BRI Buka Money Changer di Lokasi Strategis, Tukar Dolar hingga Riyal Kini Makin Mudah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas layanan transaksi valuta asing (valas) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi. Melalui optimalisasi layanan BRI Money Changer, nasabah kini dapat melakukan penukaran mata uang asing dengan lebih mudah di berbagai lokasi strategis.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang praktis, aman, dan transparan, terutama bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan perjalanan internasional, pendidikan di luar negeri, ibadah, maupun aktivitas bisnis lintas negara.

Corporate Secretary BRI, Dhany, mengatakan bahwa pengembangan layanan money changer merupakan upaya perusahaan untuk memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengakses transaksi valuta asing. Dengan kehadiran layanan di titik-titik strategis, nasabah dapat melakukan penukaran mata uang sebelum keberangkatan maupun setelah tiba dari luar negeri.

Selain menawarkan kemudahan akses, BRI juga menghadirkan nilai tukar yang kompetitif serta standar layanan yang terjaga. Hal ini diharapkan dapat memberikan kepastian transaksi sekaligus meningkatkan efisiensi bagi para pengguna layanan.

Baca Juga :  The Fed Naikkan Suku Bunga 16 September 2026? Ini Sinyal Terbaru dan Dampaknya ke Rupiah, Emas, Saham

Saat ini, BRI Money Changer melayani penukaran hingga 20 mata uang asing utama yang banyak digunakan dalam aktivitas internasional. Mata uang tersebut meliputi Dolar Amerika Serikat (USD), Dolar Singapura (SGD), Euro (EUR), Dolar Australia (AUD), Poundsterling Inggris (GBP), Yen Jepang (JPY), Ringgit Malaysia (MYR), Won Korea Selatan (KRW), hingga Riyal Arab Saudi (SAR).

Selain itu, tersedia pula layanan penukaran untuk Baht Thailand (THB), Yuan China (CNY), Dolar Hong Kong (HKD), Dolar Kanada (CAD), Franc Swiss (CHF), Dirham Uni Emirat Arab (AED), Dolar Brunei (BND), Peso Filipina (PHP), Dolar Selandia Baru (NZD), Dolar Taiwan Baru (TWD), dan Dong Vietnam (VND).

Keberadaan layanan ini dinilai penting di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia ke berbagai negara. Kebutuhan transaksi valas kini tidak hanya datang dari pelaku bisnis, tetapi juga wisatawan, mahasiswa, pekerja migran, hingga jemaah umrah dan haji.

Dengan jaringan yang luas dan layanan yang terus diperkuat, BRI berharap dapat menjadi solusi utama bagi masyarakat yang membutuhkan transaksi valuta asing secara resmi dan aman. Kehadiran money changer di lokasi strategis juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan nasabah dalam melakukan berbagai transaksi internasional.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini 22 September 2026 Melemah ke Rp17.887, Dolar AS Kembali Jadi Sorotan

FAQ

Apa itu BRI Money Changer?
BRI Money Changer adalah layanan penukaran mata uang asing yang disediakan oleh BRI untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi valuta asing secara resmi dan aman.

Mata uang apa saja yang tersedia?
BRI melayani penukaran 20 mata uang asing utama, termasuk USD, SGD, EUR, AUD, GBP, JPY, MYR, KRW, SAR, THB, dan CNY.

Siapa yang bisa menggunakan layanan ini?
Nasabah BRI maupun masyarakat umum yang membutuhkan penukaran mata uang asing sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa keuntungan menggunakan money changer resmi BRI?
Keuntungannya meliputi nilai tukar yang kompetitif, transaksi lebih aman, transparan, dan didukung standar layanan perbankan.

Untuk kebutuhan apa saja layanan ini digunakan?
Layanan ini dapat digunakan untuk kebutuhan wisata, bisnis, pendidikan, ibadah umrah dan haji, serta berbagai aktivitas internasional lainnya. (Tim)

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian 21 Oktober 2026 Turun Semua, Antam Kini Rp2,603 Juta per Gram
Rupiah Menguat ke Rp17.987, Yield SUN 10 Tahun Diprediksi 7,45%, Ini Obligasi Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 21 Oktober 2026 Menguat, Investor Menanti Keputusan BI Rate
BI Rate Diprediksi Naik Jadi 6% pada Oktober 2026, Rupiah Tembus Rp17.995 per Dolar AS
Indeks Bisnis-27 Menguat 0,49%, Saham MBMA dan DEWA Melonjak
Harga BBM 21 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar dan Sumut, Pertamax hingga Dexlite
Euro Tertekan terhadap Dolar AS, UOB Prediksi EUR/USD Bergerak di Kisaran Ini
Suku Bunga AS Bertahan di 3,75–4 Persen, Pasar Menanti Keputusan The Fed 28 Oktober
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Harga Emas Pegadaian 21 Oktober 2026 Turun Semua, Antam Kini Rp2,603 Juta per Gram

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.987, Yield SUN 10 Tahun Diprediksi 7,45%, Ini Obligasi Pilihan Analis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

IHSG Hari Ini 21 Oktober 2026 Menguat, Investor Menanti Keputusan BI Rate

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:49 WIB

BI Rate Diprediksi Naik Jadi 6% pada Oktober 2026, Rupiah Tembus Rp17.995 per Dolar AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Indeks Bisnis-27 Menguat 0,49%, Saham MBMA dan DEWA Melonjak

Berita Terbaru