabungan atau besaran gaji.

Data Alternatif Memperluas Akses Pembiayaan

Pemanfaatan data alternatif berkaitan dengan upaya memperluas akses pembiayaan kepada masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan keuangan formal.

Kuseryansyah menyebut Indonesia memiliki pasar yang besar bagi industri pindar karena jumlah penduduknya sangat banyak. Menurutnya, akses terhadap pembiayaan seharusnya tidak hanya tersedia bagi kelompok masyarakat menengah dan atas.

Baca Juga :  Shopee Buka Lowongan Kerja Terbaru Juli 2026, Lulusan SMA/SMK hingga Sarjana Bisa Daftar

Masyarakat dengan tingkat pendapatan lebih rendah juga memiliki kebutuhan pembiayaan dan berhak mendapatkan akses terhadap layanan tersebut, selama memenuhi ketentuan serta penilaian penyedia pembiayaan.

Kebutuhan Pembiayaan Nasional Masih Besar

Besarnya peluang industri pindar juga terlihat dari kebutuhan pembiayaan nasional yang masih jauh lebih besar dibandingkan kapasitas pembiayaan yang tersedia.

Per November 2025, outstanding pembiayaan pindar tercatat mencapai Rp94,85 triliun, tumbuh 25,45% secara tahunan.

Meski angka tersebut menunjukkan perkembangan industri yang cukup signifikan, nilai tersebut masih relatif kecil dibandingkan kebutuhan pembiayaan nasional.

Sejumlah kajian memperkirakan kebutuhan pembiayaan nasional mencapai sekitar Rp2.650 triliun. Sementara itu, lembaga jasa keuangan konvensional diperkirakan baru mampu menyediakan sekitar Rp1.000 triliun.

Artinya, terdapat kesenjangan pembiayaan atau credit gap sekitar Rp1.650 triliun hingga akhir 2025.

Credit Gap UMKM Diproyeksikan Makin Besar

Kebutuhan pendanaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga diperkirakan terus meningkat.

Riset EY MSME Market Study and Policy Advocacy memperkirakan kebutuhan pembiayaan UMKM pada 2026 dapat mencapai Rp4.300 triliun.

Dari kebutuhan tersebut, kesenjangan pembiayaan diperkirakan mencapai sekitar Rp2.400 triliun.

Kondisi ini menunjukkan masih terdapat ruang besar bagi lembaga keuangan dan perusahaan fintech untuk menyediakan akses pembiayaan bagi masyarakat serta pelaku UMKM yang membutuhkan modal.

Baca Juga :  Pajak E-Commerce Resmi Berlaku 1 Agustus 2026, Penjual Shopee dan Tokopedia Wajib Tahu

Namun, penggunaan data alternatif dalam penilaian pembiayaan tetap perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku, transparansi, perlindungan data pribadi, serta kemampuan calon peminjam dalam memenuhi kewajibannya.

FAQ: Nomor HP sebagai Data Alternatif Pembiayaan

1. Apakah nomor HP aktif 10 tahun otomatis membuat seseorang mendapatkan pinjaman?

Tidak. Lama penggunaan nomor HP hanya disebut sebagai salah satu contoh data alternatif dalam proses penilaian. Persetujuan pembiayaan tetap bergantung pada penilaian dan ketentuan penyedia pembiayaan.

2. Mengapa nomor HP bisa digunakan sebagai data alternatif?

Lama penggunaan nomor dapat memberikan informasi tambahan mengenai keberlangsungan penggunaan nomor tersebut dan menjadi salah satu indikator dalam sistem penilaian tertentu.

3. Apakah skor kredit tidak lagi diperlukan?

Tidak berarti skor kredit sepenuhnya digantikan. Data telekomunikasi merupakan salah satu contoh data alternatif yang dapat digunakan dalam penilaian calon peminjam.

4. Apakah orang yang tidak memiliki gaji tetap bisa mengajukan pembiayaan?

Bisa saja tergantung produk, penyedia pembiayaan, dan hasil penilaian kelayakan. Tidak adanya gaji tetap bukan berarti otomatis disetujui.

5. Berapa outstanding pembiayaan pindar per November 2025?

Outstanding pembiayaan pindar tercatat sebesar Rp94,85 triliun, dengan pertumbuhan tahunan 25,45%.

6. Berapa kebutuhan pembiayaan UMKM pada 2026?

Menurut riset EY MSME Market Study and Policy Advocacy yang dikutip dalam sumber, kebutuhan pembiayaan UMKM diperkirakan mencapai Rp4.300 triliun, dengan credit gap sekitar Rp2.400 triliun.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Rekomendasi Tablet Kasir Murah untuk UMKM, Harga di Bawah Rp1 Juta
Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam
Ukuran GTA 6 Disebut 12 Kali Lebih Besar dari GTA 5, Ini Faktanya
Nothing Headphone (1) Pro Meluncur di Indonesia, Ini Fitur Unggulan dan Harganya
Garmin MARQ Gen 3 Punya Penyimpanan 128 GB, Ini Fitur dan Kisaran Harganya
Apple MacBook Pro 2026 Hadir dengan Touchscreen, Ini Harga dan Fiturnya
iQoo Pad Pro Resmi Meluncur, Tablet Gaming dengan Kipas Pendingin dan Layar 165 Hz
Google Rilis Gemini 4 Carbon, AI Terkuat untuk Coding dan Keamanan Siber
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Rekomendasi Tablet Kasir Murah untuk UMKM, Harga di Bawah Rp1 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Ukuran GTA 6 Disebut 12 Kali Lebih Besar dari GTA 5, Ini Faktanya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:05 WIB

Nothing Headphone (1) Pro Meluncur di Indonesia, Ini Fitur Unggulan dan Harganya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:01 WIB

Garmin MARQ Gen 3 Punya Penyimpanan 128 GB, Ini Fitur dan Kisaran Harganya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Apple MacBook Pro 2026 Hadir dengan Touchscreen, Ini Harga dan Fiturnya

Berita Terbaru