Denza N8L EV Bawa Baterai 130 kWh dan Motor 503 HP, Meluncur 14 September

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTOMOTIF – BYD melalui merek premiumnya, Denza, segera memperluas lini kendaraan listrik dengan menghadirkan Denza N8L EV di China. SUV listrik berkonfigurasi enam penumpang tersebut dijadwalkan meluncur pada 14 September 2026.

Denza N8L EV menawarkan kombinasi baterai berkapasitas besar, motor listrik bertenaga tinggi, serta sejumlah teknologi yang ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemampuan manuver.

Salah satu daya tarik utamanya adalah baterai Blade LFP berkapasitas 130,15 kWh. Dengan baterai tersebut, Denza mengklaim N8L EV mampu menempuh jarak hingga 960 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

Angka tersebut menjadi salah satu nilai jual utama N8L EV di pasar SUV listrik berukuran besar.

Baterai 130,15 kWh untuk Jarak Tempuh hingga 960 Km

Baterai yang digunakan Denza N8L EV dipasok oleh FinDreams Battery, perusahaan baterai yang masih berada dalam ekosistem BYD.

Kapasitas 130,15 kWh membuat N8L EV memiliki salah satu paket baterai berkapasitas besar di kelasnya.

Denza menyebut jarak tempuh kendaraan dapat mencapai 960 km berdasarkan metode pengujian CLTC. Jika menggunakan standar WLTC, jarak tempuh yang disebut berada di kisaran 785 km.

Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa hasil pengujian dapat berubah berdasarkan metode pengukuran yang digunakan.

Karena itu, angka 960 km tidak dapat langsung dianggap sebagai jarak yang pasti dapat dicapai dalam penggunaan sehari-hari. Kondisi jalan, kecepatan, temperatur, beban kendaraan, gaya berkendara, hingga penggunaan pendingin udara dapat memengaruhi konsumsi energi kendaraan listrik.

Motor Belakang Menghasilkan 503 HP

Berbeda dari rancangan sebelumnya yang sempat memperlihatkan konfigurasi tiga motor, versi produksi N8L EV menggunakan satu motor listrik yang ditempatkan di bagian belakang.

Motor sinkron magnet permanen tersebut menghasilkan tenaga maksimum 370 kW atau sekitar 503 HP.

Kecepatan maksimum kendaraan disebut mencapai 240 kilometer per jam.

Penempatan motor di bagian belakang juga memberikan keuntungan berupa ruang tambahan di bagian depan kendaraan. Denza kemudian memanfaatkannya sebagai frunk atau bagasi depan.

Baca Juga :  Geely Galaxy TT Meluncur, Sedan Listrik 425 kW Bisa 0-100 Km/Jam 3,8 Detik

Punya Frunk 208 Liter

Denza N8L EV menyediakan ruang penyimpanan tambahan di bagian depan dengan kapasitas 208 liter.

Menariknya, area tersebut dilengkapi sistem pembuangan air sehingga dapat dibilas setelah digunakan.

Fitur tersebut ditujukan untuk meningkatkan kepraktisan, terutama bagi pengguna yang membawa perlengkapan aktivitas luar ruangan seperti perlengkapan berkemah atau kebutuhan perjalanan ke pantai.

Kehadiran frunk menjadi salah satu perbedaan N8L EV dibandingkan versi PHEV yang sebelumnya diperkenalkan Denza.

Bodinya Mencapai 5,2 Meter

Sebagai SUV listrik berukuran besar, Denza N8L EV memiliki dimensi panjang 5.200 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.820 mm.

Jarak sumbu rodanya mencapai 3.075 mm.

Dengan dimensi tersebut, ruang kabin dapat menampung enam penumpang dalam konfigurasi 2+2+2.

Namun, bodi yang panjang juga dapat menjadi tantangan ketika kendaraan bermanuver di area terbatas.

Untuk mengatasinya, Denza memasang sistem kemudi roda belakang aktif. Roda belakang dapat berbelok hingga sekitar 10 derajat dan membantu kendaraan ketika melakukan manuver atau parkir.

Radius putar yang tercantum berada di angka sekitar 4,58 meter.

Dilengkapi Suspensi Udara DiSus-A

Untuk menunjang kenyamanan berkendara, Denza N8L EV dibekali sistem suspensi udara dual-chamber DiSus-A.

Teknologi tersebut menjadi bagian dari sistem pengendalian sasis yang dikembangkan BYD untuk meningkatkan kenyamanan dan karakter berkendara.

