Prabowo Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Perintahkan MBG Kembali ke Konsep Awal demi Tingkatkan Kualitas dan Tata Kelola

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Presiden Prabowo Subianto memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Arahan tersebut menekankan agar program prioritas nasional itu kembali dijalankan sesuai konsep awal yang telah dirancang. Pemerintah kini mempercepat pembenahan tata kelola demi meningkatkan kualitas layanan dan manfaat bagi masyarakat.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden terus memantau pelaksanaan MBG. Hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat sejumlah aspek yang harus diperbaiki, mulai dari penerapan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga pengawasan mutu makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Menurut Prasetyo, pembenahan tersebut bertujuan memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai standar. Pemerintah ingin setiap dapur MBG mampu menghasilkan makanan bergizi dengan kualitas yang terjaga serta distribusi yang lebih efektif.

Selain itu, audit internal terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) masih berlangsung. Pemerintah menilai pergantian pimpinan di BGN merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan disiplin organisasi, dan mempercepat penyelesaian berbagai catatan evaluasi.

Baca Juga :  Orang Tua Penerima MBG Bisa Dapat Bedah Rumah dan Rumah Subsidi, Ini Syaratnya

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan proses pembenahan masih membutuhkan waktu tambahan. Awalnya pemerintah menargetkan penyelesaian dalam satu bulan. Namun, evaluasi menyeluruh terhadap ribuan dapur MBG membuat proses tersebut diperpanjang agar hasilnya lebih optimal.

Pemerintah juga memprioritaskan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Selain itu, layanan MBG akan lebih difokuskan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang membutuhkan asupan gizi berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan menekan angka stunting.

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menyebut sekitar 13.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sedang dibenahi secara bertahap. Dari hasil pemetaan bersama Kementerian Kesehatan, sekitar 1.700 dapur telah siap beroperasi dan akan diprioritaskan di daerah dengan tingkat stunting tinggi maupun sangat tinggi.

Melalui evaluasi ini, pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Perbaikan tata kelola, peningkatan kualitas makanan, serta penguatan pengawasan menjadi langkah penting agar program unggulan Presiden Prabowo benar-benar memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga :  Bansos Akhir Tahun: BLT Kesra Rp900.000 Bisa Dicek dari HP

FAQ

1. Mengapa Program MBG dievaluasi?
Karena pemerintah menemukan sejumlah catatan terkait tata kelola, penerapan SOP, kualitas makanan, dan pengawasan selama pelaksanaan program.

2. Apa arahan Presiden Prabowo?
Presiden meminta Program Makan Bergizi Gratis dikembalikan ke konsep awal dengan tata kelola yang lebih baik.

3. Siapa yang menjadi prioritas Program MBG?
Wilayah 3T, daerah dengan angka stunting tinggi, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

4. Berapa jumlah dapur MBG yang sedang dibenahi?
Sekitar 13.000 SPPG atau dapur MBG, dengan sekitar 1.700 dapur telah siap dioperasikan secara bertahap.

5. Apa tujuan utama pembenahan MBG?
Meningkatkan kualitas makanan, memperkuat pengawasan, memastikan distribusi berjalan baik, dan mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Uang Pensiun Purbaya Yudhi Sadewa Usai Setahun Jadi Menkeu, Segini Hitungannya
Alasan Pergantian Purbaya dari Menteri Keuangan, Ini Penjelasan Purbaya dan Istana
Dirjen Pajak Minta Mutasi Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Ini Jawaban Menkeu
Cek Bansos September 2026: Desil 1-4 Jadi Prioritas, Begini Cara Sanggah Data
28 Juta Akun Anak Kena Pembatasan, Ini Sikap Pemerintah terhadap Platform Digital
Gaji dan Tunjangan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, Berapa yang Diterima Setiap Bulan?
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya, Ini Profil dan Tantangannya
Kabar Baik untuk Warga Sungai Penuh dan Kerinci, Bantuan Rp600 Ribu Masih Disalurkan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:00 WIB

Uang Pensiun Purbaya Yudhi Sadewa Usai Setahun Jadi Menkeu, Segini Hitungannya

Jumat, 18 September 2026 - 02:00 WIB

Alasan Pergantian Purbaya dari Menteri Keuangan, Ini Penjelasan Purbaya dan Istana

Kamis, 17 September 2026 - 02:00 WIB

Dirjen Pajak Minta Mutasi Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Ini Jawaban Menkeu

Rabu, 16 September 2026 - 23:03 WIB

Cek Bansos September 2026: Desil 1-4 Jadi Prioritas, Begini Cara Sanggah Data

Rabu, 16 September 2026 - 16:00 WIB

28 Juta Akun Anak Kena Pembatasan, Ini Sikap Pemerintah terhadap Platform Digital

Berita Terbaru