Rupiah Menguat ke Rp17.797 per Dolar AS, Cek Kurs BCA, BRI, Mandiri dan BNI Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurs Dolar AS Hari Ini 20 Juni 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.797, Simak Harga Jual Beli di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI

Kurs Dolar AS Hari Ini 20 Juni 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.797, Simak Harga Jual Beli di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI

JAKARTA – Nilai tukar rupiah berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2026). Penguatan tersebut menjadi kabar positif bagi pelaku usaha, investor, hingga masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi valuta asing.

Berdasarkan data pasar, rupiah ditutup menguat 0,24 persen dan berada di level Rp17.797 per dolar AS. Pergerakan ini terjadi di tengah fluktuasi mata uang Asia yang bergerak bervariasi menjelang akhir pekan.

Penguatan rupiah membuat masyarakat mulai mencermati kurs jual dan beli dolar AS yang ditawarkan perbankan nasional. Perbedaan kurs antarbank menjadi faktor penting bagi nasabah yang ingin membeli maupun menjual valuta asing.

Di Bank Central Asia atau BCA, kurs e-rate menunjukkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.755 dan harga jual Rp17.845. Sementara itu, untuk layanan TT Counter dan Bank Notes, BCA menetapkan harga beli Rp17.615 serta harga jual Rp17.890 per dolar AS.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menetapkan kurs e-rate dengan harga beli Rp17.793 dan harga jual Rp17.830. Adapun kurs TT Counter di BRI berada pada level Rp17.700 untuk harga beli dan Rp17.900 untuk harga jual.

Baca Juga :  WFH ASN Tiap Jumat APBN Hemat Rp 6,2 T! Konsumsi BBM Turun hingga Rp 59 T, Ini Dampaknya ke APBN

Sementara itu, Bank Mandiri menawarkan special rate dengan harga beli Rp17.825 dan harga jual Rp17.855. Untuk transaksi TT Counter dan Bank Notes, harga beli dolar AS berada di level Rp17.590, sedangkan harga jual mencapai Rp17.890.

Di sisi lain, Bank Negara Indonesia (BNI) menetapkan special rate dengan harga beli Rp17.745 dan harga jual Rp17.845. Sedangkan untuk TT Counter dan Bank Notes, harga beli tercatat Rp17.670 dan harga jual Rp17.890 per dolar AS.

Pengamat pasar menilai stabilisasi rupiah masih dipengaruhi sentimen global, termasuk perkembangan ekonomi Amerika Serikat, pergerakan suku bunga, serta arus modal asing ke pasar keuangan domestik. Investor disarankan terus memantau perkembangan kurs karena pergerakan dolar AS masih berpotensi berubah seiring dinamika ekonomi dunia.

Baca Juga :  BPNT Tahap 3 Cair Mulai 20 Juli 2026, Begini Cara Cek Penerima Lewat HP

Daftar Kurs Dolar AS Hari Ini (20 Juni 2026)

BCA (e-Rate)

  • Beli: Rp17.755
  • Jual: Rp17.845

BRI (e-Rate)

  • Beli: Rp17.793
  • Jual: Rp17.830

Mandiri (Special Rate)

  • Beli: Rp17.825
  • Jual: Rp17.855

BNI (Special Rate)

  • Beli: Rp17.745
  • Jual: Rp17.845

FAQ

Apakah rupiah menguat hari ini? Ya, rupiah menguat 0,24 persen dan ditutup di level Rp17.797 per dolar AS.

Bank mana yang menawarkan kurs jual dolar termurah? Berdasarkan data yang tersedia, BRI menawarkan kurs jual e-rate sebesar Rp17.830 per dolar AS.

Mengapa kurs dolar berbeda di setiap bank? Setiap bank memiliki kebijakan spread, biaya operasional, dan sumber likuiditas yang berbeda.

Apakah saat ini waktu yang tepat membeli dolar AS? Keputusan membeli dolar sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan, tujuan investasi, dan kondisi pasar terkini.

Apa faktor yang memengaruhi kurs rupiah? Kurs dipengaruhi oleh suku bunga, inflasi, kondisi ekonomi global, arus modal asing, dan sentimen pasar. (Tim )

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Tokopedia, Shopee, Blibli dan Lazada Jadi Pemungut PPh, Berlaku November 2026
ID FOOD dan BTN Siapkan Pembiayaan Rp3 Triliun untuk Bisnis Pangan
BSU Rp900 Ribu Cair untuk Oktober-Desember 2026, Ini Syarat dan Cara Ceknya
Belanja Pegawai Daerah Tak Wajib 30% pada 2027? Ini Penjelasannya
Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Berpeluang Naik, Ini Penjelasan Pemerintah
BGN Ubah Skema Insentif SPPG, dari Rp6 Juta Jadi Rp2.000 per Porsi
Wall Street Tertekan, Harga Minyak dan Treasury Jadi Sorotan Investor AS, Investor Mulai Waspada
Rincian Gaji Manajer Kopdes 2026: Gaji Pokok, Tunjangan hingga Uang Makan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tokopedia, Shopee, Blibli dan Lazada Jadi Pemungut PPh, Berlaku November 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:00 WIB

ID FOOD dan BTN Siapkan Pembiayaan Rp3 Triliun untuk Bisnis Pangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 02:00 WIB

BSU Rp900 Ribu Cair untuk Oktober-Desember 2026, Ini Syarat dan Cara Ceknya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Belanja Pegawai Daerah Tak Wajib 30% pada 2027? Ini Penjelasannya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Berpeluang Naik, Ini Penjelasan Pemerintah

Berita Terbaru