Kombinasi suspensi udara dan kemudi roda belakang menjadi salah satu teknologi yang membedakan N8L EV dari SUV listrik yang hanya mengandalkan sistem suspensi konvensional.

Bawa Teknologi Bantuan Pengemudi DiPilot 300

Dari sisi keselamatan dan bantuan pengemudi, N8L EV menggunakan sistem DiPilot 300 milik BYD. Di pasar China, teknologi tersebut juga dikenal dengan nama God’s Eye B.

Konfigurasi sensor yang tercantum mencakup satu LiDAR, lima radar gelombang milimeter, 12 radar ultrasonik, dan 12 kamera.

Baca Juga :  Daftar Motor Listrik yang Dapat Insentif 2026, Cek Merek dan Syaratnya

Sistem tersebut dirancang untuk mendukung berbagai fungsi bantuan pengemudi.

Beberapa kemampuan yang ditawarkan mencakup navigasi dengan bantuan sistem di jalan perkotaan maupun jalan raya, navigasi titik ke titik, parkir otomatis, serta fungsi penghindaran rintangan.

Meski demikian, fitur bantuan pengemudi tetap merupakan sistem pendukung. Pengemudi tetap bertanggung jawab penuh terhadap kondisi kendaraan dan lingkungan sekitar.

Harga Denza N8L EV Belum Diumumkan

Denza belum mengungkapkan harga resmi N8L EV menjelang peluncurannya.

Sebagai gambaran, versi N8L PHEV sebelumnya dipasarkan di China dengan harga mulai 299.800 yuan, sedangkan varian Flash Charging memiliki harga mulai 319.800 yuan.

Namun, harga tersebut tidak dapat digunakan sebagai patokan pasti untuk N8L EV karena mobil listrik murni ini menggunakan baterai yang jauh lebih besar serta memiliki konfigurasi teknis berbeda.

Selain itu, harga di China juga tidak bisa langsung dijadikan harga Indonesia karena adanya perbedaan pajak, biaya impor, distribusi, serta kebijakan masing-masing pasar.

Denza N8L EV Jadi SUV Listrik Besar dengan Baterai Jumbo

Denza N8L EV hadir dengan kombinasi yang cukup agresif untuk segmen SUV listrik besar: baterai 130,15 kWh, motor belakang 370 kW, enam tempat duduk, frunk 208 liter, suspensi udara, hingga teknologi bantuan pengemudi dengan LiDAR.

Klaim jarak tempuh hingga 960 km berdasarkan CLTC juga menjadi salah satu aspek yang paling menarik perhatian.

Namun, performa nyata kendaraan tetap perlu dilihat setelah digunakan di jalan dan diuji menggunakan kondisi berkendara yang lebih beragam.

Denza akan mengungkap informasi lebih lengkap mengenai harga, varian, serta spesifikasi final N8L EV saat peluncuran di China pada 14 September 2026.

Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi dalam bahan ini mengenai rencana pemasaran resmi Denza N8L EV. Karena itu, konsumen Indonesia masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai kemungkinan kehadirannya di pasar domestik.

Berita Terkait

Big Bang Auto Festival 2026, Ada Promo Cuci Gudang Mobil dan Motor
Pengujian Motor Listrik Yamaha Rampung, Kapan Meluncur di Indonesia?
Yamaha NVX 155 Tampil Sporty, Mesin 155 cc dan Fitur Modern Jadi Andalan
Telat Bayar Pajak Mobil? Ini Denda dan Cara Menghitungnya pada 2026
Toyota Innova Zenix 2026 Bisa Dikontrol Lewat HP, Ini Fitur T Intouch Terbaru
Bajaj Pulsar N250SS Terbaru Punya Layar TFT 5 Inci, Ini Spesifikasinya
Aprilia RS 660 Edisi Phillip Island Tampil Eksklusif, Ini Spesifikasinya
Skutik Honda 125 cc Berdesain Gagah, Klaim Irit BBM 50 Km/Liter Menarik Perhatian
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Big Bang Auto Festival 2026, Ada Promo Cuci Gudang Mobil dan Motor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Pengujian Motor Listrik Yamaha Rampung, Kapan Meluncur di Indonesia?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Yamaha NVX 155 Tampil Sporty, Mesin 155 cc dan Fitur Modern Jadi Andalan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Telat Bayar Pajak Mobil? Ini Denda dan Cara Menghitungnya pada 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Toyota Innova Zenix 2026 Bisa Dikontrol Lewat HP, Ini Fitur T Intouch Terbaru

Berita Terbaru